EKSiS 2025: OJK dan Kementerian UMKM Dorong Pembiayaan dan Digitalisasi UMKM

- Penulis

Selasa, 11 November 2025 - 16:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Expo Keuangan dan Seminar Syariah (EKSiS) 2025 di Mall Lippo Nusantara pada 6-9 November 2025 (Foto:Ist)

Expo Keuangan dan Seminar Syariah (EKSiS) 2025 di Mall Lippo Nusantara pada 6-9 November 2025 (Foto:Ist)

Jakarta-Mediadelegasi : Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bekerja sama dengan Kementerian UMKM menggelar Expo Keuangan dan Seminar Syariah (EKSiS) 2025 di Mall Lippo Nusantara pada 6-9 November 2025. Pameran ini merupakan wujud komitmen OJK dalam mendukung pengembangan UMKM di Indonesia, khususnya melalui akses pembiayaan dan digitalisasi.

EKSiS 2025 ini merupakan kolaborasi antara OJK dengan Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (Gencarkan), Syariah Financial Fair (Syafif), dan Gerakan Ekonomi Syariah. Pameran ini bertujuan untuk mempertemukan pelaku UMKM yang telah dikurasi dengan pelaku usaha jasa keuangan, seperti perbankan syariah dan lembaga pembiayaan.

Acara pembukaan EKSiS 2025 dihadiri langsung oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Kartno, dan Menteri UMKM, Maman Abdurahman. Kehadiran para pejabat tinggi ini menunjukkan dukungan penuh pemerintah terhadap upaya pengembangan UMKM di Indonesia.

Salah satu tujuan utama dari EKSiS 2025 adalah untuk memberikan akses modal dan pembiayaan kepada UMKM. Dengan adanya akses pembiayaan yang lebih mudah, diharapkan UMKM dapat tumbuh dan berkembang, serta memberikan kontribusi yang lebih besar bagi perekonomian nasional.

BACA JUGA:  Prof sihol situngkir sanggah atas dugaan perdagangan orang TPPO

Selain akses pembiayaan, OJK juga mendorong UMKM untuk mengadopsi sistem digital dalam kegiatan bisnis mereka. Hal ini meliputi pemanfaatan QRIS sebagai alat pembayaran resmi di setiap UMKM. Dengan menggunakan sistem digital, UMKM diharapkan dapat meningkatkan efisiensi, memperluas jangkauan pasar, dan meningkatkan daya saing.

EKSiS 2025 ini diharapkan dapat menjadi momentum bagi UMKM untuk naik kelas dan menjadi motor penggerak perekonomian Indonesia. Dengan dukungan dari OJK, Kementerian UMKM, dan berbagai pihak terkait, UMKM diharapkan dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi yang signifikan bagi kesejahteraan masyarakat.

Pameran ini juga menjadi ajang bagi UMKM untuk memamerkan produk-produk unggulan mereka kepada masyarakat luas. Dengan adanya pameran ini, diharapkan masyarakat dapat lebih mengenal produk-produk UMKM dan memberikan dukungan kepada para pelaku UMKM.

Selain pameran, EKSiS 2025 juga menyelenggarakan seminar syariah yang bertujuan untuk memberikan edukasi dan pemahaman mengenai keuangan syariah kepada masyarakat. Dengan adanya seminar ini, diharapkan masyarakat dapat lebih tertarik untuk menggunakan produk dan layanan keuangan syariah.

BACA JUGA:  UMKM Sumut Butuh Kerja Keras untuk Naik Level

OJK berharap agar EKSiS 2025 dapat memberikan manfaat yang besar bagi UMKM dan masyarakat luas. Dengan adanya akses pembiayaan yang lebih mudah, digitalisasi, dan edukasi keuangan syariah, diharapkan UMKM dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi yang lebih besar bagi perekonomian Indonesia.

Pameran EKSiS 2025 ini terbuka untuk umum dan dapat dikunjungi oleh siapa saja yang tertarik dengan pengembangan UMKM dan keuangan syariah. Dengan mengunjungi pameran ini, masyarakat dapat memberikan dukungan kepada UMKM dan mendapatkan informasi yang bermanfaat mengenai keuangan syariah.

Semoga EKSiS 2025 dapat menjadi agenda tahunan yang terus memberikan manfaat bagi UMKM dan perekonomian Indonesia. D|Red.

 

 

 

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pertamina Resmi Naikkan Harga Pertamax
Nama Raffi Ahmad Terseret Dalam Kasus Dugaan Suap Importasi Barang di Bea Cukai
​Kurs Rupiah Terpuruk di Angka Rp18.000, Hasto Kristiyanto Kritik Keras Manajemen Pemerintahan
Tuntut Kepastian Operasional, Investor Dapur SPPG di Wilayah 3T Geruduk Kantor BGN
Rupiah Hancur! Tembus Rp18.175 per Dolar AS
Korlantas Polri Memutuskan Menunda Pelaksanaan Operasi Patuh 2026
Mulai 8 Hingga 21 Juni 2026 Operasi Patuh Digelar Serentak se-Indonesia, Nomor Plat Kendaraan Jadi Prioritas Utama
Daftar Final 23 Pemain Timnas Indonesia: Debut Mathew Baker & Kembalinya Marselino Ferdinan
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 07:47 WIB

Pertamina Resmi Naikkan Harga Pertamax

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:03 WIB

Nama Raffi Ahmad Terseret Dalam Kasus Dugaan Suap Importasi Barang di Bea Cukai

Selasa, 9 Juni 2026 - 09:30 WIB

​Kurs Rupiah Terpuruk di Angka Rp18.000, Hasto Kristiyanto Kritik Keras Manajemen Pemerintahan

Selasa, 9 Juni 2026 - 08:26 WIB

Tuntut Kepastian Operasional, Investor Dapur SPPG di Wilayah 3T Geruduk Kantor BGN

Senin, 8 Juni 2026 - 13:02 WIB

Rupiah Hancur! Tembus Rp18.175 per Dolar AS

Berita Terbaru