E-Materai Eror-Peruri menerapan sistem antrean untuk menjaga performa layanan

Kamis, 5 September 2024 - 11:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

E-Materai Eror-Peruri menerapan sistem antrean untuk menjaga performa layanan

E-Materai Eror-Peruri menerapan sistem antrean untuk menjaga performa layanan

Jakarta-Mediadelegasi: Media sosial diramaikan keluhan pelamar seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2024 soal layanan pembelian e-meterai yang error sejak Selasa (3/9/2024).

Gangguan tidak hanya terjadi di website e-meterai Peruri saja, tetapi juga kanal resmi lain, di antaranya skillacademy.com, materai.id, e-meterai.live, bahkan pembelian di gerai Kantor Pos Indonesia.

“Perkara e-materai, semua website terkait e-materai pada down dan stok habis. Bener-bener masyarakat Indonesia itu tahan banting semua,” tulis salah satu akun, Rabu (4/9).

Tak hanya masalah website error, para pelamar CPNS juga mengeluhkan terkait proses pembubuhan yang lama dan kuota e-meterai yang tidak bertambah meski sudah membayar.

Hal itu menjadi persoalan, karena pelamar harus mengunggah dokumen pendaftaran CPNS yang dibubuhi e-meterai sebelum ditutup pada Jumat, 6 September 2024. Peruri, Pos Indonesia, dan BKN menanggapi keluhan tersebut, melalui akun Instagram resminya.

BACA JUGA:  Sertijab, Gus Yaqut dan Menag Nasaruddin Umar Saling Beri Apresiasi

Peruri misalnya yang menyampaikan penyebab website mengalami gangguan karena terjadi peningkatan traffic. Oleh karena itu, Peruri menerapan sistem antrean untuk menjaga performa layanan.

“Saat ini, website kami sedang mengalami peningkatan traffic sehingga kami menerapkan sistem antrean agar tetap menjaga performa layanan dan dapat melayani seluruh user,” bunyi keterangan pada unggahan Peruri, Rabu.

Terpisah, Corporate Secretary PT Pos Indonesia, Tata Sugiarta membenarkan bahwa Pos Indonesia saat ini juga belum bisa melayani pembelian e-meterai karena kendala sistem dari Peruri.Tata menambahkan, pihaknya hanya dapat menunggu informasi dari Peruri dan tidak bisa memastikan kapan layanan akan kembali beroperasi.

“E-meterai ini Peruri yang ditunjuk sebagai issuer. Pos adalah operator channel distribusi saja. Pemilik produknya Dirjen Pajak (DJP),” ujarnya, mengutip Kompas.com, Rabu.

BACA JUGA:  Amunisi Ilegal Mengalir ke KKB, Oknum Polisi Jadi Tersangka

Di sisi lain, melihat pelamar CPNS yang terkendala e-meterai jelang penutupan pendaftaran, Plt Kepala Biro Humas, Hukum, dan Kerja Sama Badan Kepegawaian Negara (BKN) Vino Dita Tama mengungkapkan pihaknya belum mendapat arahan untuk memperpanjang masa pendaftaran. Sehingga, tanggal penutupan pendaftaran CPNS 2024 masih tetap 6 September 2024.

“Hingga saat ini belum ada informasi tentang periode pendaftaran yang diperpanjang,” sambung Vino.Meski begitu, dia menyarankan para pelamar CPNS yang mengalami kendala e-meterai bisa segera melaporkannya kepada BKN melalui formulir Google yang diunggah pada Instagram @bkngoidofficial.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pertamina Resmi Naikkan Harga Pertamax
Nama Raffi Ahmad Terseret Dalam Kasus Dugaan Suap Importasi Barang di Bea Cukai
​Kurs Rupiah Terpuruk di Angka Rp18.000, Hasto Kristiyanto Kritik Keras Manajemen Pemerintahan
Tuntut Kepastian Operasional, Investor Dapur SPPG di Wilayah 3T Geruduk Kantor BGN
Rupiah Hancur! Tembus Rp18.175 per Dolar AS
Korlantas Polri Memutuskan Menunda Pelaksanaan Operasi Patuh 2026
Mulai 8 Hingga 21 Juni 2026 Operasi Patuh Digelar Serentak se-Indonesia, Nomor Plat Kendaraan Jadi Prioritas Utama
Daftar Final 23 Pemain Timnas Indonesia: Debut Mathew Baker & Kembalinya Marselino Ferdinan
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 07:47 WIB

Pertamina Resmi Naikkan Harga Pertamax

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:03 WIB

Nama Raffi Ahmad Terseret Dalam Kasus Dugaan Suap Importasi Barang di Bea Cukai

Selasa, 9 Juni 2026 - 09:30 WIB

​Kurs Rupiah Terpuruk di Angka Rp18.000, Hasto Kristiyanto Kritik Keras Manajemen Pemerintahan

Selasa, 9 Juni 2026 - 08:26 WIB

Tuntut Kepastian Operasional, Investor Dapur SPPG di Wilayah 3T Geruduk Kantor BGN

Senin, 8 Juni 2026 - 13:02 WIB

Rupiah Hancur! Tembus Rp18.175 per Dolar AS

Berita Terbaru