Bupati Dairi Vickner Sinaga : 20 Hektar Lahan Akan Kami Siapkan Untuk Budidaya Jeruk

- Penulis

Selasa, 26 Agustus 2025 - 09:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Dairi Vickner Sinaga : 20 Hektar Lahan Akan Kami Siapkan Untuk Budidaya Jeruk

Bupati Dairi Vickner Sinaga : 20 Hektar Lahan Akan Kami Siapkan Untuk Budidaya Jeruk

Medan-Mediadelegasi: Bupati Dairi Vickner Sinaga hadiri koordinasi produksi dan hilirisasi komoditas jeruk yang diadakan di Ruang Rapat I Lantai II Kantor Gubernur Sumatera Utara, Senin (25/8/2025).

Pertemuan ini sebagai tindak lanjut dari pertemuan pertama yang telah diadakan sebelumnya pada bulan Mei 2025. Rapat koordinasi dihadiri langsung oleh Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution yang di dampingi oleh jajaran Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.

Gubernur Sumatera Utara mengatakan luas lahan jeruk untuk Sumatera Utara yang berada di Kabupaten Simalungun yakni 12.030 hektar. Rapat koordinasi ini diadakan karena adanya suatu organisasi atau badan, baik itu yayasan atau yang lainnya sangat konsen terhadap jeruk khususnya di Sumatera Utara.

Salah satunya adalah organisasi Agrari yang sangat konsen bagaimana jeruk bisa menjadi komoditi unggulan bagaimana agar hasil dan kualitasnya bisa lebih baik dan bersaing di pasar nasional.

“Banyak peluang yang bisa kita ambil baik dari sisi pemerintah daerah maupun pemerintah provinsi untuk para pelaku usaha. Terimakasih kepada kepala daerah yang sudah hadir, kita ingin mendapatkan paparan dari Agrari apa yang perlu dilakukan oleh pemerintah daerah agar jeruk di kawasan Sumatera Utara bisa bermanfaat untuk peningkatan ekonomi masyarakat,” kata Gubernur Bobby Nasution.

BACA JUGA:  Kapolda Sumut Apresiasi Masyarakat Jaga Situasi Selama Lebaran

Founder & CEO Agrari Robertus Theodore mengatakan Mei hingga Agustus 2025 dilakukan pemantauan terhadap lalat buah di Liang Melas Datas untuk menyelamatkan 967 ton jeruk dan berhasil selamatkan Rp 9,7 M. Robertus katakan yang perlu dilakukan adalah mematahkan arah serangan lalat buah dan petani harus terlibat aktif tentunya.

“Lalat buah harus kita lawan karena Sumatera Utara hasilkan 400.000 ton per tahun. Hanya jeruk Sumatera Utara yang mampu saingi kualitas jeruk impor. Namun realitanya 50% produksi jadi waste, sisanya 10% layak ekspor dan 40% lainnya berkualitas pasar tradisional. Oleh karena itu kita harus beralih dari pertanian tradisional menjadi pertanian modern,” ujar Robertus.

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Dairi Vickner Sinaga sampaikan untuk pengembangan komoditas jeruk, Kabupaten Dairi akan siapkan juga 20 hektar dari 362 hektar yang telah ada untuk lahan jeruk sebagai role model dan dipastikan akan ada. Hal itu dikatakan Bupati Dairi Vickner Sinaga sebagai wujud bahwa Dairi ikut untuk mengembalikan marwah jeruk ini.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Dairi Vickner Sinaga melaporkan beberapa program pembangunan yang telah berjalan. Beberapa program tersebut yakni Pemkab Dairi berupaya untuk memperbaiki infrastruktur ditengah efisiensi anggaran. Melalui prinsip gotong royong, jajaran Pemkab Dairi secara perlahan melakukan perbaikan infrastruktur. Selain itu Universal Health Centre (UHC) di Dairi sudah 100% berkat dukungan dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.

BACA JUGA:  Pj Sekdaprov Sumut: Petugas Haji Harus Tanggap dan Selektif dalam Mengatasi Masalah

Selanjutnya telah dilakukan penanaman 10.000 pohon kemiri di Desa Paropo Kecamatan Silahisabungan sebagai upaya penghijauan lahan.

“Mari kita tunjukkan bahwa kita mampu, semangat ini kita alirkan ke seluruh daerah. Komitmen kami apa yang kita lakukan hari ini akan bisa bermanfaat untuk orang banyak,” kata Bupati Dairi diakhir sambutannya yang hadir bersama Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Robot Simanullang.

Di akhir pertemuan, disepakati beberapa tindaklanjut untuk jangka pendek yakni akan dilakukan sensus petani dan kebun aktif seluruh kawasan produksi, pengendalian hama lalat buah skala kawasan (kecamatan prioritas) serta fasilitasi alternatif pembiayaan untuk budidaya petani.

Turut hadir dalam rapat koordinasi tersebut Bupati Karo Antonius Ginting, Wakil Bupati Pakpak Bharat, Pj Sekretaris Daerah Simalungun, Tim dari Universitas Sumatera Utara Prof. Lutfi.(RJT)D|Red

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rico Waas Masih Bungkam Soal Kasus di Dishub Medan, Mahasiswa Gelar Unjukrasa
Rakha Firdaus Lubis dan Naufal Baginda, mendapatkan apresiasi resmi berupa Letter of Appreciation dari NASA
Pernah Praktik di Malahayati Medan, Prof Ridha yang Pernah Soroti Hilangnya Gelar Profesor di Pilkada
Publik Pertanyakan Waktu Pelaksanaan FGD LLDIKTI Wilayah I
​Rupiah Melemah Tembus Rp18.037,00 per Dolar AS
Viral Komunitas Lari Masuk Stadion Teladan, Bobby Nasution:Ampun Sekali Lihatnya
Dittipidnarkoba Bareskrim Bongkar Peredaran Narkoba di Diskotek New Zone Medan
Pemprov Sumut Gelar Geo Festival di Danau Toba dengan Anggaran Rp 2 M
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 17:50 WIB

Rico Waas Masih Bungkam Soal Kasus di Dishub Medan, Mahasiswa Gelar Unjukrasa

Jumat, 5 Juni 2026 - 22:27 WIB

Rakha Firdaus Lubis dan Naufal Baginda, mendapatkan apresiasi resmi berupa Letter of Appreciation dari NASA

Jumat, 5 Juni 2026 - 13:41 WIB

Pernah Praktik di Malahayati Medan, Prof Ridha yang Pernah Soroti Hilangnya Gelar Profesor di Pilkada

Kamis, 4 Juni 2026 - 17:07 WIB

Publik Pertanyakan Waktu Pelaksanaan FGD LLDIKTI Wilayah I

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:22 WIB

​Rupiah Melemah Tembus Rp18.037,00 per Dolar AS

Berita Terbaru

​PLN Pancur Batu

Kabupaten Deli Serdang

​PLN Pancur Batu “Obral” Pemadaman, Ekonomi Warga Lumpuh Sepekan

Rabu, 10 Jun 2026 - 15:07 WIB