Bobby Ajak Masyarakat Sumut Terima Penetapan Empat Pulau dengan Lapang Dada

- Penulis

Selasa, 17 Juni 2025 - 19:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur  Sumut  Bobby Afif Nasution  bersama Gubernur Aceh Muzakir Manaf serta  Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco, Mendagri Tito Karnavian dan  Mensesneg Prasetyo Hadi, mengikuti rapat terbatas yang dipimpin  langsung Presiden Prabowo Subianto melalui video conference atau secara daring,  di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (17/6). Foto: IG

Gubernur Sumut Bobby Afif Nasution bersama Gubernur Aceh Muzakir Manaf serta Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco, Mendagri Tito Karnavian dan Mensesneg Prasetyo Hadi, mengikuti rapat terbatas yang dipimpin langsung Presiden Prabowo Subianto melalui video conference atau secara daring, di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (17/6). Foto: IG

Medan-Mediadelegasi:  Gubernur Sumatera  Utara   (Sumut)  Bobby Afif Nasution  mengajak masyarakat di wilayahnya untuk menerima keputusan Pemerintah pusat menetapkan  empat pulau sengketa masuk Provinsi Aceh  dengan lapang dada.

Bobby turut mengucapkan terima kasih kepada Presiden RI Prabowo Subianto yang telah mencari jalan keluar untuk menyelesaikan polemik empat pulau tersebut.

“Kepada seluruh masyarakat Sumatera Utara, mari kita terima keputusan ini dengan lapang dada dan semangat kebersamaan,” tulis Bobby dalam akun resmi Instagramnya @bobbynst, seperti dilansir Mediadelegasi Medan, Selasa (17/6).

Diketahui,  Presiden Prabowo Subianto memutuskan untuk status Pulau Panjang, Pulau Lipan, Pulau Mangkir Gadang, dan Pulau Mangkir Ketek masuk dalam wilayah administratif Provinsi Aceh

Usai diputuskan oleh Presiden Prabowo Subianto bahwa empat pulau yang menjadi polemik masuk ke dalam wilayah administratif Aceh, Bobby  mengingatkan seluruh elemen masyarakat agar jangan mudah terprovokasi oleh narasi yang dapat memecah belah.

BACA JUGA:  Pembangunan Kota Medan Masif di Era Bobby

“Aceh adalah saudara dan tetangga kita.  Kita semua tetap satu dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” tulis Bobby.

Berdasarkan hasil rapat secara daring yang dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo, lanjut Gubernur Sumut,  diketahui bahwa permasalahan ini telah berlangsung sejak lama, dimulai pada tahun 1992.

“Saat itu saya baru berusia 1 tahun,” tulis Bobby.

Kesepakatan yang muncul ketika itu mendasarkan batas wilayah antara Aceh dan Sumatera Utara pada peta topografi TNI Angkatan Darat tahun 1978, yang menunjukkan bahwa keempat pulau tersebut berada dalam wilayah Aceh.

Pada tahun 2008, kata Bobby, ketika dirinya  masih duduk di bangku SMA, Gubernur Aceh kala itu tidak memasukkan keempat pulau ini ke dalam wilayah Aceh, sedangkan Gubernur Sumut saat itu memasukkannya ke dalam wilayah Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng).

BACA JUGA:  Bobby Nasution Diusung Gerindra Maju Pilgub Sumut?

“Tahun 2017, ketika saya belum menjabat sebagai pejabat publik, keempat pulau tersebut kembali dinyatakan masuk ke wilayah Sumatera Utara, ” paparnya.

Kemudian pada tahun 2022, saat dirinya  menjabat sebagai Wali Kota Medan, Kepmendagri masih memasukkan empat pulau tersebut masih masuk dalam cakupan Tapanuli Tengah.

“Baru pada tahun 2025 inilah saya menandatangani surat penegasan batas wilayah, yang secara resmi menyatakan bahwa keempat pulau tersebut masuk ke dalam wilayah Provinsi Aceh,” demikian tulis Bobby dalam Instagramnya.  D|Red

Baca  artikel menarik lainnya dari mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rakha Firdaus Lubis dan Naufal Baginda, mendapatkan apresiasi resmi berupa Letter of Appreciation dari NASA
Pernah Praktik di Malahayati Medan, Prof Ridha yang Pernah Soroti Hilangnya Gelar Profesor di Pilkada
Publik Pertanyakan Waktu Pelaksanaan FGD LLDIKTI Wilayah I
​Rupiah Melemah Tembus Rp18.037,00 per Dolar AS
Viral Komunitas Lari Masuk Stadion Teladan, Bobby Nasution:Ampun Sekali Lihatnya
Dittipidnarkoba Bareskrim Bongkar Peredaran Narkoba di Diskotek New Zone Medan
Pemprov Sumut Gelar Geo Festival di Danau Toba dengan Anggaran Rp 2 M
Pemko Medan Anggarkan Rp300 Juta dari APBD 2026 untuk Rehabilitasi Ruangan di Kejati Sumut
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 22:27 WIB

Rakha Firdaus Lubis dan Naufal Baginda, mendapatkan apresiasi resmi berupa Letter of Appreciation dari NASA

Jumat, 5 Juni 2026 - 13:41 WIB

Pernah Praktik di Malahayati Medan, Prof Ridha yang Pernah Soroti Hilangnya Gelar Profesor di Pilkada

Kamis, 4 Juni 2026 - 17:07 WIB

Publik Pertanyakan Waktu Pelaksanaan FGD LLDIKTI Wilayah I

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:22 WIB

​Rupiah Melemah Tembus Rp18.037,00 per Dolar AS

Jumat, 29 Mei 2026 - 11:14 WIB

Viral Komunitas Lari Masuk Stadion Teladan, Bobby Nasution:Ampun Sekali Lihatnya

Berita Terbaru

KPK menggelar Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan, Senin (8/6/2026), dan menangkap Bupati Muara Enim, Edison. Foto: Ist.

Nasional

KPK Gelar OTT di Sumsel, Bupati Muara Enim Edison Ditangkap

Senin, 8 Jun 2026 - 17:35 WIB