Pelatihan Bersama Antara Prajurit TNI AU Dengan Personel US Air Force

Selasa, 26 Mei 2026 - 01:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, mediadelegasi.id – Personel Group 36 Contigency Response US Air Force yang bermarkas di Andersen Air Force Base (AAFB), Guam tepatnya di tengah lautan Samudera Pasifik antara Filipina dan Hawai melaksanakan pelatihan intelijen dengan TNI AU pada tanggal 18 s.d 22 Mei 2026 di Lanud Halim Jakarta Timur.

Personel 36th Tactical Adversory Squadron Intelligence, Guam terdiri dari 5 orang dipimpin oleh Gabriel C. Di Clementi dan personel dari TNI AU sebanyak 14 orang dari berbagai profesi yaitu penerbang pesawat tempur, penerbang intai, penerbang CN, Pasgat dan personel intelijen TNI AU melaksanakan pelatihan materi meliputi critical thinking technique, crafting effective intelligence assessment dan joint preparation intelligence operation environment (JPIOE).

BACA JUGA:  11 Juta Hilang dari BPJS: Transisi Jadi Obat Penenang

Khusus untuk materi JPIOE adalah untuk mempersiapkan informasi intelijen sebelum operasi dilaksanakan.

Dalam melaksanakan operasi militer baik gabungan maupun mandiri membutuhkan informasi dan analisis intelijan yang tepat.

Informasi intelijen tersebut meliputi informasi yang lengkap dan akurat tentan lingkungan operasi dan musuh atau target operasi pelatihan tersebut.

Pelatihan tersebut bertujuan selain untuk meningkatkan kapasitas dan skill personel intelijen juga meningkatkan kerja sama antara TNI AU dan US Airforce mengingat Alpalhan TNI AU banyak berasal dari Amerika.

Salah satu peserta Latihan Letkol Sus Bisara Manurung, S.S., M.Sc menyampaikan bahwa kegiatan tersebut tergolong singkat tetapi bermanfaat untuk meningkatkan kapasitas personel intelijen dan untuk mempelajari doktrin intelijen Angkatan Udara Amerika dalam operasi.

BACA JUGA:  Diplomasi Hormuz Amankan Tanker Pertamina dari Konflik

Diharapkan dengan pelatihan tersebut dapat meningkatkan kualitas SDM TNI AU karena intelijen sebagai ilmu dapat diterapkan dalam segala bidang mengingat intelijen menggunakan metode analisis berbasis data yang akurat.(D-YF/rel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dony Oskaria: Keterlambatan Laporan Keuangan Danantara Akibat Proses Konsolidasi Ribuan BUMN
Pagar Tinggi di Mal Jadi Sorotan, Pramono Anung Minta Dibongkar, Polda: Belum Ada Pemberitahuan Aksi
BNN dan Bea Cukai Bongkar Sindikat Vape Narkotika dalam Kemasan Makanan Ringan di Batam, WNA Ikut Diseret
Rotasi Besar-Besaran Kejaksaan RI: Jaksa Agung Mutasi 90 Kajari di Seluruh Indonesia, Ini Daftar Lengkap dan Alasannya
Roy Suryo Hadirkan Ahli Pidana di Sidang Praperadilan Ganti Rugi Rp206 Juta Terkait Dugaan Fitnah Ijazah Jokowi
PN Jaksel Tolak Praperadilan Lodewyk Pusung: Tak Berwenang Mengadili Perkara Dugaan Korupsi MBG
MK Kabulkan Sebagian Uji Materi MBG: Anggaran Harus Dipisah dari Pos Pendidikan Mulai 2028
Totok Suharyanto Kunjungi Kejagung, Disebut Silaturahmi Meski Bayang Kasus Febrie Adriansyah Membayangi
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 12:17 WIB

Pagar Tinggi di Mal Jadi Sorotan, Pramono Anung Minta Dibongkar, Polda: Belum Ada Pemberitahuan Aksi

Jumat, 31 Juli 2026 - 17:30 WIB

BNN dan Bea Cukai Bongkar Sindikat Vape Narkotika dalam Kemasan Makanan Ringan di Batam, WNA Ikut Diseret

Jumat, 31 Juli 2026 - 16:42 WIB

Rotasi Besar-Besaran Kejaksaan RI: Jaksa Agung Mutasi 90 Kajari di Seluruh Indonesia, Ini Daftar Lengkap dan Alasannya

Jumat, 31 Juli 2026 - 10:44 WIB

Roy Suryo Hadirkan Ahli Pidana di Sidang Praperadilan Ganti Rugi Rp206 Juta Terkait Dugaan Fitnah Ijazah Jokowi

Kamis, 30 Juli 2026 - 17:36 WIB

PN Jaksel Tolak Praperadilan Lodewyk Pusung: Tak Berwenang Mengadili Perkara Dugaan Korupsi MBG

Berita Terbaru