Usai Magang, Menaker Ajak Peserta MagangHub Batch III Ikuti Sertifikasi Kompetensi Perkuat Daya Saing Kerja

- Penulis

Kamis, 18 Juni 2026 - 14:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli berfoto bersama sejumlah peserta Program Magang Nasional MagangHub Batch III seusai acara penutupan di Gedung Kementerian Ketenagakerjaan, Jakarta, Kamis (18/6/2026). Foto: Ist.

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli berfoto bersama sejumlah peserta Program Magang Nasional MagangHub Batch III seusai acara penutupan di Gedung Kementerian Ketenagakerjaan, Jakarta, Kamis (18/6/2026). Foto: Ist.

Jakarta-Mediadelegasi: Usai magang, Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, mengajak seluruh peserta Program Magang Nasional atau MagangHub angkatan ketiga untuk memanfaatkan kesempatan mengikuti uji dan mendapatkan sertifikasi kompetensi yang akan difasilitasi secara resmi oleh Kementerian Ketenagakerjaan. Langkah ini disiapkan sebagai bekal tambahan agar para lulusan program magang semakin siap bersaing dan diterima di dunia kerja yang semakin ketat.

Ajakan tersebut disampaikan langsung oleh Menaker Yassierli dalam acara penutupan rangkaian kegiatan MagangHub Batch III yang berlangsung di Gedung Kementerian Ketenagakerjaan, Jakarta, pada Kamis (18/6/2026). Momen ini menjadi titik akhir pelaksanaan magang sekaligus awal dari langkah lanjutan pengembangan kemampuan bagi para peserta.

Yassierli menjelaskan bahwa penyediaan program sertifikasi kompetensi ini merupakan bentuk tindak lanjut nyata dari rangkaian kegiatan MagangHub. Kemnaker tidak hanya berhenti pada pemberian pengalaman kerja semata, tetapi juga memastikan peserta memiliki bukti pengakuan resmi atas keahlian yang telah mereka pelajari selama mengikuti program.

“Peserta MagangHub yang telah menyelesaikan program magang berkesempatan mengikuti sertifikasi kompetensi. Kami telah menyiapkan sekitar 15 bidang kompetensi yang dapat dipilih untuk diuji di balai-balai pelatihan yang berada di bawah naungan Kemnaker,” ungkap Yassierli dalam sambutannya.

Menurutnya, keikutsertaan dalam program ini akan memberikan nilai tambah yang signifikan bagi para peserta. Jika sebelumnya mereka hanya mendapatkan pengalaman kerja serta surat keterangan penyelesaian magang, maka dengan adanya sertifikasi ini, mereka memiliki bukti sah yang diakui oleh dunia usaha dan industri.

BACA JUGA:  Menteri Ketenagakerjaan Hapus Syarat Usia Kerja untuk Permudah Masyarakat Mendapat Pekerjaan

“Ini merupakan layanan yang ingin kami berikan secara khusus kepada peserta MagangHub. Jadi peserta tidak hanya mendapatkan portofolio pekerjaan dan sertifikat magang, tetapi juga sertifikat kompetensi yang dapat meningkatkan daya saing mereka saat melamar pekerjaan,” tegasnya.

Menteri Ketenagakerjaan juga mengimbau agar seluruh peserta aktif memantau perkembangan informasi terbaru melalui kanal komunikasi resmi milik Kemnaker. Hal ini penting agar mereka tidak ketinggalan jadwal pendaftaran, rincian pilihan bidang kompetensi, serta tahapan teknis pelaksanaan uji sertifikasi yang akan diselenggarakan secara bertahap.

Selain mendorong peningkatan kualifikasi melalui sertifikasi, Yassierli juga mengajak para peserta untuk memanfaatkan secara maksimal layanan yang tersedia dalam platform digital SiapKerja. Khususnya fitur KarirHub yang menyajikan informasi lengkap mengenai berbagai lowongan pekerjaan, baik yang ada di dalam negeri maupun kesempatan bekerja ke luar negeri.

