Lagu ‘MBG Mas Bahlil Ganteng’ Viral, Ketum Golkar Ingin Temui Penciptanya: Penasaran Ingin Bertemu dan Makan Bersama

Sabtu, 30 Mei 2026 - 11:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia. Foto: Ist.

Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia. Foto: Ist.

Jakarta-Mediadelegasi: Nama Ketua Umum Partai Golkar sekaligus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia, belakangan ini menjadi perbincangan hangat di dunia maya. Hal ini dipicu oleh viralnya sebuah lagu unik berjudul My Little Bolu Ketan, yang di dalamnya terdapat penggalan lirik ikonik berbunyi “MBG, Mas Bahlil ganteng”. Lagu tersebut kini banyak digunakan netizen sebagai latar suara dalam berbagai unggahan konten di media sosial, hingga akhirnya terdengar hingga ke telinga sang pemimpin partai.

Menanggapi fenomena yang tak disengaja ini, Bahlil mengaku memiliki rasa penasaran yang tinggi terhadap sosok di balik karya musik tersebut. Ia mengaku sama sekali tidak mengetahui siapa pencipta aslinya, apalagi kabar yang beredar menyebutkan lagu tersebut kemungkinan besar bukan buatan komposer manusia, melainkan hasil kreasi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) yang kini semakin canggih dan mudah diakses anak muda.

Kisah awal mula dirinya mengetahui lagu lucu ini pun berawal dari momen kebersamaan dengan keluarga saat ia sedang menjalani ibadah umrah di Tanah Suci. Bahlil menceritakan dengan nada bercanda bahwa bahkan anak-anaknya sempat mengejek dan menggoda dirinya begitu mendengar lagu tersebut. Momen itu membuatnya sadar betapa luasnya penyebaran lagu tersebut di kalangan masyarakat.

“Saya lagi ibadah umrah, pagi-pagi bangun, anak saya saja ketawain saya, ‘Bapak MBG’,” ungkap Bahlil sambil tertawa saat berbincang santai dengan Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad. Percakapan tersebut kemudian diunggah di akun Instagram resmi pasangan Raffi Ahmad dan Nagita Slavina, @raffinagita1717, pada Sabtu, 30 Mei 2026.

BACA JUGA:  Indonesia Dinominasikan Jadi Presiden Dewan HAM PBB 2026, Bukti Kepercayaan Asia Pasifik

Rasa penasaran itu pun kemudian berujung pada keinginan tulus Bahlil untuk bertemu langsung dengan pihak yang membuat lagu tersebut. Ia meminta bantuan kepada Raffi Ahmad untuk dapat melacak dan mempertemukannya dengan pencipta lagu itu, meskipun ia sadar mungkin hal itu cukup sulit mengingat sifat konten internet yang kadang anonim.

“Saya sendiri enggak tahu dan itu alami sekali. Saya sendiri penasaran ini siapa yang buat. Jadi kalau boleh, Fi, (Raffi) bisa temukan, saya pengen sekali ketemu, Fi,” ujar Bahlil dengan antusias. Niatnya bertemu bukan untuk menegur, melainkan sekadar ingin berkenalan dan berterima kasih atas kreativitas yang menghibur itu.

Lebih jauh, Bahlil bahkan berencana memberikan apresiasi khusus jika pencipta lagu tersebut bersedia hadir. Ia berniat mengundang pembuat lagu itu untuk duduk bersamanya, berbincang-bincang santai, sekaligus menjamu makan bersama sebagai tanda terima kasihnya atas perhatian dan hiburan yang diberikan kepada publik.

“Adinda, saya akan minta tolong untuk saya mengundang, kalau yang bersangkutan berkenan, saya akan mengundang untuk berbincang-bincang sekaligus makan, karena penasaran juga saya,” tambahnya, menunjukkan bahwa ia justru merasa tersanjung dan menganggap hal ini sebagai hal yang positif dan menghibur.

