Data terbaru BNPB menyebutkan bahwa jumlah korban tewas akibat banjir dan tanah longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat terus bertambah menjadi 442 jiwa. Sementara itu, total korban hilang di tiga provinsi mencapai 402 jiwa.
Petugas gabungan masih terus menangani pengungsian yang tersebar di sejumlah titik, antara lain 3.600 jiwa di Tapanuli Utara, 1.659 jiwa di Tapanuli Tengah, 4.661 jiwa di Tapanuli Selatan, 4.456 jiwa di Kota Sibolga, 2.200 jiwa di Humbang Hasundutan, dan 1.378 jiwa di Mandailing Natal.
BNPB mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana susulan, terutama di wilayah-wilayah yang rawan longsor dan banjir. Masyarakat juga diimbau untuk mengikuti arahan dari petugas terkait evakuasi dan penanganan bencana.
Pemerintah terus berupaya untuk memberikan bantuan yang dibutuhkan oleh para korban bencana dan memastikan pemulihan wilayah terdampak dapat segera dilakukan. D|Red.
Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.