“Saat ini Kemnaker terus memperluas akses informasi pasar kerja dengan mengintegrasikan sistem SiapKerja bersama berbagai portal penyedia lowongan kerja swasta. Hal ini bertujuan agar semakin banyak peluang kerja yang dapat diakses secara mudah dan transparan oleh seluruh masyarakat pencari kerja,” jelasnya.

BACA JUGA:  Gurita Bea Cukai: KPK Ungkap 'Safe House' Korupsi

Lebih lanjut, Yassierli menegaskan bahwa paradigma dalam dunia kerja saat ini telah mengalami pergeseran. Jika di masa lalu ijazah pendidikan sering kali menjadi satu-satunya acuan utama, maka saat ini standar kebutuhan industri jauh lebih mengutamakan kemampuan nyata yang relevan dengan tugas pekerjaan.

“Ke depan, yang dicari oleh dunia industri adalah kompetensi. Mereka tidak hanya melihat seseorang berasal dari sekolah atau perguruan tinggi mana, tetapi lebih menilai pada kemampuan yang dimiliki. Kompetensi itu tercermin dari rekam jejak kerja atau portofolio, serta didukung oleh sertifikat kompetensi yang diakui secara nasional,” ujarnya.

Karena itu, ia berpesan kepada seluruh peserta MagangHub agar tidak berhenti belajar dan terus mengasah keterampilan yang sesuai dengan perkembangan zaman. Menurutnya, memiliki kompetensi yang kuat dan teruji adalah modal paling berharga yang akan membuka akses menuju peluang kerja yang lebih luas dan berkelanjutan di masa mendatang.

“Tingkatkan terus kompetensi yang dimiliki. Itulah modal utama untuk bisa bersaing secara sehat dan meraih peluang kerja yang lebih baik, baik di dalam negeri maupun jika ingin melangkah lebih jauh untuk berkarier ke luar negeri,” pungkas Yassierli menutup arahannya. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Eksekusi Pengosongan Hotel Sultan di Kawasan GBK Berujung Ricuh, Akses Masuk Kawasan Ditutup Sementara
MK Kabulkan Penarikan Perkara Uji UU Polri, Kedudukan Polri Tetap di Bawah Presiden
Dugaan Korupsi KIP Kuliah di LLDIKTI Wilayah I Kian Menguat, Desakan Audit dan Penegakan Hukum Menggema Hingga Pusat
Kasus Hanania Group: 620 Korban Baru Lapor ke Polda Metro Jaya, Total Kerugian Capai Rp35 Miliar
Mahkamah Agung Ajukan Tambahan Anggaran Rp 10,3 Triliun Tahun 2027, Sebagian Besar untuk Pembangunan dan Rehabilitasi Fasilitas Peradilan
Presiden Prabowo Panggil Menteri Kabinet, Terima Laporan Hasil Kunjungan Kerja Luar Negeri dan Perkembangan Investasi
BGN Bantah Hoaks Atas Nama Kepala Lembaga: Tak Ada Pembagian Keuntungan MBG ke Presiden
Perkuat Kemitraan Strategis, Prabowo Terima Kunjungan Menhan Jepang di Kertanegara
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 14:20 WIB

Usai Magang, Menaker Ajak Peserta MagangHub Batch III Ikuti Sertifikasi Kompetensi Perkuat Daya Saing Kerja

Kamis, 18 Juni 2026 - 12:53 WIB

Eksekusi Pengosongan Hotel Sultan di Kawasan GBK Berujung Ricuh, Akses Masuk Kawasan Ditutup Sementara

Rabu, 17 Juni 2026 - 15:31 WIB

MK Kabulkan Penarikan Perkara Uji UU Polri, Kedudukan Polri Tetap di Bawah Presiden

Rabu, 17 Juni 2026 - 12:10 WIB

Dugaan Korupsi KIP Kuliah di LLDIKTI Wilayah I Kian Menguat, Desakan Audit dan Penegakan Hukum Menggema Hingga Pusat

Rabu, 17 Juni 2026 - 11:40 WIB

Kasus Hanania Group: 620 Korban Baru Lapor ke Polda Metro Jaya, Total Kerugian Capai Rp35 Miliar

Berita Terbaru