Gubernur Pramono Anung Resmikan Taman Si Pitung: Wujudkan Ruang Hijau di Jakarta Utara

Selasa, 28 Oktober 2025 - 20:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung  Meresmikan meresmikan Taman Si Pitung di kolong Tol Jampea, Koja, Jakarta Utara, pada Rabu, 23 Oktober 2025 (Foto:Ist)

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Meresmikan meresmikan Taman Si Pitung di kolong Tol Jampea, Koja, Jakarta Utara, pada Rabu, 23 Oktober 2025 (Foto:Ist)

Jakarta-Mediadelegasi : Warga Jakarta Utara kini memiliki ruang terbuka hijau baru yang unik dan menarik. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, secara resmi membuka Taman Si Pitung yang berlokasi di kolong Tol Jampea, Koja, Jakarta Utara. Peresmian ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk memperluas ruang terbuka hijau (RTH) dan menyediakan fasilitas publik yang ramah anak di tengah hiruk pikuk ibu kota.

Dalam acara peresmian yang dihadiri oleh warga setempat, tokoh masyarakat, dan pejabat pemerintah, Gubernur Pramono Anung menyampaikan komitmennya untuk terus memperbanyak taman kota di berbagai sudut Jakarta. Ia menekankan bahwa banyak area yang sebelumnya kurang termanfaatkan kini diubah menjadi ruang bermain dan ruang hijau yang bermanfaat bagi masyarakat.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung (foto:Ist)

“Hari ini, dengan bangga saya nyatakan Taman Si Pitung resmi dibuka untuk umum,” ujar Gubernur Pramono dengan senyum lebar, disambut tepuk tangan meriah dari warga yang hadir.

Gubernur menjelaskan bahwa pembangunan taman di kawasan padat penduduk seperti Jakarta Utara memiliki tantangan tersendiri. Keterbatasan lahan memaksa pemerintah untuk berpikir kreatif dalam memanfaatkan setiap jengkal ruang yang ada, termasuk area-area yang seringkali terabaikan seperti kolong jembatan dan area di bawah jalan tol.

“Tempat seperti ini dulunya mungkin dianggap kumuh dan tidak terawat, tapi kini kita ubah menjadi ruang hidup baru yang penuh warna dan keceriaan bagi warga,” tuturnya dengan semangat.

Pramono juga menyoroti pentingnya kolaborasi antara pemerintah kota dan masyarakat dalam menjaga serta memanfaatkan ruang terbuka hijau yang telah dibangun. Ia mengajak seluruh warga untuk ikut serta merawat taman dan fasilitas publik lainnya agar dapat dinikmati oleh generasi mendatang.

BACA JUGA:  Acara Tahun Baru Jakarta: 'From Jakarta with Love' Himpun Rp3,1 Miliar untuk Bencana Sumatra

Ia juga telah menginstruksikan Kepala Dinas Pertamanan dan Wali Kota Jakarta Utara untuk mempercepat pembukaan taman-taman baru di kawasan padat penduduk lainnya. Langkah ini dianggap penting agar masyarakat memiliki akses yang lebih mudah terhadap udara bersih dan tempat interaksi sosial yang sehat.

Selain pembangunan taman, Gubernur Pramono juga mengungkapkan rencana untuk menata ulang kawasan di bawah jalan tol menjadi area hijau yang lebih menarik dan fungsional. Ia ingin mengubah citra kolong jalan tol yang seringkali identik dengan kesan kumuh menjadi ruang publik yang asri dan nyaman.

“Saya ingin ruang di bawah jalan tol ini menjadi lebih hijau, lebih indah, dan lebih bermanfaat bagi masyarakat. Jika ruang terbuka hijau bertambah, kota kita akan terasa lebih sejuk, lebih nyaman, dan lebih menyenangkan untuk ditinggali,” tambahnya.

Gubernur juga menyampaikan kabar gembira bahwa persentase ruang terbuka hijau di Jakarta telah mengalami peningkatan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. “Dulu, ruang terbuka hijau di Jakarta hanya sekitar 5,75 persen dari luas wilayah, tapi kini sudah mencapai 14 persen. Ini adalah hasil kerja keras bersama dari seluruh pihak,” ungkapnya dengan nada optimis.

