Pemerintah Luncurkan Stimulus Ekonomi 2026, Anggarkan Rp6,26 Triliun untuk Magang dan Vokasi

- Penulis

Selasa, 23 Juni 2026 - 16:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli (kiri) memberikan penjelasan rinci terkait hasil evaluasi Program Magang Nasional serta rencana pelaksanaan program pada semester kedua 2026, didampingi Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto (kanan) dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (22/6/2026). Foto: Ist.

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli (kiri) memberikan penjelasan rinci terkait hasil evaluasi Program Magang Nasional serta rencana pelaksanaan program pada semester kedua 2026, didampingi Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto (kanan) dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (22/6/2026). Foto: Ist.

Jakarta-Mediadelegasi: Pemerintah resmi menyiapkan Paket Stimulus Ekonomi untuk Triwulan II dan Semester II Tahun 2026 yang mencakup delapan kebijakan utama dalam tiga pilar strategis. Salah satu fokus utama dalam paket ini adalah penguatan program magang dan pelatihan vokasi, guna meningkatkan kualitas tenaga kerja sekaligus menjaga laju pertumbuhan ekonomi nasional.

Kebijakan tersebut disampaikan secara langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, dalam konferensi pers yang digelar di kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, pada Senin, 22 Juni 2026. Acara ini juga dihadiri oleh Menteri Ketenagakerjaan Yassierli dan Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi.

Airlangga menjelaskan bahwa pelaksanaan program magang dan vokasi akan digalakkan secara khusus mulai paruh kedua tahun 2026. Menurutnya, langkah ini dipilih agar dapat menjadi pendorong aktivitas ekonomi sekaligus menjaga momentum pertumbuhan yang telah tercapai selama ini.

“Program magang dan vokasi ini akan kami dorong pelaksanaannya pada paruh kedua semester kedua, sehingga dapat menjadi penggerak utama perekonomian di tengah masyarakat,” tegas Airlangga dalam paparannya.

Secara rinci, pemerintah telah mengalokasikan total anggaran sebesar Rp6,26 triliun untuk mendukung kedua program tersebut. Sebanyak Rp4,14 triliun diperuntukkan bagi Program Magang Nasional yang akan menjaring 150 ribu peserta, sedangkan sisanya sebesar Rp2,12 triliun digunakan untuk pelatihan vokasi.

BACA JUGA:  Pemulihan Sunyi Andrie Yunus Pasca Teror Air Keras

Program vokasi tersebut diprioritaskan bagi 220 ribu lulusan Sekolah Menengah Kejuruan agar lebih siap terjun ke dunia usaha, serta bagi 50 ribu pekerja yang terdampak Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) guna membekali mereka dengan keterampilan baru.

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menyampaikan bahwa kebijakan ini didasari oleh keberhasilan pelaksanaan Program Magang Nasional 2025 atau yang dikenal dengan nama MagangHub. Pada periode sebelumnya, program ini berhasil menampung 102,6 ribu peserta dari total 370,5 ribu pendaftar yang tersebar di 8.048 perusahaan dan instansi pemerintah di seluruh Indonesia.

Selama mengikuti program, peserta mendapatkan sejumlah fasilitas, mulai dari uang saku yang nilainya setara dengan upah minimum daerah, perlindungan asuransi Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian, pendampingan dari mentor berpengalaman, hingga kesempatan mengikuti uji sertifikasi kompetensi yang diakui secara nasional oleh BNSP.

BACA JUGA:  KPK Periksa Ketum Pemuda Pancasila Japto SelamaTujuh Jam

Hasil survei terhadap 65.245 peserta menunjukkan respon yang sangat positif, di mana sebanyak 84,26 persen menyatakan puas atau sangat puas dengan program ini. Dari sisi manfaat ekonomi, sekitar 67,13 persen mengakui program ini sangat membantu kondisi keuangan diri dan keluarga mereka.

Tanggapan positif juga datang dari kalangan perusahaan. Berdasarkan survei terhadap 7.217 lembaga penyelenggara, tercatat 84,13 persen menyatakan puas dengan kinerja dan kontribusi peserta magang selama berada di lingkungan kerja.

Dari sisi peningkatan kemampuan, penilaian terhadap 22.297 mentor mencatat bahwa 65,55 persen peserta mengalami peningkatan kompetensi teknis yang signifikan. Selain itu, keterampilan lunak seperti komunikasi, kerja sama tim, dan kemampuan memecahkan masalah juga tercatat meningkat pesat.

Yassierli menambahkan bahwa sektor keuangan menjadi penyerap tenaga kerja terbesar bagi lulusan program magang, diikuti oleh sektor perdagangan besar dan industri pengolahan. Pemerintah berkomitmen terus memperkuat ekosistem pelatihan agar menghasilkan tenaga kerja yang kompeten dan mampu mendukung pertumbuhan ekonomi jangka panjang. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kejagung Tolak Permohonan Justice Collaborator Mantan Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya
Kemnaker dan Huawei Jalin Kerja Sama Perkuat Pendidikan Vokasi dan Daya Saing SDM
Wamenaker Buka Bhayangkara Presisi Job Fair di Jambi: UMKM Adalah Tulang Punggung Ekonomi Bangsa
Kapolri Tegaskan Kewenangan Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa Sudah Beralih ke Kejaksaan
PT Inalum Cetak Rekor Kinerja dan Operasional Tertinggi di Tahun 2025
Berkas Perkara Setinggi 1 Meter, Kuasa Hukum Roy Suryo dan Dokter Tifa Sebut Kasus Bisa Diselesaikan Secara Sederhana
Polda Metro Jaya Sebut Ada Upaya Penghambat Penyidikan Kasus Dugaan Fitnah Ijazah Jokowi
Roy Suryo dan Dokter Tifa Tolak Berdamai dalam Kasus Dugaan Fitnah Ijazah Jokowi
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 17:28 WIB

Kejagung Tolak Permohonan Justice Collaborator Mantan Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya

Selasa, 23 Juni 2026 - 16:34 WIB

Kemnaker dan Huawei Jalin Kerja Sama Perkuat Pendidikan Vokasi dan Daya Saing SDM

Selasa, 23 Juni 2026 - 16:19 WIB

Pemerintah Luncurkan Stimulus Ekonomi 2026, Anggarkan Rp6,26 Triliun untuk Magang dan Vokasi

Selasa, 23 Juni 2026 - 11:02 WIB

Wamenaker Buka Bhayangkara Presisi Job Fair di Jambi: UMKM Adalah Tulang Punggung Ekonomi Bangsa

Selasa, 23 Juni 2026 - 10:54 WIB

Kapolri Tegaskan Kewenangan Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa Sudah Beralih ke Kejaksaan

Berita Terbaru