Purbaya Yudhi Sadewa Akan Tempatkan Puluhan Triliun Dana SAL di Bank Jakarta

- Penulis

Selasa, 7 Oktober 2025 - 12:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

menteri Keuangan purbaya yudhi sadewa . (Foto:Ist)

menteri Keuangan purbaya yudhi sadewa . (Foto:Ist)

Jakarta-Mediadelegasi : Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa berencana untuk menempatkan dana saldo anggaran lebih (SAL) di Bank Jakarta. Rencana ini diumumkan setelah pertemuan antara Menteri Keuangan dan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di Balai Kota pada hari Selasa (7/10/2025).

Sebelumnya, Purbaya telah menempatkan dana sebesar Rp 200 triliun di lima bank yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) sejak tanggal 12 September 2025. Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya pemerintah untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan memperkuat sektor perbankan.

Dalam pertemuan tersebut, Purbaya menyampaikan ide untuk memperluas penempatan dana SAL ke Bank Jakarta. “Ada satu hal yang saya pikirkan tambahan ya. Kan Jakarta punya Bank Jakarta, saya taruh di Himbara yang Rp 200 triliun. Gimana kalau saya tambah beberapa puluh triliun ke Bank Jakarta?” ujarnya di Balai Kota.

BACA JUGA:  Purbaya Buka Suara soal Sapi Kurban Presiden, Sebut Mungkin Gunakan Dana Pribadi

Purbaya telah berdiskusi dengan Gubernur Pramono Anung untuk memastikan bahwa Bank Jakarta memiliki kapasitas untuk menyerap dana tersebut. Pemerintah berharap bahwa dana yang ditempatkan di Bank Jakarta dapat disalurkan sebagai kredit kepada pelaku UMKM dan industri lainnya di wilayah Jakarta.

“Saya tanya tadi ke Pak Gubernur apakah Bank Jakarta bisa nyerap? Jangan sampai saya kasih duit, panik terusnya ‘waduh nggak bisa salurkan’. Kata Pak Gubernur bisa,” jelas Purbaya.

Selain Bank Jakarta, Kementerian Keuangan juga berencana untuk menyasar bank daerah lain di Jawa Timur. Alokasi dana untuk bank di Jawa Timur diperkirakan mencapai Rp 10-20 triliun.

“Jadi nanti kita akan implementasikan strategi yang sama untuk Bank Jakarta dan mungkin satu bank lagi di kawasan Jawa Timur sana. Dalam waktu dekat nanti jumlahnya akan saya hitung, tapi kalau Rp 10-20 triliun saja bisa kali ya untuk nyerep ya,” imbuh Purbaya.

BACA JUGA:  Perang Harga Mobil di Indonesia, Suzuki Pilih Jalan Berbeda

Inisiatif ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah, khususnya dalam mendukung pengembangan UMKM dan sektor industri lokal. Pemerintah terus berupaya untuk mengoptimalkan pemanfaatan dana SAL demi mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. D|Red.

 

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pertamina Resmi Naikkan Harga Pertamax
Nama Raffi Ahmad Terseret Dalam Kasus Dugaan Suap Importasi Barang di Bea Cukai
​Kurs Rupiah Terpuruk di Angka Rp18.000, Hasto Kristiyanto Kritik Keras Manajemen Pemerintahan
Tuntut Kepastian Operasional, Investor Dapur SPPG di Wilayah 3T Geruduk Kantor BGN
Rupiah Hancur! Tembus Rp18.175 per Dolar AS
Korlantas Polri Memutuskan Menunda Pelaksanaan Operasi Patuh 2026
Mulai 8 Hingga 21 Juni 2026 Operasi Patuh Digelar Serentak se-Indonesia, Nomor Plat Kendaraan Jadi Prioritas Utama
Daftar Final 23 Pemain Timnas Indonesia: Debut Mathew Baker & Kembalinya Marselino Ferdinan
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 07:47 WIB

Pertamina Resmi Naikkan Harga Pertamax

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:03 WIB

Nama Raffi Ahmad Terseret Dalam Kasus Dugaan Suap Importasi Barang di Bea Cukai

Selasa, 9 Juni 2026 - 09:30 WIB

​Kurs Rupiah Terpuruk di Angka Rp18.000, Hasto Kristiyanto Kritik Keras Manajemen Pemerintahan

Selasa, 9 Juni 2026 - 08:26 WIB

Tuntut Kepastian Operasional, Investor Dapur SPPG di Wilayah 3T Geruduk Kantor BGN

Senin, 8 Juni 2026 - 13:02 WIB

Rupiah Hancur! Tembus Rp18.175 per Dolar AS

Berita Terbaru