Lepas Jabatan Menkeu, Purbaya: Mau Pensiun Aja, Capek Sudah Tua

Selasa, 15 September 2026 - 12:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mantan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa tampak berseloroh saat meninggalkan ruang kerja di Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (15/9/2026). Foto: Ist.

Mantan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa tampak berseloroh saat meninggalkan ruang kerja di Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (15/9/2026). Foto: Ist.

Jakarta-Mediadelegasi: Mantan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membuka suara seiring berakhirnya masa jabatannya sebagai Bendahara Negara. Saat ditanya awak media mengenai rencana kegiatannya setelah tidak lagi memimpin Kementerian Keuangan, Purbaya menjawab dengan nada santai dan penuh kelakar.

“Mau pensiun aja, capek udah tua,” ujar Purbaya di Gedung Djuanda I Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (15/9/2026). Ucapan lugas tersebut disampaikan seiring berlangsungnya proses serah terima jabatan Menteri Keuangan kepada penggantinya, Suahasil Nazara.

Saat awak media kemudian berkelakar menanyakan apakah Purbaya akan menggelar acara syukuran atau jamuan makan bersama seusai lepas dari jabatan, Purbaya pun menyahut dengan seloroh yang membuat suasana menjadi cair. “Eh, udah pensiun, gak punya duit,” tuturnya sambil tersenyum, menunjukkan kerendahan hati sekaligus keakraban dengan para jurnalis yang selama ini meliputnya.

Diketahui, peralihan kepemimpinan di Kementerian Keuangan ini menyusul pelantikan Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan yang baru oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, pada Senin (14/9/2026). Dengan demikian, masa kepemimpinan Purbaya di Kemenkeu pun resmi berakhir setelah menjabat selama kurang lebih satu tahun.

Usai dilantik menjadi Menteri Keuangan, Suahasil Nazara mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto memberikan arahan khusus yang harus dipegang teguh dalam menjalankan tugasnya. Arahan tersebut tidak lain adalah menjaga kesehatan sekaligus kredibilitas keuangan negara agar tetap terjaga dan dipercaya oleh masyarakat.

BACA JUGA:  Berdaulat: Energi di Tangan Sendiri

“Arahan khusus dari Bapak Presiden adalah untuk menjaga keuangan negara. Artinya menjaga kesehatannya, menjaga kredibilitas dari keuangan negara tersebut,” ujar Suahasil di hadapan awak media seusai prosesi pelantikan berlangsung di Istana Negara.

Suahasil menjelaskan lebih lanjut bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara harus mampu menopang sepenuhnya pelaksanaan program-program prioritas pemerintah. Oleh karena itu, kondisi fiskal negara harus dipastikan tetap sehat dan berkelanjutan agar tidak membebani generasi mendatang.

Selain menjaga agar APBN tetap sehat dan berkelanjutan, Presiden Prabowo juga menekankan pentingnya menjaga agar fiskal negara tetap memiliki kredibilitas yang tinggi. Artinya, setiap angka yang tercantum dalam anggaran harus dapat dipertanggungjawabkan, transparan, dan benar-benar dapat dipercaya oleh seluruh pemangku kepentingan.

“APBN itu harus dapat dipercaya. Dan untuk itu, kita akan melanjutkan dengan Kementerian Keuangan yang selama ini sudah bekerja dengan sangat keras, akan melanjutkan menjaga keuangan negara tersebut menjadi APBN yang nantinya bisa menumbuhkan dan juga bisa betul-betul menstabilkan ekonomi Indonesia,” tegas Suahasil menegaskan komitmennya.

BACA JUGA:  Kejagung Ungkap Kecurangan Pengadaan Motor Listrik BGN, Andri Mulyono Jadi Tersangka Kelima

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka pun turut menyambut baik pelantikan Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan yang baru. Gibran menilai latar belakang pendidikan, pengalaman, serta kompetensi yang dimiliki Suahasil merupakan modal yang sangat tepat untuk mengelola APBN agar lebih sehat dan kredibel.

Selama memimpin Kementerian Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa diketahui telah melahirkan sejumlah kebijakan fiskal yang berorientasi pada pertumbuhan ekonomi. Mulai dari penguatan penerimaan negara melalui ekstensifikasi dan penegakan hukum perpajakan, optimalisasi sistem Coretax, hingga pengendalian defisit APBN yang tetap terjaga pada angka 2,85 persen.

Kini, tongkat estafet pengelolaan keuangan negara berada di tangan Suahasil Nazara. Dengan arahan Presiden Prabowo untuk menjaga kesehatan dan kredibilitas APBN, seluruh jajaran Kementerian Keuangan diharapkan dapat bekerja secara berkesinambungan melanjutkan langkah-langkah yang telah dirintis sekaligus menyempurnakannya demi pertumbuhan ekonomi Indonesia yang berkelanjutan. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Penulis : Tagor

Editor : Alan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Red Notice Riza Chalid Terbit, Interpol Buru di 196 Negara
Komdigi Berantas Judi Online, Bidik Aliran Dana Rp957 Miliar
Kejagung Serahkan 5 Tersangka Korupsi Pengadaan Motor Listrik MBG, Kerugian Negara Rp863,8 Miliar
Denny Indrayana Desak Prabowo Sampaikan Sikap Resmi Soal Putusan MK Terkait Ijazah Gibran
PDIP Tegaskan Pencopotan Foto Gibran di Sukabumi Tindakan Pribadi
Letkol Arman Ditahan, Sewakan Rumah Dinas TNI Cijantung Jadi Markas Judol
Pemilik Rumah Dinas TNI di Cijantung Ditahan, Markas Judol Terbongkar
Sikap Parpol Pasca Putusan MK: Dari Imbau Hentikan Polemik Hingga Usul Pansus Pemakzulan
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 14:21 WIB

Red Notice Riza Chalid Terbit, Interpol Buru di 196 Negara

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 14:14 WIB

Komdigi Berantas Judi Online, Bidik Aliran Dana Rp957 Miliar

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 11:55 WIB

Kejagung Serahkan 5 Tersangka Korupsi Pengadaan Motor Listrik MBG, Kerugian Negara Rp863,8 Miliar

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 11:06 WIB

Denny Indrayana Desak Prabowo Sampaikan Sikap Resmi Soal Putusan MK Terkait Ijazah Gibran

Jumat, 9 Oktober 2026 - 16:04 WIB

PDIP Tegaskan Pencopotan Foto Gibran di Sukabumi Tindakan Pribadi

Berita Terbaru

Pembalap Ducati Lenovo, Marc Marquez, beraksi dalam sprint race MotoGP Mandalika 2026 di Sirkuit Mandalika, Lombok, NTB, Sabtu (10/10/2026). Marquez berhasil meraih kemenangan setelah menyalip Jorge Martin saat balapan menyisakan lima lap. Foto: Ist.

Olahraga

Marc Marquez Juara Sprint Race MotoGP Mandalika 2026

Sabtu, 10 Okt 2026 - 14:53 WIB

Mohammad Riza Chalid (MRC), tersangka kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang PT Pertamina periode 2018–2023, yang resmi masuk daftar buronan internasional setelah Interpol menerbitkan Red Notice pada 23 Januari 2026. Foto: Ist.

Nasional

Red Notice Riza Chalid Terbit, Interpol Buru di 196 Negara

Sabtu, 10 Okt 2026 - 14:21 WIB

Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid. Foto: Ist.

Nasional

Komdigi Berantas Judi Online, Bidik Aliran Dana Rp957 Miliar

Sabtu, 10 Okt 2026 - 14:14 WIB