Gerebek Kampung Narkoba, BNN Sita 126 Kg Sabu dan Ringkus Ribuan Pelaku!

- Penulis

Senin, 10 November 2025 - 17:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala BNN Komjen Pol. Suyudi Ario Seto (tengah) perlihatkan barang bukti yang disita dalam operasi gabungan pada 5–7 November 2025 pada konferensi pers di Kantor BNN RI, Jakarta Timur, Senin (10/11/2025). (Foto:Ist)

Kepala BNN Komjen Pol. Suyudi Ario Seto (tengah) perlihatkan barang bukti yang disita dalam operasi gabungan pada 5–7 November 2025 pada konferensi pers di Kantor BNN RI, Jakarta Timur, Senin (10/11/2025). (Foto:Ist)

Jakarta-Mediadelegasi : Badan Narkotika Nasional (BNN) menggelar operasi besar-besaran menyasar Kampung Narkoba di berbagai wilayah Indonesia. Hasilnya, ribuan orang berhasil diamankan dalam operasi yang digelar selama tiga hari tersebut.

Plt. Deputi Pemberantasan BNN RI, Budi Wibowo, menjelaskan bahwa operasi yang bertajuk Operasi Bersama Pemberantasan dan Pemulihan Narkotika ini dilakukan pada tanggal 5 hingga 7 September 2025. Operasi ini menyasar 53 titik di 34 Provinsi Indonesia, termasuk Kampung Bahari yang dikenal sebagai salah satu sarang narkoba di Jakarta Utara.

“Dari operasi tersebut, BNN RI dan jajaran berhasil mengamankan 1.259 orang,” ujar Budi dalam konferensi pers yang digelar pada Senin (10/11/2025). Penangkapan ini menunjukkan betapa seriusnya permasalahan narkoba di Indonesia dan komitmen BNN dalam memberantas peredaran barang haram tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Setelah diamankan, ribuan orang tersebut kemudian menjalani pemeriksaan urin. Hasilnya, sebanyak 395 orang dinyatakan positif mengkonsumsi narkotika. BNN pun langsung melaksanakan gelar perkara untuk menentukan langkah hukum selanjutnya.

“Kemudian sampai hari ini, petugas telah menetapkan sebanyak 37 orang sebagai tersangka tindak pidana narkotika dan 369 orang dilakukan rehabilitasi,” ungkap Budi. Langkah ini menunjukkan bahwa BNN tidak hanya fokus pada penindakan, tetapi juga pada upaya rehabilitasi bagi para pengguna narkoba.

BACA JUGA:  Koko Erwin Jadi Tersangka, AKBP Didik Terlibat

Selain menangkap pelaku, petugas gabungan juga berhasil mengamankan sejumlah besar barang bukti narkotika. Di antaranya adalah 126 kilogram sabu, 12 kilogram ganja, dan 1.428 butir pil ekstasi. Petugas juga mengamankan narkoba jenis lain seperti Trihex dan Tramadol dari hasil operasi tersebut.

“Adapun barang bukti narkotika yang disita adalah jenis sabu sebanyak 126.325 gram, ganja sebanyak 12.726 gram, dan ekstasi sebanyak 1.428 butir,” rinci Budi. Jumlah barang bukti yang berhasil disita ini menunjukkan betapa masifnya peredaran narkoba di Kampung Narkoba yang menjadi target operasi.

Selain narkotika, BNN juga menyita barang bukti non-narkotika seperti alat hisap atau bong, sedotan, timbangan, plastik klip, peralatan komunikasi, buku tabungan, ATM, kendaraan roda dua, CCTV, dan berbagai peralatan pendukung lainnya yang digunakan dalam penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.

BACA JUGA:  Bika Ambon Narkoba: Polda Sumut Gagalkan Penyelundupan

Yang lebih mengejutkan, BNN juga berhasil menyita berbagai jenis senjata api di kampung rawan narkoba Muara Bahari. Di antaranya adalah 6 pucuk senjata api, 1 pucuk senjata api rakitan, 2 senapan angin, dan 6 pucuk senjata airsoft gun.

Temuan senjata api ini kemudian mendorong BNN untuk melakukan koordinasi dengan Polri terkait dugaan tindak pidana lain yang dilakukan di luar narkotika. Hal ini menunjukkan bahwa permasalahan narkoba seringkali terkait dengan tindak kriminalitas lainnya.

“Fakta tersebut menunjukkan jika kejahatan narkotika memiliki keterkaitan dengan kejahatan lainnya, senjata tersebut sangat mungkin disalahgunakan untuk melakukan berbagai kejahatan lainnya seperti premanisme, pencurian dengan kekerasan, dan lain sebagainya,” pungkas Budi.

Operasi yang digelar BNN ini diharapkan dapat memberikan efek jera bagi para pelaku penyalahgunaan dan peredaran narkoba. Selain itu, operasi ini juga diharapkan dapat memutus mata rantai peredaran narkoba di Kampung Narkoba dan wilayah lainnya di Indonesia.D|Red.

 

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

kehilangan KTP elektronik dikenakan sanksi denda
Warga Dairi Tolak “Putar Ulang” Izin Tambang Seng
Dua Bus Transjakarta Adu Banteng di Cipulir
Puasa 1 Ramadan Jatuh Pada 19 Februari 2026
Pemerintah Gelar Sidang Isbat: Menanti Keputusan Resmi Awal Ramadan 1447 H
Prabowo Jamin Stabilitas Pasar Modal Pasca-Mundurnya Petinggi OJK dan BEI
Pemkab Tapanuli Utara Paparkan Manajemen Talenta ASN di BKN Pusat
Tapanuli Utara Raih Penghargaan UHC Awards Kategori Madya

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 09:54 WIB

kehilangan KTP elektronik dikenakan sanksi denda

Jumat, 27 Februari 2026 - 11:34 WIB

Warga Dairi Tolak “Putar Ulang” Izin Tambang Seng

Senin, 23 Februari 2026 - 11:18 WIB

Dua Bus Transjakarta Adu Banteng di Cipulir

Selasa, 17 Februari 2026 - 21:29 WIB

Puasa 1 Ramadan Jatuh Pada 19 Februari 2026

Selasa, 17 Februari 2026 - 11:07 WIB

Pemerintah Gelar Sidang Isbat: Menanti Keputusan Resmi Awal Ramadan 1447 H

Berita Terbaru