Hadir dengan Infus di Tangan, Nadiem Makarim Jalani Sidang Lanjutan Kasus Laptop Chromebook

- Penulis

Senin, 4 Mei 2026 - 15:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mantan Mendikbudristek Nadiem Makarim Hadir dengan Infus di tangannya saat menghadiri sidang lanjutan kasus pengadaan laptop Chromebook. Meski masih dalam perawatan medis dan pascaoperasi, ia tetap hadir secara langsung karena permohonan sidang daring tidak dikabulkan. Foto: Ist.

Mantan Mendikbudristek Nadiem Makarim Hadir dengan Infus di tangannya saat menghadiri sidang lanjutan kasus pengadaan laptop Chromebook. Meski masih dalam perawatan medis dan pascaoperasi, ia tetap hadir secara langsung karena permohonan sidang daring tidak dikabulkan. Foto: Ist.

Jakarta-Mediadelegasi: Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Makarim, hadir dengan infus di tangan dalam persidangan lanjutan dalam kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook dan Chrome Device Management (CDM).

Kedatangannya pada Senin (4/5/2026) ini cukup menyita perhatian, mengingat sebelumnya ia terpaksa absen karena kondisi kesehatan yang menurun dan harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Saat memasuki ruang sidang, terlihat jelas selang infus masih menempel di tangan kirinya. Meski demikian, ia tampak berusaha tetap tegar dan menjawab sapaan awak media dengan tenang.

“Sehat, masih diberikan sehat, alhamdulillah,” ujar Nadiem singkat saat ditanya mengenai kondisinya oleh wartawan.

Di dalam ruang persidangan, Ketua Majelis Hakim, Purwanto S. Abdullah, pun sempat menanyakan secara langsung mengenai kondisi kesehatan terdakwa untuk memastikan kelancaran proses hukum.

BACA JUGA:  Bahas Stimulus dan Insentif, Menperin dan Menkeu Sepakat Perkuat Sektor Manufaktur

Menanggapi hal tersebut, Nadiem menjelaskan bahwa saat ini ia sebenarnya masih dalam masa pemulihan pascaoperasi. Bahkan, ia mengaku sedang dalam persiapan untuk menjalani tindakan operasi lanjutan dalam waktu dekat.

“Saat ini sebenarnya saya masih dalam perawatan di rumah sakit untuk persiapan operasi yang akan dilakukan dalam waktu lumayan cepat,” paparnya di hadapan majelis hakim.

Nadiem mengaku bahwa dirinya sebenarnya sangat membutuhkan istirahat dan perawatan medis yang berkelanjutan. Namun, ia terpaksa hadir secara fisik di pengadilan karena permohonannya untuk mengikuti sidang secara daring atau melalui video conference tidak dikabulkan.

“Tapi karena kebutuhan sidang dan saya tidak diperkenankan lewat Zoom, jadi saya hadir di sini untuk memastikan proses persidangan tidak tertunda,” jelasnya.

BACA JUGA:  Tingkat Bunga Penjamin hingga Mei 2026 Tetap

Ia juga menambahkan bahwa berdasarkan anjuran dan keterangan dari tim medis yang menanganinya, kondisinya mengharuskan dirinya untuk segera kembali ke rumah sakit segera setelah sidang selesai dilaksanakan.

“Namun secara dokter menyebut kondisinya adalah harus ada satu kondisi setelah sidang harus segera kembali ke rumah sakit untuk perawatan,” tambahnya.

Kehadiran Nadiem dengan kondisi yang masih kurang prima ini menunjukkan keseriusannya dalam menghadapi proses hukum yang sedang berjalan, meski di tengah tantangan kesehatan yang sedang ia alami. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polda Metro Jaya Gagalkan Peredaran 32 Kg Sabu Jaringan Malaysia, Satu Kurir Ditangkap di Jakarta Utara
Menkeu Purbaya Jelaskan Konteks Ucapan Prabowo: Rakyat Desa Tak Pakai Dolar, Indonesia Kuat di Tengah Gejolak Global
Wakil Gubernur Sumbar Vasko Ruseimy Alami Kecelakaan Dini Hari, Mobil Dinas Hancur Tabrak Bak Truk
Meutya Hafid Tegaskan: Pertukaran Data RI-AS Hanya Lingkup Ekosistem Digital, Tak Ada Data Kependudukan
Kampung Narkoba di Samarinda Beroperasi Seperti Kartel, Ada 21 Pengawas Bersenjata
KPK Panggil Muhadjir Effendy Terkait Kasus Korupsi Kuota Haji, Pemeriksaan Ditunda
Hari Ini, Mantan Wamenaker Immanuel Ebenezer Jalani Sidang Pembacaan Tuntutan Kasus Pemerasan dan Gratifikasi
Kaesang Pangarep Tegaskan Komitmen Kawal Reynaldo Bryan Menjadi Ketua Umum HIPMI

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 17:41 WIB

Polda Metro Jaya Gagalkan Peredaran 32 Kg Sabu Jaringan Malaysia, Satu Kurir Ditangkap di Jakarta Utara

Senin, 18 Mei 2026 - 17:02 WIB

Menkeu Purbaya Jelaskan Konteks Ucapan Prabowo: Rakyat Desa Tak Pakai Dolar, Indonesia Kuat di Tengah Gejolak Global

Senin, 18 Mei 2026 - 14:40 WIB

Wakil Gubernur Sumbar Vasko Ruseimy Alami Kecelakaan Dini Hari, Mobil Dinas Hancur Tabrak Bak Truk

Senin, 18 Mei 2026 - 14:11 WIB

Meutya Hafid Tegaskan: Pertukaran Data RI-AS Hanya Lingkup Ekosistem Digital, Tak Ada Data Kependudukan

Senin, 18 Mei 2026 - 12:19 WIB

Kampung Narkoba di Samarinda Beroperasi Seperti Kartel, Ada 21 Pengawas Bersenjata

Berita Terbaru