Percepat Pelaksanaan BKP 2026, Pj Sekdaprov Sumut: Daerah yang Cepat Berpeluang Dapat Bantuan Tahap II

- Penulis

Kamis, 18 Juni 2026 - 16:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara Sulaiman Harahap (tengah) menyampaikan arahan dalam Rapat Koordinasi Sinkronisasi Entry Data Program Hasil Terbaik Cepat, Program Strategis Daerah, dan Bantuan Keuangan Provinsi Tahun 2026, yang berlangsung di Aula Raja Inal Siregar Kantor Gubernur Sumut, Medan, Kamis (18/6/2026). Foto: Ist.

Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara Sulaiman Harahap (tengah) menyampaikan arahan dalam Rapat Koordinasi Sinkronisasi Entry Data Program Hasil Terbaik Cepat, Program Strategis Daerah, dan Bantuan Keuangan Provinsi Tahun 2026, yang berlangsung di Aula Raja Inal Siregar Kantor Gubernur Sumut, Medan, Kamis (18/6/2026). Foto: Ist.

Medan-Mediadelegasi: Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara, Sulaiman Harahap, meminta seluruh Pemerintah Kabupaten dan Kota yang menerima Bantuan Keuangan Provinsi (BKP) Tahun 2026 segera menyelesaikan proses pergeseran anggaran serta mempercepat pelaksanaan tender dan lelang program yang telah disepakati. Langkah ini dinilai sangat penting agar seluruh kegiatan pembangunan prioritas dapat berjalan tepat waktu dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

Pernyataan tersebut disampaikan Sulaiman saat membuka Rapat Koordinasi Sinkronisasi Entry Data Dukungan Pemerintah Kabupaten/Kota terhadap Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC), Program Strategis Daerah (PSD), dan Bantuan Keuangan Provinsi Tahun 2026. Kegiatan berlangsung di Aula Raja Inal Siregar Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro Nomor 30, Medan, pada Kamis (18/6/2026).

Sulaiman menjelaskan bahwa tahun anggaran 2026 merupakan tahun kedua pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Sumut periode 2025–2029. Pada masa ini, Pemerintah Provinsi terus mendorong akselerasi pembangunan melalui dua jalur utama, yaitu Program Hasil Terbaik Cepat serta 52 Proyek Strategis Daerah yang menjadi fokus utama pembangunan di seluruh wilayah.

Program Hasil Terbaik Cepat mencakup berbagai kebijakan unggulan, mulai dari Program Unggulan Bersekolah Gratis, Program Berobat Gratis melalui jaminan kesehatan universal, Program Jaminan Kestabilan Harga Komoditi Pangan, hingga sistem pelayanan publik digital yang cepat dan andal. Selain itu, juga meliputi pembangunan infrastruktur, penguatan irigasi pertanian, penyediaan perumahan layak, serta layanan bantuan hukum bagi masyarakat.

BACA JUGA:  Mengurus yang sakit, Menguatkan yang Lemah : Perjuangan Bobby berbuah UHC Award

“Seluruh program ini merupakan bagian dari upaya percepatan pembangunan yang harus didukung penuh oleh pemerintah kabupaten dan kota. Pelaksanaannya harus berjalan tepat waktu dan tepat sasaran agar hasilnya dapat segera dirasakan oleh warga,” tegas Sulaiman.

Namun berdasarkan data per 10 Juni 2026, dari total 29 kabupaten dan kota yang menerima BKP, baru enam daerah yang berhasil menyelesaikan proses tender dan lelang program. Kondisi ini menjadi perhatian tersendiri agar tidak menghambat laju pembangunan yang telah direncanakan.

“Perlu kami ingatkan, Bapak Gubernur telah menegaskan bahwa semakin cepat pelaksanaan BKP Tahun 2026 Tahap I diselesaikan, semakin besar peluang daerah tersebut mendapatkan dukungan dana BKP Tahap II di tahun yang sama,” jelasnya.

Menurut Sulaiman, kecepatan pelaksanaan program menjadi sangat krusial mengingat kebutuhan pendanaan pembangunan terus meningkat, sementara kondisi keuangan daerah masih menghadapi berbagai keterbatasan. Oleh karena itu, setiap kesempatan yang diberikan harus dimanfaatkan secara optimal.

