Indeks Kepuasan Jemaah Haji Ditargetkan Capai 95 Persen

- Penulis

Senin, 25 Maret 2024 - 05:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana pelaksanaan Bimtek PPIH Arab Saudi, Minggu (24/3), di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur. Foto: Ist

Suasana pelaksanaan Bimtek PPIH Arab Saudi, Minggu (24/3), di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur. Foto: Ist

Jakarta-Mediadelegasi: Kementerian Agama RI menargetkan indeks kepuasan jemaah pada penyelenggaraan ibadah haji 2024 bisa mencapai 95 persen. Hal itu pernah terjadi pada ibadah haji 2022 yang dari hasil survei BPS, kepuasan jemaah terhadap pelayanan haji capai 90 persen.

Inspektur Jenderal Kemenag, Faisal Ali Hasyim bahkan optimis tingkat kepuasan jemaah haji terhadap panitia haji Indonesia tahun ini capai 100 persen.

“Setidak – tidaknya naiklah dari tahun lalu. Jadi, kita harap di atas 95 persen. Makanya saya inginkan job description petugas jelas. Saya meminta kedisiplinan petugas dalam menjalankan tugas terutama terhadap jemaah lansia, maksimal,” ujar Faisal saat mengisi materi pada Bimtek PPIH 1445 Hijriah/2024 Masehi, di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, Minggu (24/3) malam.

Faisal berharap seluruh panitia termasuk petugas haji bisa memberikan pelayanan yang terbaik buat jamaah di masing-masing layanan. Mulai dari lingkup pengawasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH) jemaah. Kemudian pengelolaan biaya haji harus lebih efisien mulai dari penyusunan, pemeriksaan istitoah kesehatan, sampai tahap pelunasan.

BACA JUGA:  Komdigi Buru BTS Palsu Imbas Marak SMS Kuras M Bangking

“Tahun lalu dalam proses rekrutment petugas ada 115 pengaduan masyarakat. Alhamdulillah, tahun ini tidak ada satu pun surat masuk. Ini menunjukkan, bahwa jika semua ingin melakukan yang terbaik. Kita inginkan petugas yang profesional dan kompeten. Semua layanan harus betul-betul bekerja dengan baik dan tidak ada transaksi dalam seleksi,” katanya.

Selain itu, pengawasan dalam pengadaan barang dan jasa harus dikawal terus mulai dari proses pengadaannya. Kemudian kualifikasi penyedia. “Yang penting hak jamaah haji itu kita lindungi. Tahun lalu, kita tidak ingin ada lagi keterlambatan masalah konsumsi dan transportasi. Tujuannya adalah kepuasan jemaah dari hasil survei teman-teman BPS,” ucap Faisal.

Faisal juga menekankan kepada para petugas menjadi ganrda terdepan sebagai pelayanan jemaah haji yang mengedepankan tugas layanan. Kemudian menjaga kedisiplinan petugas selama bertugas di Arab Saudi. Serta tidak melakukan pelanggaran dari fakta integritas yang telah ditandatangani.

BACA JUGA:  Ramalan Zodiak Besok Sabtu 3 Mei 2025: Libra, Scorpio, Leo, Virgo,

“Jaga martabat dan institusi masing – masing meski di bawah kementerian agama. Jangan sampai tidak patuh pada jam kerja, menyebarkan berita palsu atau bersikap arogan serta perselingkuhan,” ucap Faisal.

Faisal menginginkan petugas tahun ini memiliki komitmen untuk memberikan pelayanan prima. Kemudian loyalitas dalam satu komando, bekerja dengan penuh tanggung jawab, memiliki leadership yang kuat. “Respek dan empati terhadap kepentingan jemaah, fokus pada tugas dan tidak mengutamakan ibadah,” ujarnya.

Pada penyelenggaraan ibadah haji 2024, total 4.200 petugas haji asal Indonesia dari 13 tusi menjalani Bimtek. Diantaranya petugas haji untuk layanan transportasi, akomodasi, Konsumsi, petugas haji lansia dan disabilitas. Kemudian Siskohat, Yanpul, serta Media Center Haji (MCH). D|Red-06

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

​Kejagung Pastikan BPK Bukan Satu-Satunya Lembaga yang Berwenang Hitung Kerugian Negara
Bukan Sekadar Korupsi, Prof. Didik Rachbini Sebut Era Nadiem Rusak Tata Kelola Pendidikan
​Nadiem Makarim Dituntut 18 Tahun Penjara, Langsung Peluk Istri dan Orangtua
kehilangan KTP elektronik dikenakan sanksi denda
Warga Dairi Tolak “Putar Ulang” Izin Tambang Seng
Dua Bus Transjakarta Adu Banteng di Cipulir
Puasa 1 Ramadan Jatuh Pada 19 Februari 2026
Pemerintah Gelar Sidang Isbat: Menanti Keputusan Resmi Awal Ramadan 1447 H

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 22:07 WIB

​Kejagung Pastikan BPK Bukan Satu-Satunya Lembaga yang Berwenang Hitung Kerugian Negara

Minggu, 17 Mei 2026 - 09:16 WIB

Bukan Sekadar Korupsi, Prof. Didik Rachbini Sebut Era Nadiem Rusak Tata Kelola Pendidikan

Kamis, 14 Mei 2026 - 08:50 WIB

​Nadiem Makarim Dituntut 18 Tahun Penjara, Langsung Peluk Istri dan Orangtua

Jumat, 24 April 2026 - 09:54 WIB

kehilangan KTP elektronik dikenakan sanksi denda

Jumat, 27 Februari 2026 - 11:34 WIB

Warga Dairi Tolak “Putar Ulang” Izin Tambang Seng

Berita Terbaru