Bocah Aria Raja Sianturi Dilarikan ke Medan

- Penulis

Rabu, 20 Oktober 2021 - 23:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasien Aria Raja Sianturi saat menunggu penanganan di ruang operasi RSUD Sidikalang. Foto: D|Ist

Pasien Aria Raja Sianturi saat menunggu penanganan di ruang operasi RSUD Sidikalang. Foto: D|Ist

Sidikalang-Mediadelegasi: Aria Raja Sianturi, 10, seorang pasien RSUD Sidikalang, harus dilarikan ke salah satu rumah sakit di Medan tanpa adanya surat rujukan,  setelah mendapat suntikan obat bius namun tidak jadi dioperasi.

Kejadian tersebut membuat keluarga pasien dan sejumlah warga marah-marah terhadap buruknya pelayanan tenaga medis RSUD milik Pemkab Dairi itu, Senin (18/10) sekira pukul 19.00 WIB.

Parlindungan Sihombing, 48, mewakili keluarga pasien kepada wartawan, Selasa (19/10) atau sehari setelah kejadian menceritakan kronologi peristiwa itu.

Menurutnya, pada hari Minggu (17/10) Aria Raja dibawa ke RSUD Sidikalang karena mengalami sakit di perutnya.  Setelah difoto, bocah itu kemudian didiagnosa mengalami infeksi usus dan disarankan untuk rawat inap.

BACA JUGA:  Hujan Angin Terjang Medan, Pohon Tumbang Timpa Mobil di Jalan Imam Bonjol

Dilanjutkannya, petugas medis belum puas dengan hasil diagnosa itu, sehingga disarankan kembali untuk melakukan cek darah pada Senin (18/10) di Pratami. Setelah menerima hasil cek darah, disarankan agar pasien dioperasi di bagian perut dan  disuruh puasa dulu  hingga pukul 17.00 WIB.

“Dokter yang menangani datang sekira pukul 19.00 WIB. Pasien sudah dibawa masuk ke ruang operasi. Berselang 1 jam, dokter keluar dari ruangan dan bilang alat operasi rusak,” ucap Sihombing.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Air Mineral Rp1 Miliar Setahun di Pemko Medan Disorot, Gen Z Sumut : “Mungkin Makhluk Halus Ikut Minum”
Zakiyuddin: Soal Sekda Tak Perlu Dibicarakan, Mekanismenya Sudah Diatur
Kritik Kebijakan Pemerintah, Ratusan Mahasiswa Kepung Gedung DPRD Sumut
Sorotan Kasus RS Islam Malahayati: Dugaan Malpraktik, Pembayaran Gelap, Dinkes Sumut Minta Maaf dan Minta Kemenkes Bertindak
Robi Barus Sosialisasikan Perda Perlindungan Anak di Helvetia
Ruko Penjual Bensin Eceran dan Elpiji di Medan Terbakar Hebat, Diduga Akibat Korsleting Listrik
Manajemen Rumah Sakit Islam Malahayati Medan Bungkam Soal “Mal Praktik” dan Pembayaran Administrasi Pasien ke Rekening Pribadi Prof dr RD
Rico Waas Masih Bungkam Soal Kasus di Dishub Medan, Mahasiswa Gelar Unjukrasa
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 12:18 WIB

Zakiyuddin: Soal Sekda Tak Perlu Dibicarakan, Mekanismenya Sudah Diatur

Senin, 15 Juni 2026 - 17:14 WIB

Kritik Kebijakan Pemerintah, Ratusan Mahasiswa Kepung Gedung DPRD Sumut

Senin, 15 Juni 2026 - 14:48 WIB

Sorotan Kasus RS Islam Malahayati: Dugaan Malpraktik, Pembayaran Gelap, Dinkes Sumut Minta Maaf dan Minta Kemenkes Bertindak

Minggu, 14 Juni 2026 - 17:43 WIB

Robi Barus Sosialisasikan Perda Perlindungan Anak di Helvetia

Jumat, 12 Juni 2026 - 15:53 WIB

Ruko Penjual Bensin Eceran dan Elpiji di Medan Terbakar Hebat, Diduga Akibat Korsleting Listrik

Berita Terbaru