Di sisi lain, meski merasa terhibur dan menghargai kreativitas, Bahlil juga menyisipkan pesan mendalam bagi seluruh masyarakat, khususnya generasi muda pengguna media sosial. Ia mengaku sangat mengapresiasi kebebasan berekspresi dan segala bentuk karya kreatif yang dihasilkan anak muda saat ini. Baginya, hal ini adalah tanda kemajuan dan kemerdekaan berpendapat di era demokrasi.

BACA JUGA:  Karawang Theatre Night Mart Ditutup Sementara: Dugaan Fasilitasi Pesta Gay dan Pelanggaran Izin Usaha

Namun, politisi asal Papua ini mengingatkan agar segala kreativitas dan kebebasan berekspresi tersebut tetap dijaga batasnya. Ia berharap konten-konten yang beredar di dunia maya tidak ada yang mengandung unsur Suku, Agama, Ras, dan Antargolongan (SARA). Menurutnya, hal-hal yang bersifat memecah belah harus dihindari demi menjaga persatuan dan soliditas bangsa Indonesia.

“Teman-teman ya, cuma satu saja saran saya, di era demokrasi, socmed ini penting, namun kalau boleh juga dipergunakan dengan terukur. Contoh jangan sampai masuk di SARA, karena apa? Itu akan memicu soliditas kita sesama anak bangsa,” tegas Bahlil, mengingatkan bahwa kebebasan bukan berarti bebas tanpa aturan yang bisa merugikan orang lain atau bangsa.

Bahlil juga menyadari sepenuhnya bahwa menjadi pejabat publik berarti harus siap menjadi sorotan, termasuk menjadi bahan candaan atau materi konten kreatif warga maya. Ia menerima hal itu dengan lapang dada dan menyebutnya sebagai risiko yang harus dijalani dengan ikhlas. Baginya, selama kreativitas itu dalam koridor kebaikan dan kebenaran, hal tersebut layak untuk dihargai dan diapresiasi sepenuhnya. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mutasi Polri November 2026: Kapolri Rotasi 264 Perwira Tinggi dan Menengah
Isu Penyadapan Istana dan Penangkapan Jenderal Polri: Mabes Polri Minta Publik Bersabar
Kabar Penangkapan Jenderal Polri, Kadiv Humas: Masih Dicek, Belum Diklarifikasi
Jimly Asshiddiqie: Pemakzulan Gibran Lewat DPR–MK–MPR, Mundur Sukarela Lebih Cepat
Ketua BEM Trisakti Zahra Nazira Suarakan Tiga Tuntutan, Pemerintah Diminta Jangan Abaikan Rakyat
KPK Tetapkan Dedi Congor Tersangka Baru Suap Bea Cukai, Kasus Cukai Djarum Disorot
Putusan MA soal Gibran Picu Desakan DPR Tinjau Syarat Wakil Presiden
Kasus Suap ATR/BPN: KPK Periksa Dirut PT Kencana Jaya Property Terkait Lahan Bogor
Berita ini 41 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 17:12 WIB

Mutasi Polri November 2026: Kapolri Rotasi 264 Perwira Tinggi dan Menengah

Selasa, 3 November 2026 - 16:26 WIB

Isu Penyadapan Istana dan Penangkapan Jenderal Polri: Mabes Polri Minta Publik Bersabar

Selasa, 3 November 2026 - 14:16 WIB

Kabar Penangkapan Jenderal Polri, Kadiv Humas: Masih Dicek, Belum Diklarifikasi

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:08 WIB

Jimly Asshiddiqie: Pemakzulan Gibran Lewat DPR–MK–MPR, Mundur Sukarela Lebih Cepat

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Ketua BEM Trisakti Zahra Nazira Suarakan Tiga Tuntutan, Pemerintah Diminta Jangan Abaikan Rakyat

Berita Terbaru

Pengurus BWI Perwakilan Deli Serdang  Periode 2026-2029 usai dilantik Bupati Deli Serdang, Senin (2/11). Foto: dok-bwi-ds

Kabupaten Deli Serdang

BWI Deli Serdang Didorong Kembangkan Wakaf Produktif untuk Kesejahteraan Umat

Selasa, 3 Nov 2026 - 10:26 WIB