BACA JUGA:  Gubernur Pramono Anung Resmikan Rusun Jagakarsa, Berikan Hunian Layak bagi Masyarakat

Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Pramono juga membahas isu keterbatasan lahan pemakaman umum di Jakarta yang semakin mendesak. Ia menjelaskan bahwa dari 80 TPU yang ada di Jakarta, hanya 69 yang masih menerima jenazah baru karena keterbatasan ruang.

Pemerintah kini tengah menyiapkan langkah-langkah strategis untuk membuka lahan pemakaman baru yang juga mempertimbangkan aspek lingkungan dan keberlanjutan. Selain itu, beberapa area pemakaman lama akan ditata ulang agar bisa berfungsi ganda sebagai taman memorial yang indah dan nyaman.

“Kami sedang menghitung kembali kebutuhan lahan pemakaman di Jakarta dan akan segera menggelar rapat khusus untuk membahas solusi terbaiknya,” kata Pramono.

Gubernur juga menyinggung soal pemanfaatan tanah fasos dan fasum yang telah diserahkan ke Pemprov DKI. Lahan-lahan tersebut akan dimanfaatkan secara optimal untuk dijadikan taman tematik dan ruang hijau publik di berbagai wilayah Jakarta.

Sebagai penutup, Gubernur Pramono menyampaikan bahwa program ruang terbuka hijau merupakan langkah strategis untuk mewujudkan Jakarta sebagai kota global yang layak huni, berkelanjutan, dan membanggakan bagi seluruh warganya. Ia berharap masyarakat dapat terus menjaga dan merawat fasilitas publik yang telah disediakan oleh pemerintah.

“Kalau kota kita hijau, bersih, dan tertata dengan baik, maka Jakarta akan menjadi kebanggaan kita bersama,” tutupnya dengan senyum optimis. D|Red.

 

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jampidsus Febrie Adriansyah Dikabarkan Mundur
Surat Rahasia Kejagung Bocor: Soroti Kasus Pejabat, Pegawai Kejaksaan Dilarang Komentar Soal Perkara
Bupati Langkat Syah Afandin Di OTT KPK
Pertamina Resmi Naikkan Harga Pertamax
Nama Raffi Ahmad Terseret Dalam Kasus Dugaan Suap Importasi Barang di Bea Cukai
​Kurs Rupiah Terpuruk di Angka Rp18.000, Hasto Kristiyanto Kritik Keras Manajemen Pemerintahan
Tuntut Kepastian Operasional, Investor Dapur SPPG di Wilayah 3T Geruduk Kantor BGN
Rupiah Hancur! Tembus Rp18.175 per Dolar AS
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 00:15 WIB

Jampidsus Febrie Adriansyah Dikabarkan Mundur

Kamis, 9 Juli 2026 - 23:19 WIB

Surat Rahasia Kejagung Bocor: Soroti Kasus Pejabat, Pegawai Kejaksaan Dilarang Komentar Soal Perkara

Jumat, 3 Juli 2026 - 09:17 WIB

Bupati Langkat Syah Afandin Di OTT KPK

Rabu, 10 Juni 2026 - 07:47 WIB

Pertamina Resmi Naikkan Harga Pertamax

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:03 WIB

Nama Raffi Ahmad Terseret Dalam Kasus Dugaan Suap Importasi Barang di Bea Cukai

Berita Terbaru

Kabupaten Labuhan Batu Utara

Tindaklanjuti Instruksi DPP, Golkar Labura Gelar Pleno Persiapan Musda 2026

Jumat, 7 Agu 2026 - 17:53 WIB

Foto: Jilbab berlogo bordir “Asri” hasil pengadaan Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Deli Serdang sebanyak 15.000 lembar senilai Rp525 juta. Harga satuan yang ditetapkan Rp35.000 disorot JIPI karena dinilai jauh lebih tinggi dari harga pasar sejenis yang diperkirakan hanya sekitar Rp15.000 per lembar.

Kabupaten Deli Serdang

Jilbab Rp525 Juta, Kainnya yang Mahal atau Angkanya yang Bikin Bertanya?

Jumat, 7 Agu 2026 - 17:16 WIB