Gubernur Aceh Ungkap Makna di Balik Pengibaran Bendera Putih oleh Warga Korban Banjir

Kamis, 18 Desember 2025 - 13:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, menjelaskan makna di balik pengibaran bendera putih. Foto: Ist.

Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, menjelaskan makna di balik pengibaran bendera putih. Foto: Ist.

Medan-Mediadelegasi: Dalam sepekan terakhir, fenomena pengibaran bendera putih oleh warga Aceh di sejumlah kabupaten dan kota terdampak banjir bandang serta tanah longsor menarik perhatian publik. Bendera putih tersebut dinilai memiliki makna beragam.

Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, menjelaskan makna di balik pengibaran bendera itu, mulai dari simbol solidaritas hingga permintaan bantuan dari pihak lain.

Dia menyebutkan, selain sebagai tanda harapan akan bantuan, bendera putih juga menjadi bentuk protes masyarakat terhadap lambannya penanganan bencana oleh pemerintah pusat.

Menurutnya, langkah penanganan yang dilakukan pemerintah daerah bersama pemerintah pusat dinilai masih belum memadai, baik dari sisi distribusi logistik maupun pembukaan akses jalan yang hingga kini masih tertutup.

BACA JUGA:  Gubernur Aceh Muzakir Manaf Imbau Masyarakat Bersabar pada Peringatan 20 Tahun Perdamaian Aceh

“Kalau kita artikan menurut kacamata saya mulai dari solidaritas, simpatisan dan rasa ingin dibantu. Ya seperti itu. Yang jelas bendera putih itu berharap ada perhatian orang lain baik dalam negeri maupun luar negeri,” ujar Muzakir Manaf.

Fenomena ini menjadi sorotan karena mencerminkan kondisi darurat yang dialami warga di daerah terdampak, sekaligus menegaskan perlunya percepatan dan peningkatan kualitas penanganan bencana agar kebutuhan dasar korban dapat segera terpenuhi.

Pengibaran bendera putih ini diharapkan dapat menjadi perhatian bagi pemerintah pusat dan pihak-pihak terkait untuk segera memberikan bantuan dan penanganan yang lebih optimal kepada para korban bencana di Aceh.

Solidaritas dan kepedulian dari seluruh elemen masyarakat sangat dibutuhkan untuk membantu meringankan beban para korban dan mempercepat proses pemulihan pascabencana. D|Red.

BACA JUGA:  Bonatua Unggah Ijazah Jokowi, Tantangan Debat Sehat Dimulai

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGE NEWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kemnaker Gandeng BINUS-Microsoft Lewat GreatNusa, Perkuat Kompetensi AI Talenta Digital Indonesia
Kejaksaan Agung Minta Maaf Usai Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Tak Pakai Rompi Tahanan
Gunung Lewotobi Laki-Laki Erupsi Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 1.600 Meter
Kejagung Periksa Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Soal TPPU Rp476 Miliar Hari Ini
Kemnaker dan Polri Sukses Mediasi PHK PT Amos Indah Indonesia Pesangon Rp12,7 Miliar Cair
Eksepsi Dokter Tifa Dikabulkan Roy Suryo Sebut Jadi Angin Segar Perkara Ijazah Jokowi
Presiden Prabowo Panggil Para Menteri Rapat Terbatas di Istana Bahas Agenda Strategis
Eksepsi Dokter Tifa Dikabulkan PN Jaktim Komitmen Usut Ijazah Jokowi Tak Surut
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 15:53 WIB

Kemnaker Gandeng BINUS-Microsoft Lewat GreatNusa, Perkuat Kompetensi AI Talenta Digital Indonesia

Sabtu, 25 Juli 2026 - 15:39 WIB

Kejaksaan Agung Minta Maaf Usai Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Tak Pakai Rompi Tahanan

Jumat, 24 Juli 2026 - 11:53 WIB

Gunung Lewotobi Laki-Laki Erupsi Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 1.600 Meter

Jumat, 24 Juli 2026 - 10:37 WIB

Kejagung Periksa Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Soal TPPU Rp476 Miliar Hari Ini

Kamis, 23 Juli 2026 - 17:29 WIB

Kemnaker dan Polri Sukses Mediasi PHK PT Amos Indah Indonesia Pesangon Rp12,7 Miliar Cair

Berita Terbaru