Berdaulat: Energi di Tangan Sendiri

Senin, 12 Januari 2026 - 18:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Prabowo Resmikan Kilang Raksasa RDMP Balikpapan. Foto: Ist.

Prabowo Resmikan Kilang Raksasa RDMP Balikpapan. Foto: Ist.

Medan-Mediadelegasi: Presiden Prabowo Subianto dengan tegas menyatakan pentingnya kemandirian bangsa, khususnya di sektor energi, sebagai kunci untuk mewujudkan Indonesia yang berdaulat dan tidak bergantung pada negara lain. Penegasan ini disampaikan saat meresmikan Infrastruktur Energi Terintegrasi Pertamina atau Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan, Kalimantan Timur, Senin (12/1/2026).

 

Prabowo: Kita Harus Jadi Bangsa Yang Percaya Diri dan Berdaulat

Prabowo menekankan bahwa bangsa Indonesia harus memiliki rasa percaya diri dan kebanggaan terhadap kemampuan serta prestasi yang telah diraih. Menurutnya, sikap rendah diri hanya akan menghambat kemajuan bangsa sendiri dalam bersaing dengan negara lain di kancah global.

“Kita harus jadi bangsa yang percaya diri dan berdaulat. Kita harus jadi bangsa yang bangga dengan prestasi kita. Kita tidak boleh jadi bangsa yang rendah diri, bangsa yang selalu merasa kalah, merasa selalu tidak mampu bersaing sama bangsa lain. Kita tidak boleh,” kata Prabowo dengan nada bersemangat.

BACA JUGA:  Prof. Dr . Midian Sirait Layak Diusulkan jadi Pahlawan Nasional

Dia menyampaikan bahwa dalam setiap bidang kehidupan, Indonesia harus tampil sebagai bangsa berdaulat yang kuat dan mampu berdiri di atas kaki sendiri. Hal tersebut, kata Prabowo, menjadi dasar penting bagi pembangunan nasional yang berkelanjutan dan berorientasi pada kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia.

“Karena itu saya berbahagia, bangga hari ini satu langkah lagi di bidang energi kita menuju kemampuan kita untuk mandiri. Kemampuan kita untuk berdiri di atas kaki kita sendiri,” katanya, mengungkapkan kebanggaannya atas kemajuan yang telah dicapai dalam sektor energi.

Prabowo secara tegas menolak ketergantungan Indonesia terhadap pasokan energi dari luar negeri. Apalagi, Prabowo menilai Indonesia memiliki sumber daya yang cukup dan telah dianugerahi kekayaan alam yang besar oleh Tuhan Yang Maha Esa.

“Kita tidak boleh tergantung energi kita dari luar. Tidak boleh. Kita ingin merdeka dan kita mampu. Kita miliki semua, diberi karunia oleh Yang Maha Kuasa, tinggal kita mampu atau tidak sebagai bangsa,” katanya, menyerukan semangat untuk memanfaatkan potensi yang dimiliki bangsa.

BACA JUGA:  Pivoting Energi Nasional: AS Jadi Sandaran Impor Minyak

 

Baca Juga : https://mediadelegasi.id/jenguk-ikn-prabowo-genjot-energi/

RDMP Balikpapan merupakan salah satu proyek terbesar yang dimiliki badan usaha milik negara (BUMN). Proyek ini bernilai investasi 7,4 miliar dolar AS atau setara dengan Rp123 triliun dan dikelola oleh PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) melalui anak usahanya, PT Kilang Pertamina Balikpapan (KPB).

Proyek RDMP Balikpapan bertujuan untuk memodernisasi sekaligus meningkatkan kapasitas kilang Pertamina Balikpapan. Dengan pengembangan ini, kilang tersebut akan menjadi kilang terbesar di Indonesia dan diharapkan dapat memenuhi kebutuhan energi dalam negeri.

Keberadaan RDMP Balikpapan akan meningkatkan kapasitas pengolahan minyak dari sekitar 260.000 barel per hari menjadi 360.000 barel per hari. Kapasitas tersebut setara dengan hampir seperempat kebutuhan BBM nasional dan diharapkan dapat mengurangi ketergantungan pada impor. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGE NEWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KPK Periksa Anggota BPK Bobby Adhityo Rizaldi Terkait Dugaan Suap Audit Muara Enim
Dr. Maruli Siahaan Minta Efisiensi Anggaran Kementerian Hukum Tidak Mengurangi Kualitas Pelayanan Publik
Kemnaker Luncurkan Pelatihan Berbasis Kompetensi, Tingkatkan Profesionalisme Pejabat Fungsional
Jaksa Agung Kirim Usulan Nama Pengganti Febrie Adriansyah ke Presiden, Kuntadi Jadi Calon Utama
Kejagung Bentuk Tim Khusus Mantan Penyidik KPK Usut Kasus Korupsi Febrie Adriansyah
Polda Metro Jaya Serahkan Bukti dan Hadirkan Ahli di Sidang Praperadilan Roy Suryo
Dr. Maruli Siahaan Dorong Reformasi Pemasyarakatan Berbasis Dampak dan Percepatan Penanganan Overkapasitas Lapas.
Maruli Siahaan: Kasus Kekerasan Seksual terhadap Remaja di Sampang adalah Tragedi Kemanusiaan, Negara Wajib Hadir Melindungi Korban
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 11:55 WIB

Dr. Maruli Siahaan Minta Efisiensi Anggaran Kementerian Hukum Tidak Mengurangi Kualitas Pelayanan Publik

Rabu, 15 Juli 2026 - 16:37 WIB

Kemnaker Luncurkan Pelatihan Berbasis Kompetensi, Tingkatkan Profesionalisme Pejabat Fungsional

Rabu, 15 Juli 2026 - 15:36 WIB

Jaksa Agung Kirim Usulan Nama Pengganti Febrie Adriansyah ke Presiden, Kuntadi Jadi Calon Utama

Rabu, 15 Juli 2026 - 15:14 WIB

Kejagung Bentuk Tim Khusus Mantan Penyidik KPK Usut Kasus Korupsi Febrie Adriansyah

Rabu, 15 Juli 2026 - 12:14 WIB

Polda Metro Jaya Serahkan Bukti dan Hadirkan Ahli di Sidang Praperadilan Roy Suryo

Berita Terbaru