Edy: Sumut Harus Punya Ikon Qori

Selasa, 19 Januari 2021 - 21:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubsu Edy Rahmayadi memberikan sambutan pada raker

Gubsu Edy Rahmayadi memberikan sambutan pada raker

Medan–Mediadelegasi: Pencarian bakat dan potensi generasi muda di tingkat desa menjadi fokus Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi guna melahirkan bibit-bibit qori dan hafiz dalam pengembangan Tilawah Alquran. Karenanya Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) diminta tingkatkan kerja sama dengan pemerintah kabupaten/kota untuk menelusurinya.

Hal itu disampaikan Gubernur Edy Rahmayadi dalam Rapat Kerja Terbatas (Rakertas) LPTQ Sumut di Aula Cemara Kantor Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Sumut, Jalan Ngalengko Medan, Selasa (19/1). Hadir di antaranya Ketua Umum LPTQ Sumut Asren Nasution, Kepala Kanwil Kemenag Sumut Syahrul Wirda, Bupati Batubara Zahir, Walikota Tebingtinggi Umar Zunaidi Hasibuan, Walikota Pematangsiantar Hefriansyah, Sekda Langkat Indra Salahuddin, mewakili LPTQ Pusat Ustazah Husnul Khatimah serta sejumlah pejabat dan para pengurus LPTQ provinsi dan kabupaten/kota.

Disampaikan Gubernur, bahwa tugas pengurus LPTQ di antaranya adalah fokus dalam mencari potensi pengembangan Al Quran ke tempat-tempat yang tidak terjangkau selama ini, tetapi secara kualitas dan bakat memungkinkan untuk dilatih menjadi qori/qoriah, hafiz/hafizah dan lainnya. Karena langkah itu dilakukan secara non formal, dan akan diteruskan secara formal oleh pemerintah setempat mulai dari desa, kecamatan hingga kabupaten/kota.

“LPTQ ini sudah berjalan setiap tahun. Saya ikuti perkembangan dan saya pelajari, kenapa ini dilantunkan dan dipertandingkan. Siapa yang bisa objektif menilai? Tetapi Sumut harus punya ikon dalam melahirkan para qori/qoriah dan lainnya. Makanya dia berjenjang, dari dusun ke desa/kelurahan, kecamatan hingga kabupaten/kota,” ujar Edy, yang menekankan pentingnya pencarian potensi dan pembinaan.

Untuk itu, lanjut Edy, peran LPTQ bersama pemerintah setempat di semua tingkatan sangat penting dilakoni. Sebab banyak kemungkinan bibit yang berpotensi untuk dibina, akhirnya menjadi ikon bagi provinsi lain dan mendapat penghargaan di ajang bergengsi. Karenanya tugas lembaga tersebut adalah melakukan pembinaan semaksimal mungkin agar visi Sumut Bermartabat dapat diraih dari segi pengembangan tilawah Alquran ini.

BACA JUGA:  Kritik Kebijakan Pemerintah, Ratusan Mahasiswa Kepung Gedung DPRD Sumut

Ketua Umum LPTQ Sumut Asren Nasution mengatakan, perhatian Edy terhadap LPTQ sangat luar biasa. Sebab harapan Gubernur untuk mengangkat nama provinsi ini di kancah nasional dan internasional di antaranya adalah melalui musabaqah, yang dibuktikan dengan pencapaian di peringkat 3 besar MTQN di 2018 dan 2019.

“Karena harapan beliau banyak sekali kepada LPTQ, maka raker ini mencoba mengakomodir pemikiran Gubernur dan kita lemparkan kepada peserta untuk bersama kita laksanakan sampai ke tingkat bawah (desa/kelurahan),” sebut Asren.

Untuk pembinaan sendiri, lanjutnya, amanah Gubernur dinilai sebagai terjemahan dari motto ‘Membangun Desa Menata Kota’ yang dalam konteks LPTQ adalah membina anak-anak muda dari bawah yang kemudian diperkuat (ditata) di provinsi. Mengingat keterbatasan pelatih dan pembina di tingkat desa/kelurahan.

“Oleh karenanya yang bagus di tingkat bawah, kita himpun dan kita latih. Atau pelatihnya kita latih untuk mengembangkan di kecamatan dan desa. Karena itu kita sempat kewalahan, tetapi jika dimaksimalkan pasti bisa, kenapa tidak. Semua manusia punya potensi, tergantung kita bagaimana memolesnya. Jadi semua yang kita sampaikan adalah pokok pikiran Gubernur yang harus diterjemahkan,” pungkasnya sembari mengapresiasi keinginan Pemkab Batubara dan Pemko Pematangsiantar menjadi tuan rumah STQH dan MTQN tingkat provinsi untuk 2021-2023.

