Faiz Hidayat Hilang di Gunung Seulawah, Pencarian Masih Berlanjut Hingga Hari Ketiga

Jumat, 5 Juni 2026 - 11:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim gabungan pencari bergerak menyisir kawasan hutan dan jalur pendakian Gunung Seulawah, Desa Saree, Kecamatan Lembah Seulawah, Aceh Besar, Jumat (5/6/2026). Foto: Ist.

Tim gabungan pencari bergerak menyisir kawasan hutan dan jalur pendakian Gunung Seulawah, Desa Saree, Kecamatan Lembah Seulawah, Aceh Besar, Jumat (5/6/2026). Foto: Ist.

Acehbesar-Mediadelegasi: Kabar kurang menyenangkan datang dari kawasan wisata alam Gunung Seulawah, yang terletak di Desa Saree, Kecamatan Lembah Seulawah, Kabupaten Aceh Besar. Seorang pendaki, Faiz Hidayat dikabarkan hilang di jalur pendakian kawasan tersebut dan hingga hari ketiga pencarian, keberadaannya belum juga diketahui. Tim gabungan dari berbagai unsur masih terus bergerak menyisir berbagai titik di lereng dan jalur pendakian demi menemukan korban dalam keadaan selamat.

Korban yang dikabarkan hilang tersebut bernama Faiz Hidayat, berusia 23 tahun, merupakan warga asal Desa Paloh Gadeng, Kecamatan Dewantara, Kabupaten Aceh Utara. Ia tercatat melakukan pendakian ke puncak Gunung Seulawah bersama dengan sejumlah rekannya pada hari Minggu, 31 Mei 2026, pagi hari. Rombongan berangkat dengan tujuan untuk menikmati keindahan alam dari ketinggian dan kembali dengan selamat.

Perjalanan pendakian berjalan lancar hingga rombongan berhasil mencapai titik tertinggi atau puncak gunung sekitar pukul 12.30 WIB. Di sana, mereka sempat beristirahat dan menikmati pemandangan sebelum bersiap untuk kembali menuruni bukit menuju titik pemberangkatan. Namun, di momen persiapan turun itulah, rekan-rekan satu rombongan menyadari sesuatu yang tidak beres.

Faiz Hidayat diketahui tidak berada di lokasi bersama rombongan saat hendak bergerak turun. Posisinya terakhir kali terlihat berada di sekitar area puncak, namun sesaat kemudian ia menghilang dan tidak ada yang melihat ke mana ia pergi. Setelah dicari sebentar di sekitar lokasi dan tidak ditemukan, rekan-rekannya mulai merasa cemas dan akhirnya melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwenang.

BACA JUGA:  Pembatasan Penggunaan Platform Digital Bagi Anak-anak

Laporan resmi mengenai hilangnya Faiz pertama kali diterima oleh Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Banda Aceh pada hari Selasa, 2 Juni 2026, pagi hari. Segera setelah informasi masuk dan diverifikasi kebenarannya, tim SAR gabungan yang terdiri dari unsur Basarnas, pemadam kebakaran, polisi, relawan, dan warga sekitar langsung dikerahkan menuju lokasi untuk melakukan operasi pencarian dan penyelamatan.

Hingga hari ini, Jumat, 5 Juni 2026, proses pencarian masih terus berlangsung intensif dan telah memasuki hari ketiga sejak operasi dimulai. Cuaca yang berubah-ubah serta kondisi medan yang terjal, berbatu, dan ditumbuhi hutan lebat menjadi tantangan berat bagi para petugas yang terjun ke lapangan untuk menelusuri setiap jengkal tanah di kawasan gunung tersebut.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banda Aceh, Al Hussain, memberikan keterangan resmi mengenai perkembangan operasi pencarian ini. Ia menjelaskan bahwa strategi pencarian terus disesuaikan agar cakupan wilayah penyisiran menjadi lebih luas dan menyeluruh, guna memperbesar peluang menemukan korban yang diduga terjebak atau tersesat.

“Hari ini memasuki pencarian hari ketiga pendaki yang hilang di Gunung Seulawah. Kami membagi empat tim untuk proses pencarian ini,” ungkap Al Hussain saat dikonfirmasi awak media, memastikan bahwa upaya pencarian belum mereda dan tetap dijalankan dengan semangat yang sama seperti hari-hari sebelumnya.