Ia meminta Badan Keuangan dan Aset Daerah, Bappeda, Badan Pendapatan Daerah, serta seluruh perangkat daerah teknis untuk segera menuntaskan seluruh tahapan administrasi yang diperlukan agar tidak ada lagi keterlambatan dalam penyaluran maupun pelaksanaan kegiatan.

BACA JUGA:  Pastikan, Bobby Jamin Pelayanan Publik Aktif Pascabencana

“Manfaatkan sebaik-baiknya bantuan dari provinsi ini. Jika program yang telah disepakati dapat diselesaikan dengan baik dan sesuai aturan, maka kesempatan untuk mendapatkan bantuan tambahan pada tahap kedua akan semakin terbuka lebar,” tambahnya.

Pj Sekdaprov juga menegaskan bahwa seluruh program yang dibiayai melalui BKP harus selaras dengan visi dan misi RPJMD Sumut 2025–2029, yang bertujuan mempercepat pertumbuhan daerah, memperbaiki tata kelola pemerintahan, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara merata.

Selain itu, ia mengingatkan pentingnya ketepatan waktu dalam pengisian dan sinkronisasi data. Informasi yang tercatat dalam sistem akan menjadi acuan utama untuk memantau perkembangan pelaksanaan kegiatan sekaligus menjadi salah satu pertimbangan dalam penyusunan anggaran dan penyaluran bantuan tahap selanjutnya.

Mengenai mekanisme pencairan dana, Sulaiman menjelaskan bahwa BKP akan disalurkan dalam dua tahap. Tahap pertama sebesar 50 persen, sedangkan sisanya baru akan dicairkan setelah pelaksanaan program berjalan sesuai rencana dan memenuhi persyaratan yang ditetapkan.

Ia juga memberikan penegasan tegas bahwa tidak diperbolehkan adanya pengalihan rencana kegiatan setelah dana diterima. “Apa yang sudah disepakati itulah yang harus dikerjakan. Tidak ada perubahan atau pengalihan tujuan penggunaan dana, demi menjaga akuntabilitas dan transparansi keuangan daerah,” pungkasnya. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

TP PKK Sumut Monitoring Program di Karo: Pastikan 10 Pokok Program dan Aku Hatinya PKK Berjalan Tepat Sasaran
Kahiyang Ayu Apresiasi Program AKU HATINYA PKK Kota Tebingtinggi, Dorong Ketahanan Pangan dan Lingkungan Sehat
Sumatera Utara Ditunjuk Jadi Tuan Rumah IMT-GT 2026: Peluang Emas Dorong Ekonomi dan Daya Saing Regional
PDIP ‘Serang’ Bobby Soal Kompensasi PLN, Gerindra dan Golkar Membela
Seleksi Komisioner KI Sumut 2026–2030: Gubernur Bobby Minta Objektif, 40 Peserta Bersaing Rebut 15 Kursi ke Tahap Berikutnya
Wagub Sumut Surya Buka Sensus Keluarga dan Ekonomi 2026: Data Akurat Kunci Kebijakan Tepat Sasaran
Erni Ariyanti Sitorus Temui Massa Aksi BEM USU di DPRD Sumut, Terima Sembilan Tuntutan Mahasiswa
PGMNI Sumut dan Kesbangpol Bahas Langkah Besar untuk Tingkatkan Kesejahteraan Guru Madrasah di Sumut
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 16:46 WIB

Percepat Pelaksanaan BKP 2026, Pj Sekdaprov Sumut: Daerah yang Cepat Berpeluang Dapat Bantuan Tahap II

Kamis, 18 Juni 2026 - 16:32 WIB

TP PKK Sumut Monitoring Program di Karo: Pastikan 10 Pokok Program dan Aku Hatinya PKK Berjalan Tepat Sasaran

Kamis, 18 Juni 2026 - 15:43 WIB

Kahiyang Ayu Apresiasi Program AKU HATINYA PKK Kota Tebingtinggi, Dorong Ketahanan Pangan dan Lingkungan Sehat

Rabu, 17 Juni 2026 - 17:52 WIB

Sumatera Utara Ditunjuk Jadi Tuan Rumah IMT-GT 2026: Peluang Emas Dorong Ekonomi dan Daya Saing Regional

Rabu, 17 Juni 2026 - 17:44 WIB

PDIP ‘Serang’ Bobby Soal Kompensasi PLN, Gerindra dan Golkar Membela

Berita Terbaru