Indonesia Siap Hadir di Forum COP29 untuk Promosikan Diplomasi Hijau dan Komitmen Perubahan Iklim

- Penulis

Senin, 11 November 2024 - 12:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Media Delegasi – Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menggelar koordinasi persiapan delegasi Indonesia di Konferensi Perubahan Iklim Perserikatan Bangsa-Bangsa (COP) ke-29. Acara tersebut berlangsung di Paviliun Indonesia, Baku Olympic Stadium, Azerbaijan, dari 11 hingga 14 November 2024.

“Baru saja saya melakukan rapat koordinasi dengan tiga kementerian, yaitu Kementerian Kehutanan, Kementerian Lingkungan Hidup, dan Kementerian Luar Negeri. Kami sudah membahas secara detail agenda dari besok hingga 14 November,” ujar Raja Juli Antoni dalam keterangannya, Senin (11/11/2024).

 

Politikus Partai Solidaritas Indonesia (PSI) itu menjelaskan, Paviliun Indonesia berfungsi sebagai kegiatan diplomasi publik dan tempat berdiskusi untuk menyampaikan ide serta gagasan Indonesia. Selain itu, paviliun ini menjadi ajang untuk menyoroti kemajuan Indonesia dalam mendukung lingkungan hijau melalui kerja sama lintas sektor dengan masyarakat sipil, sektor bisnis, PLN, dan Pertamina.

BACA JUGA:  Sihol Situngkir Koperatif Di Mabes Polri, Siap Kembalikan Honornya Bila Menyalahi

Paviliun Indonesia akan dibuka secara resmi oleh Ketua Delegasi Indonesia di COP29, Hashim S. Djojohadikusumo. Hashim, yang merupakan adik Presiden Prabowo Subianto, akan didampingi langsung oleh Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni dan Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq.

 

Hashim juga dijadwalkan menyampaikan pidato yang merepresentasikan sikap Indonesia di COP29 serta mengadakan pertemuan bilateral dengan berbagai pihak. “Pada tanggal 12, pukul 12 siang, acara COP29 akan dibuka resmi, dan pada 13 November, Hashim akan menyampaikan pidato Indonesia untuk COP29,” tambah Raja Juli Antoni.

Konferensi COP29 yang bertema “In Solidarity for a Green World” ini berlangsung hingga 22 November 2024 dan menjadi momentum bagi Indonesia untuk memperkuat komitmen dalam upaya pengendalian perubahan iklim di kancah internasional.

BACA JUGA:  MK Pecah Sistem Pemilu Serentak: Nasional dan Daerah Dipisah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Atasi Ketidaksinkronan Regulasi, Pemerintah Putuskan Nasib Kapasitas Produksi PT Aqua Farm Nusantara
​Kejagung Pastikan BPK Bukan Satu-Satunya Lembaga yang Berwenang Hitung Kerugian Negara
Bukan Sekadar Korupsi, Prof. Didik Rachbini Sebut Era Nadiem Rusak Tata Kelola Pendidikan
​Nadiem Makarim Dituntut 18 Tahun Penjara, Langsung Peluk Istri dan Orangtua
kehilangan KTP elektronik dikenakan sanksi denda
Warga Dairi Tolak “Putar Ulang” Izin Tambang Seng
Dua Bus Transjakarta Adu Banteng di Cipulir
Puasa 1 Ramadan Jatuh Pada 19 Februari 2026

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 20:14 WIB

Atasi Ketidaksinkronan Regulasi, Pemerintah Putuskan Nasib Kapasitas Produksi PT Aqua Farm Nusantara

Minggu, 17 Mei 2026 - 22:07 WIB

​Kejagung Pastikan BPK Bukan Satu-Satunya Lembaga yang Berwenang Hitung Kerugian Negara

Minggu, 17 Mei 2026 - 09:16 WIB

Bukan Sekadar Korupsi, Prof. Didik Rachbini Sebut Era Nadiem Rusak Tata Kelola Pendidikan

Kamis, 14 Mei 2026 - 08:50 WIB

​Nadiem Makarim Dituntut 18 Tahun Penjara, Langsung Peluk Istri dan Orangtua

Jumat, 24 April 2026 - 09:54 WIB

kehilangan KTP elektronik dikenakan sanksi denda

Berita Terbaru