BACA JUGA:  Polres Lhokseumawe Musnahkan Ladang Ganja Seluas 2 Hektare, Dua Tersangka Diamankan

Dalam upaya mempercepat penemuan jejak korban, tim SAR juga melibatkan rekan-rekan pendaki yang sempat satu rombongan dengan Faiz. Kehadiran mereka sangat penting untuk memberikan informasi detail mengenai titik terakhir berada, rute yang dilalui, serta ciri-ciri fisik maupun pakaian yang dikenakan korban saat terakhir kali terlihat.

Selain bantuan dari saksi mata, tim juga mengerahkan satu ekor anjing pelacak terlatih untuk membantu pekerjaan penyisiran. Indra penciuman anjing diharapkan dapat mendeteksi keberadaan korban atau jejak baunya yang mungkin tertinggal di semak-semak atau jalur-jalur alternatif yang mungkin pernah dilalui saat ia terpisah dari rombongan.

Keempat tim pencarian tersebut telah ditempatkan di sektor-sektor berbeda, mulai dari area sekitar puncak, jalur pendakian utama, hingga lereng-lereng yang dianggap berisiko dan rawan terjadinya kecelakaan. Petugas bergerak hati-hati sekaligus teliti, berteriak memanggil nama korban secara berkala, berharap ada respons atau suara balasan dari arah mana pun.

Pihak Basarnas juga mengeluarkan imbauan resmi kepada masyarakat luas, khususnya para pendaki yang berencana menaklukkan Gunung Seulawah maupun warga yang beraktivitas di kawasan tersebut. Masyarakat diminta untuk tetap berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan selama proses pencarian dan penyelamatan masih berlangsung, demi keamanan bersama dan kelancaran operasi pencarian Faiz Hidayat. D|Red.

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dony Oskaria: Keterlambatan Laporan Keuangan Danantara Akibat Proses Konsolidasi Ribuan BUMN
Pagar Tinggi di Mal Jadi Sorotan, Pramono Anung Minta Dibongkar, Polda: Belum Ada Pemberitahuan Aksi
BNN dan Bea Cukai Bongkar Sindikat Vape Narkotika dalam Kemasan Makanan Ringan di Batam, WNA Ikut Diseret
Rotasi Besar-Besaran Kejaksaan RI: Jaksa Agung Mutasi 90 Kajari di Seluruh Indonesia, Ini Daftar Lengkap dan Alasannya
Roy Suryo Hadirkan Ahli Pidana di Sidang Praperadilan Ganti Rugi Rp206 Juta Terkait Dugaan Fitnah Ijazah Jokowi
PN Jaksel Tolak Praperadilan Lodewyk Pusung: Tak Berwenang Mengadili Perkara Dugaan Korupsi MBG
MK Kabulkan Sebagian Uji Materi MBG: Anggaran Harus Dipisah dari Pos Pendidikan Mulai 2028
Totok Suharyanto Kunjungi Kejagung, Disebut Silaturahmi Meski Bayang Kasus Febrie Adriansyah Membayangi
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 12:17 WIB

Pagar Tinggi di Mal Jadi Sorotan, Pramono Anung Minta Dibongkar, Polda: Belum Ada Pemberitahuan Aksi

Jumat, 31 Juli 2026 - 17:30 WIB

BNN dan Bea Cukai Bongkar Sindikat Vape Narkotika dalam Kemasan Makanan Ringan di Batam, WNA Ikut Diseret

Jumat, 31 Juli 2026 - 16:42 WIB

Rotasi Besar-Besaran Kejaksaan RI: Jaksa Agung Mutasi 90 Kajari di Seluruh Indonesia, Ini Daftar Lengkap dan Alasannya

Jumat, 31 Juli 2026 - 10:44 WIB

Roy Suryo Hadirkan Ahli Pidana di Sidang Praperadilan Ganti Rugi Rp206 Juta Terkait Dugaan Fitnah Ijazah Jokowi

Kamis, 30 Juli 2026 - 17:36 WIB

PN Jaksel Tolak Praperadilan Lodewyk Pusung: Tak Berwenang Mengadili Perkara Dugaan Korupsi MBG

Berita Terbaru