Aksi Damai di Depan Kantor Wali Kota Medan, Massa Desak Pencabutan Surat Edaran Penataan Limbah Daging Non Halal

- Penulis

Sabtu, 7 Maret 2026 - 19:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Pencinta Kerukunan Sumatera Utara menggelar aksi damai di depan Kantor Wali Kota Medan, Jumat (6/3). Foto: Ist.

Sejumlah massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Pencinta Kerukunan Sumatera Utara menggelar aksi damai di depan Kantor Wali Kota Medan, Jumat (6/3). Foto: Ist.

Medan-Mediadelegasi: Sejumlah massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Pencinta Kerukunan Sumatera Utara menggelar aksi damai di depan Kantor Wali Kota Medan, Jumat (6/3). Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk protes terhadap Surat Edaran Wali Kota Medan terkait Penataan Lokasi dan Pengelolaan Limbah Penjualan Daging Non Halal di Kota Medan.

Aksi Damai Mengkritik Kebijakan Wali Kota Medan Rico Waas

Dalam orasi yang disampaikan, para demonstran mengkritik kebijakan Wali Kota Medan Rico Waas yang dinilai dibuat secara terburu-buru. Massa menilai surat edaran tersebut terkesan “asal bunyi” dan “asal tulis” tanpa mempertimbangkan dampak sosial di tengah masyarakat Kota Medan yang dikenal majemuk.

Para peserta aksi juga menilai kebijakan tersebut bersifat diskriminatif dan berpotensi memicu polemik di tengah masyarakat. Mereka bahkan menyinggung bahwa isu sensitif seperti ini dinilai tidak pernah muncul pada masa kepemimpinan wali kota sebelumnya. Namun, menurut mereka, polemik tersebut justru muncul pada masa kepemimpinan Wali Kota Medan saat ini.

BACA JUGA:  Bobby Nasution Ingin Pelaksanaan Vaksinasi Booster Dipercepat

Baca Juga : https://mediadelegasi.id/ahli-kpk-sebut-pimpinan-tak-berwenang-tetapkan-tersangka

Selain itu, massa aksi juga menilai kebijakan tersebut tidak sejalan dengan tagline kepemimpinan Wali Kota Medan, yaitu “Medan untuk Semua”. Mereka berharap agar pemerintah kota lebih bijak dalam merumuskan kebijakan sehingga tidak menimbulkan keresahan serta tetap menjaga kerukunan antar masyarakat di Kota Medan.

Koordinator aksi, Anugrah Aritonang, dalam pernyataannya menyampaikan bahwa Aliansi Masyarakat Pencinta Kerukunan Sumatera Utara secara tegas menuntut agar surat edaran tersebut segera dicabut.

“Kami meminta agar surat edaran itu dicabut tanpa perlu ada penyempurnaan ataupun revisi. Dicabut harga mati,” tegasnya dalam orasi di hadapan peserta aksi.

Selain itu, pihaknya juga meminta aparat kepolisian untuk tidak memberikan ruang kepada kelompok-kelompok provokator yang mengatasnamakan agama tertentu dan berpotensi memecah belah kelompok maupun suku tertentu di Kota Medan.

BACA JUGA:  Kloter Pertama 360 Calon Haji Embarkasi Medan Masuk Asrama

Massa aksi berharap pemerintah Kota Medan dapat lebih berhati-hati dalam mengambil kebijakan agar situasi kondusif serta kerukunan antar masyarakat di Kota Medan tetap terjaga. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rakha Firdaus Lubis dan Naufal Baginda, mendapatkan apresiasi resmi berupa Letter of Appreciation dari NASA
Pernah Praktik di Malahayati Medan, Prof Ridha yang Pernah Soroti Hilangnya Gelar Profesor di Pilkada
Publik Pertanyakan Waktu Pelaksanaan FGD LLDIKTI Wilayah I
​Rupiah Melemah Tembus Rp18.037,00 per Dolar AS
Viral Komunitas Lari Masuk Stadion Teladan, Bobby Nasution:Ampun Sekali Lihatnya
Dittipidnarkoba Bareskrim Bongkar Peredaran Narkoba di Diskotek New Zone Medan
Pemprov Sumut Gelar Geo Festival di Danau Toba dengan Anggaran Rp 2 M
Pemko Medan Anggarkan Rp300 Juta dari APBD 2026 untuk Rehabilitasi Ruangan di Kejati Sumut
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 22:27 WIB

Rakha Firdaus Lubis dan Naufal Baginda, mendapatkan apresiasi resmi berupa Letter of Appreciation dari NASA

Jumat, 5 Juni 2026 - 13:41 WIB

Pernah Praktik di Malahayati Medan, Prof Ridha yang Pernah Soroti Hilangnya Gelar Profesor di Pilkada

Kamis, 4 Juni 2026 - 17:07 WIB

Publik Pertanyakan Waktu Pelaksanaan FGD LLDIKTI Wilayah I

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:22 WIB

​Rupiah Melemah Tembus Rp18.037,00 per Dolar AS

Jumat, 29 Mei 2026 - 11:14 WIB

Viral Komunitas Lari Masuk Stadion Teladan, Bobby Nasution:Ampun Sekali Lihatnya

Berita Terbaru

KPK menggelar Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan, Senin (8/6/2026), dan menangkap Bupati Muara Enim, Edison. Foto: Ist.

Nasional

KPK Gelar OTT di Sumsel, Bupati Muara Enim Edison Ditangkap

Senin, 8 Jun 2026 - 17:35 WIB