Indonesia Capai Rekor Stok Beras 4 Juta Ton: Ketahanan Pangan Terdongkrak

Sabtu, 31 Mei 2025 - 10:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ist

Foto: Ist

Jakarta-Mediadelegasi: Stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) Indonesia mencapai rekor tertinggi sepanjang sejarah, menembus angka 4 juta ton. Ini merupakan capaian luar biasa yang belum pernah terjadi sejak Perum Bulog berdiri pada tahun 1969. Data per 29 Mei 2025 menunjukkan total stok beras mencapai 4.001.059 ton, dengan serapan Bulog sebesar 2.407.257 ton.

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, memberikan apresiasi atas pencapaian ini. Ia menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat, termasuk petani, lembaga pemerintahan, TNI/Polri, Bulog, dan media massa, atas kerja sama dan kontribusi mereka.

Presiden Prabowo Subianto mendapat pujian atas kebijakan strategisnya yang mendukung peningkatan produksi beras. Kebijakan seperti penetapan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) Gabah Kering Panen sebesar Rp6.500/kg dan penghapusan sistem rafaksi dinilai sangat efektif meningkatkan pendapatan petani.

BACA JUGA:  Bus Transjakarta Tabrak Toko di Jalan Minangkabau, Jakarta Selatan

Peningkatan produksi beras nasional menjadi kunci keberhasilan ini. Pada periode Januari-Mei 2025, produksi mencapai 16,55 juta ton, meningkat 11,95% dibandingkan tahun sebelumnya. Serapan Bulog juga meningkat tajam, lebih dari 400% dibandingkan rata-rata lima tahun terakhir.

Strategi Bulog yang aktif menyerap gabah langsung dari petani merupakan faktor penting. Hal ini memastikan harga yang stabil bagi petani dan memperkuat cadangan beras nasional. Sistem ini terbukti efektif dalam meningkatkan kesejahteraan petani dan menjaga ketahanan pangan.

Kesimpulannya, pencapaian 4 juta ton CBP merupakan simbol nyata dari peningkatan kesejahteraan petani dan kemandirian pangan Indonesia. Kebijakan pemerintah yang berpihak kepada petani dan strategi efektif Bulog menjadi faktor utama di balik keberhasilan ini.D|Red

BACA JUGA:  Dugaan Korupsi Chromebook: Kejagung Kembali Periksa Mantan Stafsus Nadiem

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jampidsus Febrie Adriansyah Dikabarkan Mundur
Surat Rahasia Kejagung Bocor: Soroti Kasus Pejabat, Pegawai Kejaksaan Dilarang Komentar Soal Perkara
Bupati Langkat Syah Afandin Di OTT KPK
Pertamina Resmi Naikkan Harga Pertamax
Nama Raffi Ahmad Terseret Dalam Kasus Dugaan Suap Importasi Barang di Bea Cukai
​Kurs Rupiah Terpuruk di Angka Rp18.000, Hasto Kristiyanto Kritik Keras Manajemen Pemerintahan
Tuntut Kepastian Operasional, Investor Dapur SPPG di Wilayah 3T Geruduk Kantor BGN
Rupiah Hancur! Tembus Rp18.175 per Dolar AS
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 00:15 WIB

Jampidsus Febrie Adriansyah Dikabarkan Mundur

Kamis, 9 Juli 2026 - 23:19 WIB

Surat Rahasia Kejagung Bocor: Soroti Kasus Pejabat, Pegawai Kejaksaan Dilarang Komentar Soal Perkara

Jumat, 3 Juli 2026 - 09:17 WIB

Bupati Langkat Syah Afandin Di OTT KPK

Rabu, 10 Juni 2026 - 07:47 WIB

Pertamina Resmi Naikkan Harga Pertamax

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:03 WIB

Nama Raffi Ahmad Terseret Dalam Kasus Dugaan Suap Importasi Barang di Bea Cukai

Berita Terbaru