Dugaan Korupsi Smartboard Rp 50 M, Kadiskes Sumut Akhirnya Penuhi Panggilan Kejari Langkat

Rabu, 17 Desember 2025 - 17:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Sumatera Utara (Sumut), Faisal Hasrimy (Foto:Ist)

Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Sumatera Utara (Sumut), Faisal Hasrimy (Foto:Ist)

Medan-Mediadelegasi : Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Sumatera Utara (Sumut), Faisal Hasrimy, akhirnya memenuhi panggilan ketiga dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Langkat pada Rabu (17/12/2025). Panggilan ini terkait dengan dugaan korupsi pengadaan smartboard senilai Rp 50 miliar pada tahun anggaran 2024.

Saat dugaan korupsi ini terjadi, Faisal Hasrimy menjabat sebagai Penjabat (Pj) Bupati Langkat. “Semalam beliau sudah diperiksa sekitar 7 jam. Statusnya sebagai saksi terkait dugaan korupsi Smartboard,” kata Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) Kejaksaan Negeri Langkat, Ika Lius Nardo.

Ika menjelaskan bahwa pada panggilan pertama, Faisal tidak hadir dengan alasan sakit. Sementara pada panggilan kedua, Faisal beralasan sedang dinas di luar kota.

Penyidik kejaksaan saat ini masih terus mengembangkan perkara korupsi tersebut. Ika tidak menutup kemungkinan adanya pelaku lain yang akan ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini.

Sebelumnya, mantan Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Langkat, Saiful Abdi, dan Kepala Seksi Sarana dan Prasarana, Supriadi, telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan smartboard senilai Rp 50 miliar tahun anggaran 2024.

BACA JUGA:  Menteri Perdagangan Kunjungi Galeri Ulos Sianipar di Medan

Ika menjelaskan bahwa Saiful Abdi, selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), membuat pengadaan smartboard sebanyak 312 unit. Rinciannya, 200 unit untuk Sekolah Dasar (SD) dan 112 unit untuk Sekolah Menengah Pertama (SMP) dengan nilai anggaran mencapai Rp 49.916.000.000.

“Dia (Saiful) sebelumnya telah menentukan perusahaan yang akan terpilih untuk kegiatan pengadaan smartboard tersebut yaitu PT GEE dan PT GHN,” kata Ika.

Selanjutnya, Saiful mempercayakan pengadaan smartboard itu kepada Supriadi. Supriadi kemudian mengunggah dokumen SIRUP untuk pengadaan smartboard dengan menunjuk merek tertentu, yaitu VIEWSONIC.

Selain itu, Supriadi juga melakukan pendaftaran akun E-Katalog Saiful dengan menggunakan nomor miliknya. Lalu, ia melakukan klik pada E-Katalog untuk memilih PT GEE dan PT GHN.

Barang yang dipilih berupa Viewsonic Viewboard, spesifikasi VS18472 75 inch Paket 3 seharga Rp158.000.000 per unit.

BACA JUGA:  Sekretaris Dinas Peternakan Labuhanbatu Ditangkap, Tipu Pengusaha Lewat Proyek Laptop Fiktif Rp183 Juta

“Proses pemesanannya terdapat beberapa kali negosiasi dengan pihak penyedia. Negosiasi hanya terjadi dalam satu hari. Negosiasi itu dilakukan agar seolah-olah tidak adanya persekongkolan,” ucap Ika.

Selanjutnya, smartboard tersebut dikirimkan ke sekolah-sekolah SD dan SMP yang masuk dalam daftar penerima bantuan.

Namun, smartboard yang diterima sekolah tersebut tidak sesuai dengan spesifikasi yang diharapkan dan diduga adanya mark up nilai barang di kontrak dengan harga di pasaran.

“Hal itu menimbulkan kerugian keuangan negara yang saat ini berdasarkan Laporan Perhitungan Kerugian Keuangan Negara, ditemukan kerugian sebesar ± Rp 20.000.000.000,” ungkap Ika.

Ika menuturkan bahwa Saiful tidak dilakukan penahanan karena saat ini masih dalam penahanan perkara lain di Rutan Kelas I Medan. Sementara Supriadi ditahan di Rutan Kelas I Medan sampai 15 Desember 2025.D|Red.

 

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGE NEWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bobby Nasution Jenguk Siswa Keracunan MBG di PICU RSU Haji Medan, Dirawat Intensif 2–3 Hari
Andes Radytya: Dari Aktor Film & Dunia Politik, Kini Resmi Menyandang Gelar Advokat
Wisuda Periode II Unika Santo Thomas Tahun Akademik 2025/2026: Lepas 534 Lulusan
Dinas Kominfo Sumut Semarakkan HUT ke-81 RI dengan Lomba Tradisional, Tanam Semangat Nasionalisme dan Kebersamaan
Wagub Sumut Surya: Gunungsitoli Capai Target UHC, Tetap Jangan Puas dan Tingkatkan Kualitas Pelayanan
Bobby Nasution Lantik Timur Tumanggor Jadi Pj Sekda Sumut Gantikan Sulaiman Harahap
Pemprov Sumut Tegaskan Jaminan Berobat Gratis Seluruh Warga Ber-KTP Sumut Melalui Probis-UHC
Bobby Nasution Tegaskan Komitmen Penyediaan Hunian Layak Setelah Sumut Raih Terbaik I Program 3 Juta Rumah
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 15:51 WIB

Bobby Nasution Jenguk Siswa Keracunan MBG di PICU RSU Haji Medan, Dirawat Intensif 2–3 Hari

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 12:47 WIB

Andes Radytya: Dari Aktor Film & Dunia Politik, Kini Resmi Menyandang Gelar Advokat

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 10:59 WIB

Wisuda Periode II Unika Santo Thomas Tahun Akademik 2025/2026: Lepas 534 Lulusan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 15:39 WIB

Dinas Kominfo Sumut Semarakkan HUT ke-81 RI dengan Lomba Tradisional, Tanam Semangat Nasionalisme dan Kebersamaan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 15:20 WIB

Wagub Sumut Surya: Gunungsitoli Capai Target UHC, Tetap Jangan Puas dan Tingkatkan Kualitas Pelayanan

Berita Terbaru

Gempa bumi M6,1 mengguncang Nias Selatan, Sumatera Utara (Sumut), Selasa (18/8/2026), pukul 13.02 WIB. Foto: BMKG.

Kabupaten Nias Selatan

Gempa M 6,1 Guncang Nias Selatan Sumut, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami

Selasa, 18 Agu 2026 - 14:59 WIB