Medan-Mediadelegasi: Kapolrestabes Medan Kombes Jean Calvijn Simanjuntak meminta maaf kepada Ketua DPD Partai NasDem Sumut Iskandar, atas peristiwa salah tangkap di Bandara Kuala Namu, Kabupaten Deli Serdang, pada Rabu (15/10) malam.
“Hasil komunikasi kami dengan Pak Kapolrestabes Medan, beliau sudah langsung bertelepon dengan yang bersangkutan (Iskandar) dan sudah meminta maaf jika ternyata ada tindakan dari personel kami atau anggota Polrestabes yang melakukan kesalahan atau yang tidak berkenan kepada yang beliau,” kata Kabid Humas Polda Sumut Kombes Ferry Walintukan, Jumat (17/10).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Terkait somasi yang dilayangkan Iskandar, Ferry mengatakan bahwa somasi merupakan hak setiap masyarakat.
Dia menyebut somasi itu menjadi poin bagi mereka untuk mengoreksi diri.
“Untuk somasi hak seluruh rakyat Indonesia terhadap kepolisian. Itu menjadi poin penting untuk mengoreksi tindakan daripada kepolisian. Kami menerima, tidak ada masalah dan jika anggota kami memang melakukan kesalahan, kami akan proses sesuai prosedur yang berlaku,” ujarnya.
Sebagai informasi, Iskandar jadi korban salah tangkap petugas kepolisian Sumut terkait kasus scamming dan judi online yang tengah diselidiki petugas.
Hal itu terjadi saat Iskandar baru memasuki pesawat Garuda Indonesia di Bandara Kuala Namu.
Sejumlah oknum yang mengaku petugas kepolisian bersama petugas Aviation Security (Avsec) Bandara Kuala Namu dan kru Pesawat Garuda Indonesia (GA-193) mendatanginya.
“Iya, sempat diturunkan (dari pesawat karena dituduh jadi pelaku judi online),” kata Iskandar, Kamis (16/10).
Iskandar menilai, tindakan tersebut melanggar sejumlah ketentuan hukum, di antaranya tentang kesalahan dalam prosedur penangkapan serta perlindungan keamanan bagi penumpang di dalam pesawat. D|red












