Gubernur Sumut Berharap Program FLPP Bisa Bantu Masyarakat Punya Rumah

Selasa, 1 Juli 2025 - 10:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution saat melaksanakan Rakor bersama BP Tapera secara virtual di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro Nomor 30, Medan, Senin, 30 Juni 2025 (Sumber : Diskominfo Sumut)

Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution saat melaksanakan Rakor bersama BP Tapera secara virtual di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro Nomor 30, Medan, Senin, 30 Juni 2025 (Sumber : Diskominfo Sumut)

Medan-Mediadelegasi : Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution mendorong bupati/walikota se-Sumut untuk memaksimalkan program KPR Subsidi Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). Menurutnya, program ini akan membantu masyarakat berpenghasilan rendah untuk memiliki rumah.

Bobby Nasution mengatakan bahwa program FLPP ini memberikan banyak kemudahan untuk masyarakat, terutama dalam hal uang muka dan suku bunga. “Ini program yang luar biasa dari Presiden RI, jadi perlu kita maksimalkan program ini terutama kabupaten/kota, karena akan banyak membantu masyarakat kita yang belum memiliki rumah,” kata Bobby.

Menurut data BPS, tahun 2024 rumah tangga di Sumut yang memiliki akses terhadap hunian layak sebesar 73,47%. Itu berarti ada sekitar 400.000 lebih rumah tangga yang belum bisa mengakses hunian layak. Oleh karena itu, Bobby berharap program FLPP ini dapat membantu masyarakat yang belum memiliki rumah.

FLPP memberikan kemudahan kepada masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dengan uang muka hanya 1% dari harga rumah dan suku bunga 5% flat. Harga rumah di Sumut menurut FLPP sebesar Rp166 juta, maka uang mukanya yang dibutuhkan sekitar Rp1 juta lebih.

BACA JUGA:  Keuskupan Agung Medan Bantah Video Pastor Dukung Anies Baswedan

Bobby Nasution berharap agar program ini dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat. “Ini benar-benar terjangkau, suku bunga juga lebih rendah dari KPR lainnya, banyak keuntungan yang didapat masyarakat bila ini kita maksimalkan,” kata Bobby.

Komisioner Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) Heru Pudyo Nugroho mengatakan bahwa hingga 25 Juni 2025 realisasi FLPP di Sumut masih 4,32% atau sebanyak 5003 unit. Oleh karena itu, perlu disosialisasikan secara masif agar program ini bisa mencapai target.

Heru juga menjelaskan bahwa program FLPP ini memberikan berbagai kemudahan untuk masyarakat, selain uang muka yang ringan, program ini juga mewajibkan menjual rumah yang tersedia. Kemudian dipermudah dengan pengajuannya lewat aplikasi Sistem Informasi KPR Sejahtera (SiKasep) dan melihat rumah yang tersedia di (tautan tidak tersedia)

Program FLPP ini juga diawasi ketat oleh berbagai 20 asosiasi pengembang yang terdaftar di aplikasi SIRENG dan lokasi perumahan juga terdaftar di SIKUMBANG. Dengan begitu, memperkecil kemungkinan untuk kontraktor-kontraktor yang membangun rumah tidak sesuai dengan spek yang ditentukan.

BACA JUGA:  Polisi Gerebek Pangkalan Oplos LPG di Payageli

Heru berharap bahwa program ini dapat membantu masyarakat untuk memiliki rumah yang layak dan sesuai dengan kebutuhan mereka. “Harapan kita seperti itu, semua berjalan by system, diawasi ketat, jadi masyarakat tidak akan mendapatkan rumah yang retak dindingnya, sanitasinya buruk, jalannya tidak ada karena mereka sudah mengecek langsung dan kita juga sudah mengecek langsung,” kata Heru.

Dalam kesempatan ini, Bobby Nasution juga berharap agar bupati/walikota se-Sumut dapat mempromosikan program FLPP ini kepada masyarakat. Dengan demikian, masyarakat dapat memanfaatkan program ini untuk memiliki rumah yang layak.

Dengan adanya program FLPP ini, diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan membantu masyarakat untuk memiliki rumah yang layak. Oleh karena itu, perlu dilakukan sosialisasi dan promosi yang masif agar program ini dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat. D|Red.

 

Baca  artikel menarik lainnya dari mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Istana Maimon Jadi Saksi, 23 Paguyuban Kesukuan Pertajam Komitmen Merajut Kebhinekaan Bersama FKN Sumut
USU: Belum Ditemukan Indikasi Perundungan dalam Kasus Meninggalnya Mahasiswi FIB
Kadis SDABMBK Khairul Azmi Dorong Drainase Lebih Optimal, 1.047 Meter U-Ditch Dibangun di Gaperta
DLH Kota Medan: Pengadaan Alat Berat Rp11,4 Miliar Sesuai Aturan LKPP, Tidak Ada Pembelian Buldoser Rp479 Juta
CEGAH GANGGUAN KAMTIB, LPKA MEDAN GELAR RAZIA GABUNGAN
Namanya Dicatut Irhamsadani Rambe dalam Isu Seleksi KPID, KAMMI Sumut: Ketua yang Sah Hanya Hasan Basri!
BEM UMN Al-Washliyah Tagih Tindak Lanjut Bea Cukai soal Dugaan Monza Ilegal
Gelar Muswil ke III, Syamsuri Terpilih Jadi Ketua IKA UT Medan Periode 2026-2031
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:09 WIB

Istana Maimon Jadi Saksi, 23 Paguyuban Kesukuan Pertajam Komitmen Merajut Kebhinekaan Bersama FKN Sumut

Senin, 28 September 2026 - 17:16 WIB

USU: Belum Ditemukan Indikasi Perundungan dalam Kasus Meninggalnya Mahasiswi FIB

Jumat, 25 September 2026 - 17:31 WIB

Kadis SDABMBK Khairul Azmi Dorong Drainase Lebih Optimal, 1.047 Meter U-Ditch Dibangun di Gaperta

Rabu, 23 September 2026 - 16:45 WIB

DLH Kota Medan: Pengadaan Alat Berat Rp11,4 Miliar Sesuai Aturan LKPP, Tidak Ada Pembelian Buldoser Rp479 Juta

Sabtu, 19 September 2026 - 19:11 WIB

CEGAH GANGGUAN KAMTIB, LPKA MEDAN GELAR RAZIA GABUNGAN

Berita Terbaru

Petugas bersama warga mengevakuasi jenazah pemuda hilang di Desa Wek III, Kecamatan Batang Toru, Tapanuli Selatan, Jumat (9/10/2026). Ditemukan hampir 2 minggu setelah hilang, dugaan sementara gantung diri. Foto: Ist.

Kabupaten Tapanuli Selatan

Hilang Hampir 2 Minggu, Pemuda Tapanuli Selatan Ditemukan Tewas di Kebun

Jumat, 9 Okt 2026 - 16:46 WIB