Transjakarta Heboh, Dua Pria Jadi Tersangka Asusila

Transjakarta
Ilustrasi Polisi Mengamankan 2 Pria Tersangka Yang Melakukan Perbuatan Asusila di Bus Transjakarta. Foto: AI.

Medan-Mediadelegasi: Kasus dugaan tindak asusila di dalam bus Transjakarta kembali mencoreng citra transportasi publik di ibu kota. Polisi telah menetapkan dua pria berinisial HW dan FTR sebagai tersangka atas dugaan melakukan masturbasi di dalam bus Transjakarta rute 1A.

“Sudah tersangka,” ujar Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara, AKBP Onkoseno Grandiarso Sukahar, kepada wartawan, Sabtu (17/1/2026). Penetapan status tersangka ini dilakukan setelah penyidik melakukan serangkaian pemeriksaan dan mengumpulkan bukti-bukti yang cukup.

Penangkapan 2 Pelaku Perbuatan Asusila di Dalam Bus Transjakarta

Onkoseno menambahkan, kedua pelaku dijerat dengan pasal terkait tindak pidana asusila di muka umum sebagaimana diatur dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). “Dijerat Pasal 406 KUHP Nasional tentang perbuatan asusila di muka umum,” tuturnya.

Bacaan Lainnya

Kasus ini bermula pada Kamis (15/1) sekitar pukul 18.20 WIB di kawasan Jalan Tol Pelabuhan Gedong Panjang, Penjaringan, Jakarta Utara. Saat itu, seorang perempuan menjadi korban dugaan tindakan asusila yang dilakukan oleh kedua pelaku di dalam bus Transjakarta.

Baca Juga : https://mediadelegasi.id/aph-diduga-main-proyek-kominfo-medan-disorot/

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara, AKBP Onkoseno Grandiarso Sukahar, menjelaskan kronologi kejadian. “Kami telah mengamankan dua orang pria berinisial HW dan FTR. Keduanya diduga melakukan perbuatan tidak senonoh di ruang publik yang menyebabkan seorang perempuan menjadi korban,” kata Onkoseno, Jumat (16/1/2026).

Menurut keterangan polisi, korban awalnya menaiki bus Transjakarta usai beraktivitas. Saat itu, korban berdiri bersama penumpang lainnya di dalam bus yang penuh sesak.

“Korban awalnya tidak menyadari adanya tindakan yang mengarah pada pelecehan. Namun beberapa saat kemudian, korban merasakan ada cairan mengenai bagian belakang pakaiannya. Dia sempat mengira cairan tersebut berasal dari pendingin udara,” kata Onkoseno.

Pos terkait