Dugaan Kasus Fraud Kembali Guncang Bank Sumut, Pejabat Berinisial SI Diduga Terlibat

- Penulis

Jumat, 12 September 2025 - 11:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PT Bank Sumut kembali dihebohkan dengan munculnya kasus dugaan fraud baru. (Foto : Ist.)

PT Bank Sumut kembali dihebohkan dengan munculnya kasus dugaan fraud baru. (Foto : Ist.)

Medan-Mediadelegasi : Lingkungan PT Bank Sumut kembali dihebohkan dengan munculnya kasus dugaan fraud baru yang melibatkan seorang pejabat berinisial SI alias Ai. Kasus ini mencuat di tengah penyelidikan dugaan fraud senilai Rp 1 miliar yang sebelumnya dituduhkan kepada pimpinan bank berinisial MM alias Y.

Menurut sumber terpercaya, dugaan fraud yang dilakukan oleh SI ini berkaitan dengan penggunaan dana promosi saat ia menjabat sebagai kepala cabang. Tim pengawasan internal Bank Sumut disebut-sebut telah melakukan pemeriksaan intensif terhadap SI. “Iya. Ai juga diperiksa pengawasan. Tapi belum diketahui berapa nilai fraud-nya,” ujar narasumber pada Rabu (10/9/2025).

Aksi audit ini tidak hanya melibatkan pihak internal, tetapi juga pihak eksternal, termasuk para vendor yang bekerja sama dengan Bank Sumut. “Infonya vendor-vendor juga dipanggil untuk dimintai keterangan. Yang pastinya terkait dana promosi,” terang sumber tersebut.

Namun, yang menjadi ironi dalam kasus ini adalah kabar mengenai promosi SI ke posisi yang lebih tinggi. Alih-alih mendapatkan sanksi atau demosi, SI justru dikabarkan diangkat menjadi pimpinan bidang di divisi Dana dan Jasa (DDJ).

BACA JUGA:  Paus Fransiskus ke indonesia membawa makna Apostolik

Beredar informasi bahwa promosi ini dapat terjadi karena SI dianggap memiliki kedekatan khusus atau dikenal sebagai “anak emas” dari salah satu direksi di Bank Sumut. Hal ini menimbulkan pertanyaan besar mengenai transparansi dan akuntabilitas dalam manajemen internal bank.

Pihak manajemen Bank Sumut hingga kini belum memberikan tanggapan resmi terkait kasus ini. Saat dikonfirmasi oleh awak media, Sekretaris Perusahaan Suwandi dan Humas Putra Mulia lebih memilih bungkam. Keduanya tidak merespons pesan yang dikirimkan oleh jurnalis.

Sikap bungkam ini memperkuat dugaan bahwa ada sesuatu yang ditutupi oleh manajemen bank. Minimnya transparansi ini bisa merusak citra Bank Sumut di mata publik, terutama sebagai bank milik daerah yang seharusnya mengedepankan prinsip tata kelola yang baik.

BACA JUGA:  Gubernur Sumut Bobby Nasution menegaskan Bank Sumut harus naik kelas

Kasus dugaan fraud ini menambah panjang daftar masalah yang menimpa Bank Sumut dalam beberapa waktu terakhir. Sebelumnya, Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut) telah menetapkan pimpinan Bank Sumut KCP Melati berinisial JCS sebagai tersangka.

JCS diduga melakukan korupsi terkait penyaluran kredit perumahan, dan saat ini sudah ditahan di Rutan Tanjung Gusta. Penahanan JCS menjadi bukti bahwa pihak penegak hukum serius dalam menangani kasus-kasus korupsi di lingkungan bank daerah tersebut.

Rentetan kasus ini menimbulkan kekhawatiran publik mengenai integritas dan sistem pengawasan internal Bank Sumut. Keberanian pihak penegak hukum untuk menindak kasus-kasus korupsi di lingkungan bank ini diharapkan dapat memulihkan kepercayaan masyarakat dan mendorong perbaikan menyeluruh dalam tata kelola perusahaan. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemko Medan Anggarkan Rp300 Juta dari APBD 2026 untuk Rehabilitasi Ruangan di Kejati Sumut
​Melihat Kebaikan di Tengah Kekurangan
Pasangan Kekasih Ditangkap Polisi, Rutin Siarkan Konten Asusila Live dari Hotel Demi Cuan Jutaan Rupiah
Benny Sinomba, “Bapak Pendidikan Medan” yang Tinggalkan Jejak Perubahan di Dunia Pendidikan
Kajati Sumut Muhibuddin Lantik Wakajati, Aspidum hingga Tujuh Kajari, Tekankan Integritas dan Nurani dalam Penegakan Hukum
DPD Ikanas Sumut 2025-2030 Dinahkodai Erwan Rozadi Nasution Resmi Dikukuhkan, Bobby Nasution Beri Apresiasi
Diduga Melakukan Kelalaian Medis Dalam Operasi Pasien, dr RD Disomasi dan Dilaporkan ke Polda Sumut
LLDIKTI 1 Terus Menjadi Sorotan: Beberapa Paket Pengadaan Internal Terasa Janggal

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 13:15 WIB

Pemko Medan Anggarkan Rp300 Juta dari APBD 2026 untuk Rehabilitasi Ruangan di Kejati Sumut

Minggu, 17 Mei 2026 - 09:31 WIB

​Melihat Kebaikan di Tengah Kekurangan

Sabtu, 16 Mei 2026 - 15:34 WIB

Pasangan Kekasih Ditangkap Polisi, Rutin Siarkan Konten Asusila Live dari Hotel Demi Cuan Jutaan Rupiah

Jumat, 8 Mei 2026 - 14:03 WIB

Benny Sinomba, “Bapak Pendidikan Medan” yang Tinggalkan Jejak Perubahan di Dunia Pendidikan

Selasa, 5 Mei 2026 - 18:17 WIB

Kajati Sumut Muhibuddin Lantik Wakajati, Aspidum hingga Tujuh Kajari, Tekankan Integritas dan Nurani dalam Penegakan Hukum

Berita Terbaru