Gubernur Kalsel Sahbirin Noor Hadiri Apel ASN di Tengah Pengejaran KPK, Tegaskan Tetap di Kalsel

Selasa, 12 November 2024 - 15:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Media delegasi – Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel) Sahbirin Noor, yang dikenal dengan panggilan Paman Birin, menampakkan diri di hadapan publik saat pencariannya oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih berlangsung. Paman Birin hadir memimpin apel pegawai di halaman Kantor Gubernur Kalsel, Kota Banjarbaru, pada Senin (11/11/2024).

Walau telah muncul di publik, KPK belum melakukan penangkapan atas Sahbirin Noor yang sebelumnya dicari setelah ditetapkan sebagai tersangka dugaan korupsi. Juru Bicara KPK, Tessa Mahardika Sugiarto, menyebutkan bahwa penyidik KPK masih terus menyelidiki kasus suap pengadaan barang dan jasa terkait tiga proyek pembangunan di Provinsi Kalsel.

“Saat ini tim penyidikan sedang bekerja, jadi kita tunggu saja perkembangan selanjutnya,” kata Tessa, Selasa (12/11/2024).

BACA JUGA:  5 Rekomendasi HP OPPO Terbaru 2025: Dari Flagship hingga Entry-Level

 

Saat memimpin apel, Paman Birin mengenakan seragam dinas dan disambut hangat oleh para pegawai setelah sekian lama tidak terlihat di hadapan publik. Dalam pesannya, ia mengingatkan para pegawai untuk bekerja dengan penuh semangat dan fokus pada ketahanan pangan serta menjaga sinergi dengan pemerintah kabupaten/kota di seluruh Kalsel.

Sebelum menutup sambutannya, Sahbirin juga memanjatkan doa untuk keselamatan masyarakat Kalsel. Seusai apel, ia bersalaman dengan para ASN yang hadir, yang menimbulkan haru di kalangan pegawai.

Sebelumnya, KPK memastikan bahwa pencarian terhadap Sahbirin Noor tidak akan mengalami kendala seperti kasus Harun Masiku. Direktur Penyidikan KPK, Asep Guntur Rahayu, menyatakan bahwa Sahbirin dipastikan masih berada di Indonesia. KPK pun telah berkoordinasi dengan pihak Imigrasi untuk mencegah Sahbirin bepergian ke luar negeri sejak 7 Oktober 2024 untuk kepentingan penyidikan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jampidsus Febrie Adriansyah Dikabarkan Mundur
Surat Rahasia Kejagung Bocor: Soroti Kasus Pejabat, Pegawai Kejaksaan Dilarang Komentar Soal Perkara
Bupati Langkat Syah Afandin Di OTT KPK
Pertamina Resmi Naikkan Harga Pertamax
Nama Raffi Ahmad Terseret Dalam Kasus Dugaan Suap Importasi Barang di Bea Cukai
​Kurs Rupiah Terpuruk di Angka Rp18.000, Hasto Kristiyanto Kritik Keras Manajemen Pemerintahan
Tuntut Kepastian Operasional, Investor Dapur SPPG di Wilayah 3T Geruduk Kantor BGN
Rupiah Hancur! Tembus Rp18.175 per Dolar AS
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 00:15 WIB

Jampidsus Febrie Adriansyah Dikabarkan Mundur

Kamis, 9 Juli 2026 - 23:19 WIB

Surat Rahasia Kejagung Bocor: Soroti Kasus Pejabat, Pegawai Kejaksaan Dilarang Komentar Soal Perkara

Jumat, 3 Juli 2026 - 09:17 WIB

Bupati Langkat Syah Afandin Di OTT KPK

Rabu, 10 Juni 2026 - 07:47 WIB

Pertamina Resmi Naikkan Harga Pertamax

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:03 WIB

Nama Raffi Ahmad Terseret Dalam Kasus Dugaan Suap Importasi Barang di Bea Cukai

Berita Terbaru

Kabupaten Labuhan Batu Utara

Tindaklanjuti Instruksi DPP, Golkar Labura Gelar Pleno Persiapan Musda 2026

Jumat, 7 Agu 2026 - 17:53 WIB

Foto: Jilbab berlogo bordir “Asri” hasil pengadaan Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Deli Serdang sebanyak 15.000 lembar senilai Rp525 juta. Harga satuan yang ditetapkan Rp35.000 disorot JIPI karena dinilai jauh lebih tinggi dari harga pasar sejenis yang diperkirakan hanya sekitar Rp15.000 per lembar.

Kabupaten Deli Serdang

Jilbab Rp525 Juta, Kainnya yang Mahal atau Angkanya yang Bikin Bertanya?

Jumat, 7 Agu 2026 - 17:16 WIB