Pengamat Politik: Hentikan Diskriminasi Terhadap Buruh

Rabu, 7 Oktober 2020 - 12:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

H Dadang Darmawan Pasaribu MSi. Foto:D|Ist

H Dadang Darmawan Pasaribu MSi. Foto:D|Ist

Medan-Mediadelegasi: Pengesahan UU Omnibus Law atau Cipta Karya oleh DPR RI beberapa hari lalu, menimbulkan protes dan penolakan dari para buruh. Buruh melihat bahwa UU ini cenderung mengebiri hak-hak buruh serta tidak memberikan jaminan dan kepastian hidup. Aksi protes penolakan ini marak terjadi di seluruh wilayah Indonesia, tidak terkecuali di Medan.

“UU Omnibus Law ini sudah menciderai rasa keadilan bagi buruh, karena UU ini dianggap berpihak pada pemilik modal, sehingga nasib buruh terkait dengan hak-hak pekerja diabaikan, Negara jangan kalah dengan pemilik modal”, ujar Pengamat Politik H Dadang Darmawan Pasaribu MSi kepada Mediadelegasi, Rabu (7/10) via telepon.

Menurutnya, UU ini menciptakan situasi politik yang tidak stabil. Sehingga dikhawatirkan dimanfaatkan oleh kepentingan politik yang lain. Selayaknya Pemerintah melihat dampak yang ditimbulkan dengan adanya UU ini, apalagi masih dalam situasi Pandemi saat ini.

BACA JUGA:  Polda Sumut Ambil Alih Kasus Penganiayaan Anak di Kwala Bekala

“Pengesahan UU ini terkesan dipaksakan, mengingat kita masih dalam situasi covid seperti ini. Seharusnya Pemerintah mengambil sikap tegas atas pengesahan UU ini, jangan sampai kerja Pemerintah yang hampir satu tahun berjuang membebaskan kita dari covid menjadi sia-sia, karena kemunculan UU ini di waktu dan saat tidak tepat pada masa pandemi seperti ini”, sambung Dosen FISIP USU ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mahasiswa ISTP Demo Tuntut Kampus Dibuka, Ahli Waris TD Pardede: Tanggung Jawab Yayasan Hana Nelsri Kaban dan LLDikti
Desak Rudy RZ Dipindah ke Nusakambangan, DPW FPM Sumut Akan Gelar Aksi di Ditjenpas
Nobar di Kesawan, Kursi untuk Wali Kota, Aspal untuk Warga Jadi Sorotan Publik
Farid Wajdi: Wakil Rakyat Tak Boleh Antikritik, Demokrasi Hidup dari Pengawasan Publik
5 Zodiak Paling Hoki 29 Juni 2026: Karier Melesat, Keuangan Makin Menggembirakan
Anggota DPR RI Turun Tangan Atasi Polemik Universitas Darma Agung: LLDIKTI Jangan Tunduk ke Yayasan
Oknum Polisi Nekat Tabrak Mobil Warga di Medan, Diduga Dipicu Cemburu Asmara
Berhasil Diburu Sejak Sebulan Lebih, Begal yang Masuk DPO Akhirnya Ditangkap di Minimarket
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 4 Juli 2026 - 12:04 WIB

Mahasiswa ISTP Demo Tuntut Kampus Dibuka, Ahli Waris TD Pardede: Tanggung Jawab Yayasan Hana Nelsri Kaban dan LLDikti

Kamis, 2 Juli 2026 - 11:08 WIB

Desak Rudy RZ Dipindah ke Nusakambangan, DPW FPM Sumut Akan Gelar Aksi di Ditjenpas

Senin, 29 Juni 2026 - 11:04 WIB

Nobar di Kesawan, Kursi untuk Wali Kota, Aspal untuk Warga Jadi Sorotan Publik

Senin, 29 Juni 2026 - 10:55 WIB

Farid Wajdi: Wakil Rakyat Tak Boleh Antikritik, Demokrasi Hidup dari Pengawasan Publik

Senin, 29 Juni 2026 - 10:43 WIB

5 Zodiak Paling Hoki 29 Juni 2026: Karier Melesat, Keuangan Makin Menggembirakan

Berita Terbaru