Atasi Pengangguran, Pemerintah Luncurkan Program Magang Berbayar untuk Fresh Graduate

- Penulis

Selasa, 30 September 2025 - 18:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto. (Foto:Ist)

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto. (Foto:Ist)

Jakarta-Mediadelegasi : Pemerintah Indonesia, melalui Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, mengumumkan rencana peluncuran program magang berbayar yang termasuk dalam paket stimulus ekonomi.

Program ini dijadwalkan akan diluncurkan pada tanggal 15 Oktober mendatang, dengan target utama menyerap 20 ribu fresh graduate atau lulusan perguruan tinggi yang belum mendapatkan pekerjaan dalam kurun waktu satu tahun terakhir.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengungkapkan bahwa saat ini pemerintah sedang gencar melakukan sosialisasi kepada berbagai perusahaan. Tujuannya adalah untuk menginformasikan detail program sekaligus meminta perusahaan untuk mendata kebutuhan peserta magang yang bisa mereka tampung.

“Tadi pagi di Kemnaker dibahas mengenai launching program magang untuk mahasiswa yang baru lulus. Program ini diharapkan bisa diluncurkan 15 Oktober,” ujar Airlangga saat ditemui di Kantor Kemenko Perekonomian, Selasa (30/9/2025).

Program magang ini dirancang sebagai jembatan antara para lulusan baru dengan dunia industri. Pemerintah berharap program ini dapat mempercepat proses penyerapan tenaga kerja baru oleh perusahaan dan pada akhirnya mengurangi angka pengangguran di kalangan fresh graduate.

BACA JUGA:  Reorientasi pemerintahan Prabowo menuju swasembada pangan

Airlangga menambahkan bahwa pemerintah memberikan waktu sosialisasi hingga tanggal peluncuran agar perusahaan memiliki waktu yang cukup untuk mengidentifikasi dan mendaftarkan kebutuhan mereka terkait peserta magang.

“Dari sekarang sampai 15 Oktober dilakukan sosialisasi dengan perusahaan-perusahaan, di mana perusahaan diharapkan melisting kebutuhan mereka,” sambungnya.

Target utama dari program ini adalah para lulusan yang belum mendapatkan pekerjaan dalam waktu kurang dari satu tahun setelah kelulusan. Mereka dapat mendaftarkan diri melalui platform SIAPKerja milik Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker).

“Sekarang di SIAPKerja sudah diketahui jumlah lulusan dalam satu tahun terakhir, karena itu semuanya mengacu pada data Kemenristek.

Jadi lulusannya sudah ada, sehingga nanti mereka yang mendaftar, kalau lulusnya memang dalam satu tahun terakhir, sudah ada databasenya di sana,” jelas Airlangga.

Program Magang Lulusan Perguruan Tinggi ini akan berlangsung selama enam bulan, terhitung sejak Oktober hingga Desember 2025, dan berlanjut dari Januari hingga Maret 2026.

BACA JUGA:  KPK OTT di Sulawesi Tenggara, Bupati Kolaka Timur Diduga Terjaring

Setiap peserta magang akan menerima uang saku yang setara dengan Upah Minimum Provinsi (UMP) selama masa pemagangan.

Dengan adanya program ini, pemerintah berharap para fresh graduate mendapatkan pengalaman kerja yang berharga, meningkatkan keterampilan, dan membuka peluang karir yang lebih baik di masa depan.

Sementara itu, perusahaan juga diuntungkan dengan mendapatkan tenaga kerja muda yang potensial dan dapat berkontribusi pada perkembangan bisnis mereka.

Program ini merupakan salah satu langkah strategis pemerintah dalam mengatasi masalah pengangguran di kalangan generasi muda serta meningkatkan daya saing sumber daya manusia Indonesia di era globalisasi.

Pemerintah mengajak seluruh perusahaan di Indonesia untuk berpartisipasi aktif dalam program ini dan memberikan kesempatan kepada para fresh graduate untuk mengembangkan potensi mereka.D|Red.

 

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pertamina Resmi Naikkan Harga Pertamax
Nama Raffi Ahmad Terseret Dalam Kasus Dugaan Suap Importasi Barang di Bea Cukai
​Kurs Rupiah Terpuruk di Angka Rp18.000, Hasto Kristiyanto Kritik Keras Manajemen Pemerintahan
Tuntut Kepastian Operasional, Investor Dapur SPPG di Wilayah 3T Geruduk Kantor BGN
Rupiah Hancur! Tembus Rp18.175 per Dolar AS
Korlantas Polri Memutuskan Menunda Pelaksanaan Operasi Patuh 2026
Mulai 8 Hingga 21 Juni 2026 Operasi Patuh Digelar Serentak se-Indonesia, Nomor Plat Kendaraan Jadi Prioritas Utama
Daftar Final 23 Pemain Timnas Indonesia: Debut Mathew Baker & Kembalinya Marselino Ferdinan
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 07:47 WIB

Pertamina Resmi Naikkan Harga Pertamax

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:03 WIB

Nama Raffi Ahmad Terseret Dalam Kasus Dugaan Suap Importasi Barang di Bea Cukai

Selasa, 9 Juni 2026 - 09:30 WIB

​Kurs Rupiah Terpuruk di Angka Rp18.000, Hasto Kristiyanto Kritik Keras Manajemen Pemerintahan

Selasa, 9 Juni 2026 - 08:26 WIB

Tuntut Kepastian Operasional, Investor Dapur SPPG di Wilayah 3T Geruduk Kantor BGN

Senin, 8 Juni 2026 - 13:02 WIB

Rupiah Hancur! Tembus Rp18.175 per Dolar AS

Berita Terbaru