Hari Kartini: Mengenang Tokoh Pelopor Emansipasi Perempuan

Senin, 21 April 2025 - 12:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Ist.

Foto : Ist.

Medan-Mediadelegasi : Hari Kartini diperingati setiap tanggal 21 April untuk mengenang sosok R.A. Kartini, pelopor emansipasi perempuan di Indonesia. Kartini dikenal sebagai tokoh yang memperjuangkan kesetaraan antara laki-laki dan perempuan di Indonesia.

Kartini lahir pada 21 April 1879 di Jepara, Jawa Tengah. Ia dikenal sebagai anak yang aktif, ceria, dan tidak bisa diam. Kartini menempuh pendidikan di Europeesche Lagere School (ELS) namun harus berhenti karena tradisi pingitan.

Meski menjalani masa pingitan, semangat Kartini untuk belajar tidak surut. Ia mengisi hari-harinya dengan membaca buku-buku pengetahuan dan mulai tertarik pada pemikiran tentang kemajuan perempuan Eropa.

Pemikiran tersebut membentuk tekad kuat dalam dirinya untuk memperjuangkan pendidikan dan hak perempuan di Indonesia. Kartini juga mengajak perempuan-perempuan di sekitarnya untuk belajar menulis dan memperluas wawasan.

Ia memiliki cita-cita untuk mendirikan sekolah khusus perempuan agar mereka bisa memperoleh pendidikan yang layak. Ketika menikah dengan Bupati Rembang, Jayadiningrat, sang suami mendukung penuh perjuangan dan gagasan-gagasannya.

Kartini dikenal gemar menulis sejak remaja, terutama melalui surat-surat yang ia kirimkan kepada sahabat-sahabatnya. Surat-surat tersebut menjadi wadah bagi Kartini untuk menyampaikan ide dan cita-citanya tentang perempuan dan masa depan.

BACA JUGA:  Bobby Nasution Jadikan Pemko Medan Konsumen Utama UMKM

Seluruh suratnya kemudian dikumpulkan oleh J.H. Abendanon, seorang pejabat Hindia Belanda. Pada 1911, kumpulan surat itu diterbitkan dengan judul Door Duisternis tot Licht atau Habis Gelap Terbitlah Terang.

Kartini meninggal dunia pada 17 September 1904, empat hari setelah melahirkan anak pertamanya. Ia dikenang sebagai tokoh pelopor emansipasi perempuan yang pemikirannya tetap relevan hingga hari ini.

Pemerintah Indonesia mengeluarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 108 Tahun 1964 yang ditandatangani Presiden Sukarno pada 2 Mei 1964. Kartini ditetapkan sebagai Pahlawan Kemerdekaan Nasional sebagai bentuk penghormatan atas perjuangannya mempelopori kesetaraan antara wanita dan laki-laki di Indonesia.

Peringatan Hari Kartini bertujuan mengenang dan menghormati perjuangan Kartini dalam memperjuangkan kesetaraan antara laki-laki dan perempuan. Peringatan ini juga menjadi pengingat penting bagi seluruh masyarakat Indonesia mengenai emansipasi wanita.

Salah satu cara merayakan Hari Kartini adalah dengan mengenakan kebaya, terutama model kebaya Kartini. Kebaya sangat identik dengan peringatan Hari Kartini karena pahlawan emansipasi perempuan tersebut banyak memakai kebaya semasa hidupnya.

BACA JUGA:  Aksi Teror Aktivis Antikorupsi, Ketua PC PMII Medan Desak Polisi Usut

Mengirim surat atau bentuk apresiasi sederhana kepada perempuan di sekitar kita juga dapat dijadikan salah satu cara merayakan Hari Kartini. Membaca tulisan-tulisan Kartini bisa menjadi cara untuk mengenang dan memahami gagasannya lebih dalam.

Di sekolah atau lembaga, perayaan Hari Kartini biasanya diisi dengan beragam perlombaan seperti lomba pakaian adat, melukis, hingga membaca puisi. Beberapa lembaga bahkan mengadakan upacara bendera atau menyanyikan lagu “Ibu Kita Kartini” sebagai bagian dari perayaan.

Peringatan Hari Kartini menjadi momentum penting untuk menghargai peran perempuan masa kini dan mengingat pentingnya kesetaraan bagi semua orang. Semangat Kartini dalam memperjuangkan hak-hak perempuan tetap relevan hingga hari ini.

Dengan memperingati Hari Kartini, kita dapat mengenang dan menghormati perjuangan Kartini dalam memperjuangkan kesetaraan antara laki-laki dan perempuan di Indonesia. Kita juga dapat memahami gagasannya lebih dalam dan mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari. D|Red.

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Istana Maimon Jadi Saksi, 23 Paguyuban Kesukuan Pertajam Komitmen Merajut Kebhinekaan Bersama FKN Sumut
USU: Belum Ditemukan Indikasi Perundungan dalam Kasus Meninggalnya Mahasiswi FIB
Kadis SDABMBK Khairul Azmi Dorong Drainase Lebih Optimal, 1.047 Meter U-Ditch Dibangun di Gaperta
DLH Kota Medan: Pengadaan Alat Berat Rp11,4 Miliar Sesuai Aturan LKPP, Tidak Ada Pembelian Buldoser Rp479 Juta
CEGAH GANGGUAN KAMTIB, LPKA MEDAN GELAR RAZIA GABUNGAN
Namanya Dicatut Irhamsadani Rambe dalam Isu Seleksi KPID, KAMMI Sumut: Ketua yang Sah Hanya Hasan Basri!
BEM UMN Al-Washliyah Tagih Tindak Lanjut Bea Cukai soal Dugaan Monza Ilegal
Gelar Muswil ke III, Syamsuri Terpilih Jadi Ketua IKA UT Medan Periode 2026-2031
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:09 WIB

Istana Maimon Jadi Saksi, 23 Paguyuban Kesukuan Pertajam Komitmen Merajut Kebhinekaan Bersama FKN Sumut

Senin, 28 September 2026 - 17:16 WIB

USU: Belum Ditemukan Indikasi Perundungan dalam Kasus Meninggalnya Mahasiswi FIB

Jumat, 25 September 2026 - 17:31 WIB

Kadis SDABMBK Khairul Azmi Dorong Drainase Lebih Optimal, 1.047 Meter U-Ditch Dibangun di Gaperta

Rabu, 23 September 2026 - 16:45 WIB

DLH Kota Medan: Pengadaan Alat Berat Rp11,4 Miliar Sesuai Aturan LKPP, Tidak Ada Pembelian Buldoser Rp479 Juta

Sabtu, 19 September 2026 - 19:11 WIB

CEGAH GANGGUAN KAMTIB, LPKA MEDAN GELAR RAZIA GABUNGAN

Berita Terbaru

Camat Sungaikanan, Yusran Hasian Harahap SE MM (dua kiri), Perwakilan Kebun B Simangunsong (tiga kanan), Tokoh masyarakat H Kodirun Harahap SH (dua kanan) bersama jajaran Polsek Sungaikanan dan Personel Koramil 12/Langgapayung saat meninjau langsung longsor hebat sudut Kebun B di Desa Sabungan, Sungaikanan, Labusel, kemarin. Foto: D|maruli siregar

Kabupaten Labuhan Batu Selatan

Sengkarut Gurita Bisnis Kebun di Sabungan Labusel

Rabu, 7 Okt 2026 - 19:54 WIB