Prabowo Ungkap Temuan Logam Tanah Jarang Senilai Rp128 Triliun di Tambang Ilegal Bangka Belitung

- Penulis

Selasa, 7 Oktober 2025 - 11:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto di Babel. Foto: Ist.

Presiden Prabowo Subianto di Babel. Foto: Ist.

Medan-Mediadelegasi: Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan temuan logam tanah jarang berupa monasit di enam tambang ilegal yang disita pemerintah di Kepulauan Bangka Belitung (Babel). Temuan ini diperkirakan memiliki nilai ekonomi yang sangat besar, mencapai 8 miliar dolar AS atau setara sekitar Rp128 triliun.

Menurut Prabowo, monasit bernilai Rp200.000 dolar Amerika Serikat (AS) per ton. Dia memperkirakan terdapat sekitar 40.000 ton monasit di area tersebut.
“Tanah jarang yang belum diurai mungkin nilainya lebih besar, sangat besar. Tanah jarang itu mengandung monasit, dan satu ton monasit bisa bernilai ratusan ribu dolar, bahkan sampai 200.000 dolar AS. Padahal total yang ditemukan mendekati 40.000 ton,” ujar Prabowo di Babel, dikutip Selasa (7/10/2025).
Selain itu, Prabowo juga menuturkan bahwa potensi kerugian negara dari enam tambang ilegal yang disita itu ditaksir mencapai Rp300 triliun. Dia menegaskan praktik semacam ini harus segera dihentikan.
“Kita bisa bayangkan, kerugian negara dari enam perusahaan ini saja mencapai potensi Rp300 triliun,” katanya.
Prabowo mengapresiasi aparat penegak hukum serta seluruh pihak yang terlibat dalam membongkar kasus tersebut. Dia menegaskan, langkah ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam memberantas penambangan ilegal dan penyelundupan sumber daya alam.
“Ini bukti bahwa pemerintah serius. Kita bertekad membasmi penyelundupan, membasmi illegal mining, dan semua yang melanggar hukum,” tegasnya.
Temuan logam tanah jarang ini menjadi angin segar bagi perekonomian Indonesia. Pemanfaatan monasit secara optimal diharapkan dapat memberikan kontribusi yang signifikan bagi pendapatan negara dan kesejahteraan masyarakat.
Pemerintah berkomitmen untuk terus memberantas praktik penambangan ilegal dan memastikan pengelolaan sumber daya alam dilakukan secara berkelanjutan dan bertanggung jawab.
Dengan penegakan hukum yang tegas dan pengelolaan sumber daya alam yang baik, Indonesia dapat memaksimalkan potensi ekonomi dari kekayaan alamnya untuk kemajuan bangsa. D|Red.
Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.
BACA JUGA:  Dewan Pers: Istana Melanggar Kebebasan Pers Terkait Pencabutan Kartu Liputan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kepala Badan Intelijen Negara Respons Ancaman Reformasi Jilid II Jelang Demo Hari Ini
Rupiah Menguat ke Rp17.860 per Dolar AS: Dampak Meredanya Ketegangan AS-Iran dan Proyeksi Ekonomi Positif
Ribuan Mahasiswa Longmarch ke Bundaran HI, Sempat Bersitegang dengan Aparat di Dukuh Atas
Polres Pelabuhan Tanjung Priok Bongkar 58 Kasus Narkoba, Sita Barang Bukti Senilai Rp37 Miliar
Aksi Mahasiswa UI: Sempat Terblokade dan Bersitegang, Akhirnya Berjalan Kaki Menuju Bundaran HI
Bersitegang di Semanggi, BEM UI Tetap Bersikeras Aksi di Bundaran HI Meski Dilarang Polisi
Merapi Luncurkan Awan Panas Sejauh 2 Km, Status Masih Siaga, Warga Diminta Waspada
Pemerintah Lakukan Penataan MBG Selama Sebulan: Atasi Pembengkakan Titik Layanan & Jamin Keamanan Pangan
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:50 WIB

Kepala Badan Intelijen Negara Respons Ancaman Reformasi Jilid II Jelang Demo Hari Ini

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:46 WIB

Rupiah Menguat ke Rp17.860 per Dolar AS: Dampak Meredanya Ketegangan AS-Iran dan Proyeksi Ekonomi Positif

Jumat, 12 Juni 2026 - 16:44 WIB

Ribuan Mahasiswa Longmarch ke Bundaran HI, Sempat Bersitegang dengan Aparat di Dukuh Atas

Jumat, 12 Juni 2026 - 15:31 WIB

Aksi Mahasiswa UI: Sempat Terblokade dan Bersitegang, Akhirnya Berjalan Kaki Menuju Bundaran HI

Jumat, 12 Juni 2026 - 14:25 WIB

Bersitegang di Semanggi, BEM UI Tetap Bersikeras Aksi di Bundaran HI Meski Dilarang Polisi

Berita Terbaru