Pesawat AMA PK-RCY Dibakar di Yahukimo, Pilot Kapten Mark Dilaporkan Tewas

Kamis, 2 Juli 2026 - 12:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemandangan udara menunjukkan sisa kerangka pesawat milik Associated Mission Aviation (AMA) dengan nomor registrasi PK-RCY yang telah ludes terbakar di area landasan Bandara Ipdeheik, Kampung Balinggama, Distrik Sobaham, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, Kamis (2/7/2026). Foto: Ist.

Pemandangan udara menunjukkan sisa kerangka pesawat milik Associated Mission Aviation (AMA) dengan nomor registrasi PK-RCY yang telah ludes terbakar di area landasan Bandara Ipdeheik, Kampung Balinggama, Distrik Sobaham, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, Kamis (2/7/2026). Foto: Ist.

Papua-Mediadelegasi: Sebuah peristiwa memilukan sekaligus mencurigakan terjadi di Bandara Ipdeheik, Kampung Balinggama, Distrik Sobaham, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, Kamis (2/7/2026). Pesawat milik perusahaan penerbangan Associated Mission Aviation (AMA) dengan nomor registrasi PK-RCY dilaporkan dibakar habis oleh sekelompok orang tak dikenal tak lama setelah mendarat.

Pesawat itu sebelumnya menjalani rute penerbangan rutin dari Wamena menuju Balinggama, lalu dijadwalkan kembali ke Wamena. Namun, sesampainya di landasan Ipdeheik, pesawat malah diserang dan dilalap si jago merah, meninggalkan kerangka yang tak lagi bisa digunakan.

Informasi yang bikin geger adalah kabar bahwa sang awak utama, Kapten Mark, yang bertugas menerbangkan pesawat tersebut, dikabarkan tewas di lokasi kejadian. Nasib sang pilot menjadi sorotan utama sekaligus pertanyaan besar yang ingin segera didapatkan jawabannya oleh publik.

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Polisi Yusuf Sutejo, membenarkan bahwa insiden pembakaran itu benar-benar terjadi pagi itu. Namun, ia belum bisa memastikan secara resmi apakah kabar kematian Kapten Mark adalah fakta yang mutlak.

“Kejadiannya betul. Namun terkait kebenaran informasi bahwa kapten pilot tewas, kami masih mendalaminya. Segala hal lain yang menyangkut kronologi dan pelaku juga masih dalam proses penyelidikan,” ujar Yusuf singkat tanpa memberikan rincian lebih lanjut.

BACA JUGA:  Penyerahan Jabatan Kabais TNI Jadi Sorotan Publik

Ketiadaan keterangan yang jelas ini justru memicu berbagai spekulasi di tengah masyarakat. Banyak yang bertanya-tanya, bagaimana bisa pesawat yang baru saja mendarat di area bandara bisa diserang dan dibakar dengan mudah tanpa ada perlawanan atau upaya pengamanan yang memadai?

Diduga, sejumlah orang tak dikenal mendekati lokasi pesawat secara tiba-tiba. Tanpa ada hambatan berarti, mereka segera membakar badan pesawat hingga nyaris ludes terbakar. Aksi ini berlangsung begitu cepat sebelum akhirnya para pelaku dikabarkan melarikan diri ke kawasan sekitar yang sulit dijangkau.

Peristiwa ini kembali menampakkan wajah buruknya kondisi keamanan di wilayah pedalaman Papua. Jika sarana transportasi udara yang menjadi urat nadi kehidupan warga bisa diserang dan dihancurkan, lalu bagaimana jaminan keamanan bagi warga sipil dan petugas yang bekerja di sana?

Pesawat jenis ini menjadi satu-satunya akses penghubung Yahukimo dengan daerah lain untuk mengangkut logistik, obat-obatan, hingga kebutuhan pokok sehari-hari. Pembakaran ini otomatis melumpuhkan konektivitas wilayah dan menyulitkan kehidupan masyarakat setempat.

BACA JUGA:  KKB-TPNPB OPM Lakukan Pembantaian, 8 Pendulang Emas Tewas di Pedalaman Yahukimo

Sampai saat ini, belum ada kelompok atau pihak mana pun yang mengaku bertanggung jawab atas aksi kejam ini. Ketidakjelasan ini semakin mempertegas dugaan bahwa keamanan di wilayah itu masih sangat lemah dan mudah ditembus pihak yang berniat merusak.

Masyarakat luas menuntut aparat keamanan bekerja lebih cepat dan terbuka. Publik ingin tahu apa motif di balik serangan ini, siapa dalangnya, dan mengapa korban jiwa bisa jatuh dalam insiden yang seharusnya bisa dicegah.

Jika penanganan perkara ini berjalan lambat dan tidak transparan, dikhawatirkan akan menimbulkan ketidakpercayaan terhadap sistem keamanan yang ada. Kejadian ini menjadi bukti nyata bahwa stabilitas di pedalaman Papua masih jauh dari aman, dan nyawa serta aset penting masih sangat rentan menjadi sasaran. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kasus Korupsi MBG Meluas: Kolonel TNI Aktif Terlibat, Pengadaan Sepeda Motor Diduga Sarat Penyimpangan
Kejagung Ajukan Banding Vonis 10 Tahun Nadiem Makarim, Dinilai Terlalu Ringan untuk Rugikan Negara Rp809 Miliar
KPK Buka Peluang Panggil Menteri Kehutanan, Dugaan Korupsi Pelepasan Hutan Potong Penghasilan Petani Kuansing
Kasus Korupsi Makan Bergizi Gratis: Brigjen Polisi Aktif Ditetapkan Tersangka, Diduga Ciptakan Perusahaan untuk Keuntungan Pribadi
Sidang Perdana Dokter Tifa: Dikawal 25 Pengacara, Brimob Dikerahkan, Publik Pertanyakan Keadilan
Mahkamah Konstitusi Tegaskan Pilkada Tetap Dilakukan Secara Langsung oleh Rakyat
Filosofi Mendalam Logo HUT RI ke-81: Berakar pada Kedaulatan Rakyat dan Kekayaan Budaya Nusantara
Pernyataan Tegas Prabowo di Hari Bhayangkara: Hukum Tidak Boleh Tajam ke Bawah, Tumpul ke Atas
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 15:54 WIB

Kasus Korupsi MBG Meluas: Kolonel TNI Aktif Terlibat, Pengadaan Sepeda Motor Diduga Sarat Penyimpangan

Kamis, 2 Juli 2026 - 15:19 WIB

Kejagung Ajukan Banding Vonis 10 Tahun Nadiem Makarim, Dinilai Terlalu Ringan untuk Rugikan Negara Rp809 Miliar

Kamis, 2 Juli 2026 - 14:37 WIB

KPK Buka Peluang Panggil Menteri Kehutanan, Dugaan Korupsi Pelepasan Hutan Potong Penghasilan Petani Kuansing

Kamis, 2 Juli 2026 - 14:29 WIB

Kasus Korupsi Makan Bergizi Gratis: Brigjen Polisi Aktif Ditetapkan Tersangka, Diduga Ciptakan Perusahaan untuk Keuntungan Pribadi

Kamis, 2 Juli 2026 - 12:28 WIB

Pesawat AMA PK-RCY Dibakar di Yahukimo, Pilot Kapten Mark Dilaporkan Tewas

Berita Terbaru