Gus Miftah dirikan Rumah Moderasi sebagai Utusan Presiden

- Penulis

Selasa, 22 Oktober 2024 - 15:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Media Delegasi Miftah Maulana atau Gus Miftah resmi dilantik menjadi Utusan Presiden Bidang Kerukunan Umat Beragama dan Pembinaan Lembaga Keagamaan oleh Presiden Prabowo Subianto.
Gus Miftah menyoroti persoalan kerukunan di Indonesia.

“Persoalan kerukunan di Indonesia menjadi hal yang menarik dan penting, karena negara ini memiliki 17. 000 pulau, 1.700 suku, 736 bahasa, 6 agama, dan banyak perbedaan. ” kata Gus Mifta, Selasa (22 Oktober 2024), di Istana Kepresidenan Jakarta. Gus Miftah mengatakan, permasalahan kerukunan ini bisa berdampak pada kehidupan bermasyarakat jika tidak disikapi secara matang. Oleh karena itu, pemerintah dan masyarakat perlu bekerja sama untuk menjaga suasana kondusif dan keharmonisan sosial, lanjutnya.

BACA JUGA:  Kemenkes RI Lakukan Penguatan Sistem Layanan Kesehatan Jemaah Haji

Lebih lanjut, Gus Miftah mengaku mendapat tugas untuk menjalin komunikasi internasional.
Ia berharap situasi kehidupan sosial di Indonesia terus baik. “Memang salah satu tugas yang ditetapkan adalah menjalin komunikasi internasional tentang moderasi dan toleransi,” ujarnya. Gus Mifta menegaskan akan mendalami dulu permasalahan yang ada. Kemudian dia mempercepat dan mencari solusi.
“Salah satunya, nanti kita bisa membuat semacam faksi moderat,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pertamina Resmi Naikkan Harga Pertamax
Nama Raffi Ahmad Terseret Dalam Kasus Dugaan Suap Importasi Barang di Bea Cukai
​Kurs Rupiah Terpuruk di Angka Rp18.000, Hasto Kristiyanto Kritik Keras Manajemen Pemerintahan
Tuntut Kepastian Operasional, Investor Dapur SPPG di Wilayah 3T Geruduk Kantor BGN
Rupiah Hancur! Tembus Rp18.175 per Dolar AS
Korlantas Polri Memutuskan Menunda Pelaksanaan Operasi Patuh 2026
Mulai 8 Hingga 21 Juni 2026 Operasi Patuh Digelar Serentak se-Indonesia, Nomor Plat Kendaraan Jadi Prioritas Utama
Daftar Final 23 Pemain Timnas Indonesia: Debut Mathew Baker & Kembalinya Marselino Ferdinan
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 07:47 WIB

Pertamina Resmi Naikkan Harga Pertamax

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:03 WIB

Nama Raffi Ahmad Terseret Dalam Kasus Dugaan Suap Importasi Barang di Bea Cukai

Selasa, 9 Juni 2026 - 09:30 WIB

​Kurs Rupiah Terpuruk di Angka Rp18.000, Hasto Kristiyanto Kritik Keras Manajemen Pemerintahan

Selasa, 9 Juni 2026 - 08:26 WIB

Tuntut Kepastian Operasional, Investor Dapur SPPG di Wilayah 3T Geruduk Kantor BGN

Senin, 8 Juni 2026 - 13:02 WIB

Rupiah Hancur! Tembus Rp18.175 per Dolar AS

Berita Terbaru