Samosir-Mediadelegasi: Suasana penuh kekeluargaan dan semangat pelestarian budaya menyelimuti Pesta Tambak II Perkumpulan Pomparan Bungadapdap Turnip se-Indonesia (PPBTI) yang digelar meriah di kawasan Tambak, Lumban Saragih, Kabupaten Samosir.
Acara diawali dengan Serapan Bersama yang mempererat silaturahmi para peserta yang datang dari berbagai penjuru Indonesia. Dilanjutkan dengan Peresmian Gapura Tambak PPBTI, simbol komitmen pelestarian budaya dan pembangunan bersama komunitas Bungadapdap.
Suasana khidmat menyertai kegiatan Ibadah Bersama yang menjadi pengingat akan kebersamaan dalam kasih dan iman. Dalam kotbahnya oleh Gunawan Turnip, SE, MA min menyampaikan bahwa melalui kebersamaan, Punguan Turnip Op. Bungadapdap mampu melakukan banyak kebaikan bagi sesama dan lingkungan sekitar. Sebagai kesatuan Tubuh Kristus, kita dipanggil untuk berperan aktif dalam merangkul dan mengajak anggota yang belum terlibat agar turut bergabung dalam komunitas ini, demi memperkuat tali kasih dan pelayanan bersama.
Setelahnya, seluruh hadirin mengikuti Ibadah Bersama sebagai bentuk ungkapan syukur atas terselenggaranya acara. Sesi Kata Sambutan pun menjadi momen penting yang menghadirkan tokoh-tokoh kunci, antara lain:
Ketua Panitia Pesta Tambak,
Ketua Umum PPBTI, Arjon Turnip, Ph.D, dan Pemerintah Kabupaten Samosir yang diwakili oleh Kadis Pariwisata dan Kebudayaan, Tetty Naibaho, S.Sos, didampingi Sekretaris DPRD, Bapeda, dan Koperindag. Dalam sambutannya, Arjon Turnip menegaskan bahwa kegiatan yang dilakukan Pomparan Bungadapdap merupakan bagian dari program pemerintah dalam pelestarian budaya dan peningkatan sektor pariwisata, yang pada akhirnya berdampak langsung terhadap perekonomian masyarakat Samosir. Ia mengapresiasi langkah Pemkab Samosir yang telah memfasilitasi perbaikan jalan sementara menuju Tambak dan secara khusus meminta kepada seluruh perwakilan Pemkab agar menyampaikan aspirasi untuk perbaikan jalan permanen menuju lokasi Tambak.
Sementara itu, Kadis Pariwisata dan Kebudayaan, Tetty Naibaho, S.Sos, menyampaikan rasa bangga atas kontribusi luar biasa Pomparan Bungadapdap melalui kegiatan seperti bakti sosial, launching Sopo Literasi Bungadapdap, peresmian gapura, dan pagelaran budaya. Beliau menyatakan bahwa jika semua marga melakukan hal serupa, maka pengembangan pariwisata dan pelestarian budaya Samosir akan semakin pesat.
Ia juga berkomitmen untuk meneruskan aspirasi Bungadapdap ke Pemerintah Kabupaten, dibantu oleh Sekretaris DPRD yang turut hadir.
Setelah makan siang bersama, kemeriahan dilanjutkan dengan Manortor oleh Panitia dan DPP PPBTI, diikuti Punguan Turnip Janjimaria & Dongan Sahuta, serta Punguan Siopat Bahal Simarmata. Menariknya, dalam susunan acara, DPW PPRTBI Samosir sejatinya dijadwalkan tampil, namun pada saat manortor berlangsung, tidak tampak perwakilan dari pihak tersebut yang hadir.
Acara semakin semarak saat dilangsungkan Manortor Per Wilayah yang diselingi dengan lelang ulos, dipandu oleh Saut Turnip, S.H., dengan gaya khas dan menghibur sebagai bentuk partisipasi dan solidaritas. Wilayah yang turut serta antara lain: Medan, Siantar–Simalungun, Pekanbaru, dan Padang; Jabodetabek, Bandung, dan Pantura; serta wilayah Samosir.
Puncak manortor melibatkan Hula-Hula, Dongan Sahuta, dan Bius, yang menjadi simbol penghormatan adat dan kebersamaan lintas generasi.
Kegiatan ditutup dengan Makan Malam Bersama, serta Rapat Pembahasan dan Pengumpulan Laporan, yang menjadi evaluasi dan penyusunan program lanjutan untuk kemajuan komunitas Bungadapdap dan keberlanjutan acara budaya serupa di masa mendatang.D|Red
Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.