Hal itu dipertegas Bupati Batubara H Zahir yang menyebutkan bahwa pihaknya bersepakat untuk mengusulkan kepada LPTQ Sumut agar pelaksanaan STQH-MTQN tingkat Provinsi 2021-2022 dan 2022-2023 dilaksanakan di dua daerah tersebut secara berturut.

BACA JUGA:  Gubernur Sumut Edy Rahmayadi Sebut Itu Ibarat Ayah Dengan Anaknya

“Setelah Pematangsiantar di 2021-2022, baru berikutnya di Batubara. Walaupun kita sebenarnya siap di tahun ini, tetapi kita sudah sepakat (mengusulkan) bersama Walikota Pematangsiantar,” sebutnya.

Pihaknya juga mengaku punya niat dan semangat yang sama dengan Gubernur Sumut Edy Rahmayadi dalam hal pengembangan dan pembinaan musabaqah. Sehingga konsepnya adalah, menemukan dan membina generasi muda, dan membawa nama Sumatera Utara di kancah nasional hingga internasional.

Senada dengan itu, Walikota Pematangsiantar Hefriansyah mengakui bahwa pihaknya mengusulkan agar pelaksanaan STQH dan MTQN tingkat provinsi dilakukan di kotanya untuk tahun ini dan tahun depan. Mengingat hal ini menjadi momentum yang mereka nantikan.

“Kita rindu juga keramaian lantunan Alquran di Pematangsiantar. Itu kurang lebih tahun 90’an terakhir. Saya berharap ini bisa diulang lagi, dan kita berupaya pada 2018-2019, tetapi dari hasil Raker belum menunjuk kita. Tetapi ini kehadiran kami membuktikan keseriusan kita melaksanakan itu, semua (fasilitas) kita memadai sebagai kota terbesar kedua di Sumut. Kami siap jadi tuan rumah,” tutup Hefriansyah.

Melihat antusias tersebut, Walikota Tebingtinggi Umar Zunaidi Hasibuan mengaku bersemangat mempersiapkan calon peserta STQH dan MTQN tingkat provinsi. Apalagi konsep pembinaan menjadi fokus utama dalam hal mencari potensi pengembangan Al Quran oleh Gubernur melalui LPTQ Sumut, dimana daerahnya telah sukses menggelar perhelatan MTQ tingkat provinsi.

“Kita akan menindaklanjuti arahan Gubernur untuk melakukan pembinaan sebagaimana dimaksud. Pengalaman kita sebagai tuan rumah MTQN tingkat provinsi yang terakhir, menjadi modal memperkuat dan memaksimalkan potensi yang ada di Tebing Tinggi,” sebutnya.D|Med-GH

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Andes Radytya: Dari Aktor Film & Dunia Politik, Kini Resmi Menyandang Gelar Advokat
Wisuda Periode II Unika Santo Thomas Tahun Akademik 2025/2026: Lepas 534 Lulusan
Kepengurusan KSMI Kota Medan Dibekukan Pengprov KSMI Sumut, Ini Tiga Alasannya
BPIP & DPR RI Gelar Penguatan Relawan Gerakan Kebajikan Pancasila di Medan
BRT Mebidang Medan Rampung Juni 2027, Uji Coba 18 Agustus Pakai Bus Listrik
Gol Mania League 2026: SMA Nurcahaya Borong 4 Gelar Juara Usai Kalahkan SMK TI Budi Agung di Final
Anggota DPRD Medan Tia Ayu Anggraini Soroti Fasilitas Minim SMP Negeri 39 Medan, Minta Pemko Segera Benahi
Dinamika Proyek LPJU Medan Berlanjut, Muncul Inisial D dan J, Benarkah Ada Pertemuan dengan Kadishub?
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 12:47 WIB

Andes Radytya: Dari Aktor Film & Dunia Politik, Kini Resmi Menyandang Gelar Advokat

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 10:59 WIB

Wisuda Periode II Unika Santo Thomas Tahun Akademik 2025/2026: Lepas 534 Lulusan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 12:09 WIB

Kepengurusan KSMI Kota Medan Dibekukan Pengprov KSMI Sumut, Ini Tiga Alasannya

Kamis, 6 Agustus 2026 - 13:47 WIB

BPIP & DPR RI Gelar Penguatan Relawan Gerakan Kebajikan Pancasila di Medan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 12:06 WIB

BRT Mebidang Medan Rampung Juni 2027, Uji Coba 18 Agustus Pakai Bus Listrik

Berita Terbaru

Gempa bumi M6,1 mengguncang Nias Selatan, Sumatera Utara (Sumut), Selasa (18/8/2026), pukul 13.02 WIB. Foto: BMKG.

Kabupaten Nias Selatan

Gempa M 6,1 Guncang Nias Selatan Sumut, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami

Selasa, 18 Agu 2026 - 14:59 WIB