Dadan Hindayana dan Dua Mantan Wakil Kepala BGN Dijemput Kejagung Dini Hari, Sedang Diperiksa

Rabu, 3 Juni 2026 - 13:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala BGN Dadan Hindayana dikabarkan dijemput Kejagung pada Rabu (3/6/2026) dini hari. Foto: Ist.

Kepala BGN Dadan Hindayana dikabarkan dijemput Kejagung pada Rabu (3/6/2026) dini hari. Foto: Ist.

Jakarta-Mediadelegasi: Suasana makin memanas di tubuh Badan Gizi Nasional (BGN) pasca-pergantian pimpinan besar-besaran. Kabar mengejutkan datang dari Kejaksaan Agung (Kejagung) yang dikabarkan telah menjemput paksa mantan Kepala BGN, Dadan Hindayana. Penjemputan ini dilakukan pada dini hari Rabu, 3 Juni 2026, tak lama setelah ia resmi dicopot dari jabatannya oleh Presiden Prabowo Subianto.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, tim penyidik Kejagung tidak hanya menjemput Dadan Hindayana. Dua mantan pejabat tinggi lainnya yang juga baru saja diberhentikan dari jabatan Wakil Kepala BGN, yakni Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya, turut diamankan. Ketiga tokoh yang sebelumnya memimpin lembaga pengelola Program Makan Bergizi Gratis ini dikabarkan dibawa petugas sekitar pukul 04.00 WIB pagi.

Penjemputan yang dilakukan saat dini hari ini menimbulkan banyak spekulasi publik. Langkah ini dianggap sebagai tanda bahwa penyidikan yang dilakukan Kejagung memiliki bobot kasus yang serius. Ketiganya kini diketahui sedang berada di bawah pengawasan penyidik dan tengah menjalani serangkaian pemeriksaan mendalam terkait dugaan pelanggaran yang terjadi selama memimpin lembaga tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, proses pemeriksaan masih berlangsung intensif. Belum diketahui secara pasti pertanyaan apa saja yang dilontarkan penyidik maupun jawaban yang diberikan oleh ketiga mantan pimpinan tersebut. Namun, keberadaan mereka di kantor Kejagung menjadi bukti nyata bahwa proses hukum pasca-pencopotan jabatan berjalan sangat cepat dan beriringan.

BACA JUGA:  Prabowo Perintahkan Penertiban Kawasan Hutan Tanpa Pandang Bulu: 4,08 Juta Hektare Dikembalikan ke Negara

Menanggapi maraknya kabar yang beredar di masyarakat maupun media, pihak Kejagung akhirnya memberikan sedikit keterangan. Pelaksana Harian Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Mochamad Jeffry, membenarkan adanya perkembangan terbaru ini, namun belum mau membeberkan rincian lengkap di hadapan publik.

Jeffry menyatakan bahwa keterangan resmi terkait penjemputan dan status hukum Dadan Hindayana beserta rekannya akan disampaikan secara lengkap sore ini. Ia meminta seluruh pihak bersabar menunggu pengumuman resmi agar tidak muncul berita simpang siur yang dapat menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

“Nanti secara resmi akan dirilis,” ucap Jeffry singkat saat dikonfirmasi oleh awak media pada Rabu siang, seraya memastikan bahwa informasi akurat dan sah akan segera disebarluaskan melalui jalur komunikasi resmi Kejagung.

Langkah hukum terhadap ketiga mantan pimpinan ini berjalan beriringan dengan tindakan penyidikan lain yang dilakukan aparat penegak hukum. Di saat yang sama, tim penyidik Kejagung juga sedang melakukan penggeledahan menyeluruh di kantor pusat Badan Gizi Nasional yang berlokasi di kawasan Jakarta Pusat.

Kegiatan penggeledahan ini berlangsung sejak pagi hari dan dikawal ketat oleh petugas keamanan. Sejumlah ruangan penting, ruang arsip, hingga ruang kerja pimpinan diperiksa satu per satu guna mencari bukti-bukti fisik, dokumen, maupun data elektronik yang berkaitan dengan pengelolaan anggaran dan pelaksanaan program kerja BGN.

BACA JUGA:  KPK Hentikan Penyelidikan Dugaan Korupsi MBG, Langkah Diambil Demi Hindari Dualisme Penyidikan

Hingga saat ini, belum ada penjelasan resmi mengenai apa fokus utama dari penggeledahan tersebut. Publik belum mengetahui apakah tindakan ini berkaitan dengan dugaan penyalahgunaan anggaran, ketidaksesuaian tata kelola, atau dugaan tindak pidana korupsi lain yang merugikan keuangan negara.

Kecepatan gerak Kejagung ini sangat mencolok karena hanya berselisih satu hari dengan keputusan Presiden Prabowo Subianto yang resmi mencopot ketiga nama tersebut pada Selasa (2/6/2026). Pemerintah sebelumnya menyebutkan bahwa pergantian pimpinan dilakukan berdasarkan hasil evaluasi kinerja selama 1,5 tahun dan masukan dari berbagai pihak.

Kini, mata publik tertuju pada keterangan resmi yang akan disampaikan Kejagung sore ini. Masyarakat berharap langkah hukum ini dapat mengungkap segala fakta di balik pengelolaan program strategis nasional Makan Bergizi Gratis, sekaligus menegakkan keadilan dan akuntabilitas pengelolaan uang negara. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Prabowo Resmi Lantik Sudaryono Jadi Kepala BGN Gantikan Nanik S Deyang yang Mundur
Keppres 87/TPA 2026: Ini Daftar Lengkap Pejabat Baru Pimpinan Tinggi Madya Kejaksaan Agung
Prabowo Tandatangani Keppres, Kuntadi Resmi Gantikan Febrie Adriansyah Sebagai Jampidsus
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN demi Fokus Pengobatan Penyakit Jantung
Wamenaker Afriansyah Noor: Dialog Sosial Kunci Harmoni Hubungan Industrial PT Indonesia Epson
Dr. Maruli Siahaan Hadiri Paripurna DPR RI Bahas Delapan Agenda Strategis, dari Pusat Finansial Internasional hingga Penutupan Masa Persidangan
Landasan Kebijakan Kerja: Menaker Tegaskan Sensus Ekonomi 2026 Kunci Industri Berdaya Saing
Dewan Pers Sesalkan Sikap Hotman Paris ke Wartawan, Tegaskan Hormati Kerja Jurnalistik
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 16:41 WIB

Prabowo Resmi Lantik Sudaryono Jadi Kepala BGN Gantikan Nanik S Deyang yang Mundur

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:55 WIB

Prabowo Tandatangani Keppres, Kuntadi Resmi Gantikan Febrie Adriansyah Sebagai Jampidsus

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:14 WIB

Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN demi Fokus Pengobatan Penyakit Jantung

Rabu, 22 Juli 2026 - 12:17 WIB

Wamenaker Afriansyah Noor: Dialog Sosial Kunci Harmoni Hubungan Industrial PT Indonesia Epson

Rabu, 22 Juli 2026 - 10:50 WIB

Dr. Maruli Siahaan Hadiri Paripurna DPR RI Bahas Delapan Agenda Strategis, dari Pusat Finansial Internasional hingga Penutupan Masa Persidangan

Berita Terbaru