Deliserdang-Mediadelegasi: Sungai Betala mengalir di bawah jembatan jalan lintas Delitua-Penen, Kecamatan Sibiru-biru, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara.
Dari arah Medan, agar dapat sampai ke air terjun Lau Betala atau Lau Rakit kita terlebih dahulu melewati pemandiam alam Sibiru-biru.
Sekira tiga kilometer melintasi jembatan Sungai Sibiru-biru, berbelok ke kanan kita akan mendapati plank penunjuk arah air terjun.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Air terjun Lau Betala sering disebut dengan air terjun Biru Indah, berlokasi di Desa Sarilaba Jahe Penen, Kecamatan Sibiru-biru.
Akses masuk menuju air terjun berupa paving block dan semen, pinggiran jalan juga dihiasi dengan tanaman bunga yang membuat mata pengunjung lebih segar. Di sekitar air terjun kolam berbatu dan berpasir tampak membingkai kawasan.
Air terjun Betala masih alami, udara atau hawa masih terasa segar karena masih banyak pepohonan besar. Memiliki tiga tingkatan yang ketinggian lebih kurang 25 meter dan relatif aman untuk anak-anak mandi.
Pengelola juga menyediakan pondok agar pengunjung bisa beristirahat. Toilet dan kamar ganti juga tersedia bahkan musala ada di sana.
Tebing cadas di kanan kiri air terjun juga terlihat eksotis. Kawasan bersih tanpa sampah. Ini menandakan di hulu air terjun tidak ada pemukiman atau orang yang buang sampah sembarangan.
Bolang Ginting, 69, pemilik tempat wisata di lahan pribadi kepada Mediadelegasi, menyarankan pengunjung yang ingin benar-benar santai agar datang di hari biasa, bukan hari libur. Kata Bolang, hari libur pengunjung terlalu penat dan padat.
Berkunjung ke air terjun Lau Betala, cukup dengan merogoh uang receh. Membayar uang masuk lokasi Rp4 ribu, parkir Rp2 ribu untuk kendaraan roda dua dan Rp3 ribu bagi kendaraan roda empat. Jajanan ringan tersedia di lokasi ini dengan harga relatif terjangkau.
Sayangnya objek wisata ini belum tersentuh oleh perhatian pemerintah setempat. Belum terkelola secara profesional.
Bolang masih membangun dan mengelola sendiri kawasan ini, menjadi sumber pemasukan uang penduduk kawasan Lau Betala. D|Med-54












