Ada Nama Penikmat APBN, Istri dan Pacar ‘Anak Main’ Petinggi Kampus Lolos

Rabu, 24 November 2021 - 19:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi.(IST)

Ilustrasi.(IST)

Medan-Mediadelegasi: Badai mengguncang proses penerimaan Cados pesantren kota di Medan Estate memang mulai reda. Namun tidak membuat para korban membolak-balik lembar pengumuman yang hanya diteken Kepala Biro dari kampus sebelah.

Bola mata terhenti melihat nama brinitial FY sang manajemen strategi yang akhirnya diketahui sebagai anak buah Komisaris salah satu BUMN yang bersama keluarga selama ini sudah menetap di Jakarta. Dia juga diketahui otomatis sebagai penikmat dana BUMN yang bersumber dari uang Negara selama ini. Dia memang diketahui banyak orang kampus sebagi orang yang dianggap berjasa sebagai telangkai mengenalkan orang nomor satu itu kepada sejumlah pejabat.

Kemudian terlihat nama wanita Ha sang pemaham mata kuliah Bahasa Indoensia. Korek punya korek, diketahui sebagai istri ‘anak main’ orang nomor satu kampus itu. Kegerahan sang suami terlihat terang, di tengah sorotan berbagai elemen di media, sang suami yang juga memiliki media online itu bikin cerita, dalam upaya menepis carut-marut Cados yang sudah terbentang di meja sang Menteri di Jl Lapangan Benteng, Jakarta.

BACA JUGA:  Abaikan Sosial Distancing, Warga Medan Padati Kantor Dinsos Urus SKTM

Selanjutnya, ada nama cewek muda HRH, sebagai orang yang dipersiapkan menjadi guru komunikasi penyiaran Islam, konon merupakan pacar seorang ‘anak main’ petinggi yang belakangan ini terlibat hubungan kerjasama di bidang hukum kampus itu.
Mungkin kalau terus dikorek-korek, tiga dari 65 nama yang direkomendasikan meminjam lisensi kampus tetangga sebelah berdalih independen ini sangatlah sedikit, karenanya wajar jika pak Menteri segera membatalkan proses rekrut guru sebagai sumber kebaikan generasi bangsa itu.

Semua yang lolos, agaknya tengah galau tak terkendali. Pasalnya, apa tah jadi, begitu pak Menteri membatalkan proses menilai kompetensi sang pengajar yang diributi elemen masyarakat sebagai dugaan kecurangan itu. D|Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Update OTT Syah Afandin, KPK Dijadwalkan Periksa Kadis SDABMBK Medan
Bobby Nasution Gelontorkan Rp50 Miliar untuk UMKM Sumut
Desa Sipaku Area Resmi Sandang Status Desa Binaan Imigrasi
Video Diduga Aktivitas Narkotika di Rutan Kelas I Medan Beredar, Klarifikasi Masih Dinanti
Andes Radytya: Dari Aktor Film & Dunia Politik, Kini Resmi Menyandang Gelar Advokat
Wisuda Periode II Unika Santo Thomas Tahun Akademik 2025/2026: Lepas 534 Lulusan
Kepengurusan KSMI Kota Medan Dibekukan Pengprov KSMI Sumut, Ini Tiga Alasannya
BPIP & DPR RI Gelar Penguatan Relawan Gerakan Kebajikan Pancasila di Medan
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 18:35 WIB

Update OTT Syah Afandin, KPK Dijadwalkan Periksa Kadis SDABMBK Medan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 16:28 WIB

Bobby Nasution Gelontorkan Rp50 Miliar untuk UMKM Sumut

Jumat, 21 Agustus 2026 - 11:16 WIB

Desa Sipaku Area Resmi Sandang Status Desa Binaan Imigrasi

Kamis, 20 Agustus 2026 - 16:32 WIB

Video Diduga Aktivitas Narkotika di Rutan Kelas I Medan Beredar, Klarifikasi Masih Dinanti

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 12:47 WIB

Andes Radytya: Dari Aktor Film & Dunia Politik, Kini Resmi Menyandang Gelar Advokat

Berita Terbaru

Prabowo Subianto bertolak ke Kalimantan hari ini

Jakarta

Prabowo Subianto bertolak ke Kalimantan

Sabtu, 22 Agu 2026 - 15:13 WIB

Program PM-AAS Gebrakan Baru Pertanian Samosir. (Foto:Ist)

Kabupaten Samosir

Program PM-AAS Gebrakan Baru Pertanian Samosir

Sabtu, 22 Agu 2026 - 13:51 WIB