Medan-Mediadelegasi : Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution mendorong bupati/walikota se-Sumut untuk memaksimalkan program KPR Subsidi Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). Menurutnya, program ini akan membantu masyarakat berpenghasilan rendah untuk memiliki rumah.
Bobby Nasution mengatakan bahwa program FLPP ini memberikan banyak kemudahan untuk masyarakat, terutama dalam hal uang muka dan suku bunga. “Ini program yang luar biasa dari Presiden RI, jadi perlu kita maksimalkan program ini terutama kabupaten/kota, karena akan banyak membantu masyarakat kita yang belum memiliki rumah,” kata Bobby.
Menurut data BPS, tahun 2024 rumah tangga di Sumut yang memiliki akses terhadap hunian layak sebesar 73,47%. Itu berarti ada sekitar 400.000 lebih rumah tangga yang belum bisa mengakses hunian layak. Oleh karena itu, Bobby berharap program FLPP ini dapat membantu masyarakat yang belum memiliki rumah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
FLPP memberikan kemudahan kepada masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dengan uang muka hanya 1% dari harga rumah dan suku bunga 5% flat. Harga rumah di Sumut menurut FLPP sebesar Rp166 juta, maka uang mukanya yang dibutuhkan sekitar Rp1 juta lebih.
Bobby Nasution berharap agar program ini dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat. “Ini benar-benar terjangkau, suku bunga juga lebih rendah dari KPR lainnya, banyak keuntungan yang didapat masyarakat bila ini kita maksimalkan,” kata Bobby.
Komisioner Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) Heru Pudyo Nugroho mengatakan bahwa hingga 25 Juni 2025 realisasi FLPP di Sumut masih 4,32% atau sebanyak 5003 unit. Oleh karena itu, perlu disosialisasikan secara masif agar program ini bisa mencapai target.
Heru juga menjelaskan bahwa program FLPP ini memberikan berbagai kemudahan untuk masyarakat, selain uang muka yang ringan, program ini juga mewajibkan menjual rumah yang tersedia. Kemudian dipermudah dengan pengajuannya lewat aplikasi Sistem Informasi KPR Sejahtera (SiKasep) dan melihat rumah yang tersedia di (tautan tidak tersedia)
Program FLPP ini juga diawasi ketat oleh berbagai 20 asosiasi pengembang yang terdaftar di aplikasi SIRENG dan lokasi perumahan juga terdaftar di SIKUMBANG. Dengan begitu, memperkecil kemungkinan untuk kontraktor-kontraktor yang membangun rumah tidak sesuai dengan spek yang ditentukan.
Heru berharap bahwa program ini dapat membantu masyarakat untuk memiliki rumah yang layak dan sesuai dengan kebutuhan mereka. “Harapan kita seperti itu, semua berjalan by system, diawasi ketat, jadi masyarakat tidak akan mendapatkan rumah yang retak dindingnya, sanitasinya buruk, jalannya tidak ada karena mereka sudah mengecek langsung dan kita juga sudah mengecek langsung,” kata Heru.
Dalam kesempatan ini, Bobby Nasution juga berharap agar bupati/walikota se-Sumut dapat mempromosikan program FLPP ini kepada masyarakat. Dengan demikian, masyarakat dapat memanfaatkan program ini untuk memiliki rumah yang layak.
Dengan adanya program FLPP ini, diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan membantu masyarakat untuk memiliki rumah yang layak. Oleh karena itu, perlu dilakukan sosialisasi dan promosi yang masif agar program ini dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat. D|Red.
Baca artikel menarik lainnya dari mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS












