Jakarta-Mediadelegasi : Erick Thohir, Ketua Umum PSSI, menanggapi wacana penambahan masa jabatan Ketua Umum PSSI dengan menyatakan bahwa ia tidak akan mengubah statuta PSSI terkait pembatasan masa jabatan. Menurutnya, pembatasan masa jabatan memang perlu diterapkan untuk menjaga demokrasi dalam organisasi.
Statuta PSSI edisi 2019 menyebutkan bahwa jabatan Ketua Umum PSSI dan Komite Eksekutif (Exco) dapat dijabat oleh satu orang yang sama dalam tiga periode. Aturan FIFA menyatakan bahwa pengangkatan kepengurusan maksimal tiga kali.
Erick Thohir percaya bahwa pembatasan masa jabatan perlu diterapkan untuk menjaga demokrasi dalam organisasi. Ia tidak akan mengubah statuta PSSI terkait pembatasan masa jabatan karena dinilai sudah tepat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kongres Tahunan PSSI 2025 akan membahas revisi Statuta PSSI, termasuk durasi jabatan Ketua Umum PSSI. Namun, Erick Thohir menegaskan bahwa ia akan menjaga demokrasi dalam organisasi PSSI dan tidak akan mengubah statuta yang sudah ada.
Erick Thohir juga membandingkan statuta PSSI dengan statuta organisasi sepakbola di negara lain. Ia menyebutkan bahwa beberapa negara memiliki statuta yang berbeda-beda terkait pembatasan masa jabatan.
Dengan demikian, Erick Thohir menegaskan bahwa ia tidak akan mengubah statuta PSSI terkait pembatasan masa jabatan dan percaya bahwa pembatasan masa jabatan perlu diterapkan untuk menjaga demokrasi dalam organisasi. D|Red.
Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.












