Inflasi di Sumut Lampaui Batas: Apa Saja Upaya yang Dilakukan untuk Redam Kenaikan Harga?

Senin, 6 Oktober 2025 - 20:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution. (Foto:Ist)

Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution. (Foto:Ist)

Medan-Mediadelegasi : Sumatera Utara mencatatkan angka inflasi tertinggi di Indonesia, mencapai 5,23 persen. Kondisi ini menjadi perhatian serius pemerintah pusat dan daerah. Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Bobby Nasution mengungkapkan berbagai upaya yang telah dan akan terus dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) untuk menekan laju inflasi.

“Hari ini saya mengikuti langsung Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Tahun 2025 bersama Kemendagri RI secara virtual,” tulis Bobby Nasution di akun Instagram pribadinya, Senin (6/10/2025). “Berbagai upaya terus kita lakukan untuk menekan laju inflasi, mulai dari Gerakan Pangan Murah hingga memperkuat kerja sama antar daerah dalam menjaga ketersediaan pasokan pangan.”

Bobby Nasution berharap langkah-langkah yang diambil dapat mengendalikana inflasi di Sumatera Utara. Dengan inflasi yang terkendali, diharapkan pertumbuhan ekonomi di Sumut dapat terus didorong dan ditingkatkan.

“Semoga langkah-langkah ini dapat menjaga inflasi tetap terkendali, memastikan harga kebutuhan pokok terjangkau, serta mendukung pertumbuhan ekonomi yang kuat dan berkelanjutan di Sumatera Utara,” imbuhnya.

BACA JUGA:  Gercep Tekan Inflasi, Ekonom : Gubernur Bobby Jadikan Pemprovsu Responsif-Solutif

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Sekretaris Jenderal (Sekjen) Tomsi Tohir memberikan teguran kepada kepala daerah yang wilayahnya mengalami inflasi tinggi. Hal ini disampaikan saat rapat koordinasi dengan para kepala daerah.

“Seperti contoh 10 provinsi tertinggi, kita sama-sama tahu bagaimana sulitnya kondisi medan distribusi Papua Pegunungan, tetapi Papua Pegunungan bisa 3,55, sementara provinsi yang lain yang distribusinya lancar, mudah, itu angkanya tinggi,” kata Tomsi Tohir.

Selain provinsi, Kemendagri juga menyoroti sejumlah kabupaten dan kota di Sumatera Utara yang masuk dalam kategori inflasi tertinggi di Indonesia. Untuk kabupaten, terdapat Deli Serdang, Labuhanbatu, dan Karo. Sementara untuk kota, ada Pematangsiantar, Gunungsitoli, Padangsidimpuan, Sibolga, dan Medan.

“Kemudian kita lihat daerah-daerah yang kabupaten tinggi, Deli Serdang yang inflasinya tinggi kemudian Labuhanbatu, Pasaman Barat, Tembilahan, Kerinci, Aceh Tengah, Kampar, Tolitoli, Karo, Luwuk, ini bukan daerah-daerah yang sulit untuk distribusi,” ucapnya.

BACA JUGA:  Rico Waas: Aspek Keamanan Alasan Utama Investor Untuk Berinvestasi

“Lanjut kotanya, Pematangsiantar, Gunungsitoli, Padangsidimpuan, Dumai, Bau-Bau, Sibolga, Pekanbaru, Medan Bukittinggi, Lhokseumawe, ini bukan daerah kota yang distribusinya terhambat,” ungkapnya.

Tomsi Tohir menekankan bahwa 10 kabupaten dan kota tersebut bukanlah daerah yang memiliki kendala distribusi yang signifikan. Oleh karena itu, ia meminta para kepala daerah untuk memberikan perhatian serius terhadap masalah inflasi ini dan tidak hanya mengandalkan bantuan tanpa melakukan upaya maksimal.

“Oleh karena itu Bapak/Ibu kami mohon cek kembali ini, perhatikan, berusaha sekeras-kerasnya, kembali lagi dari daftar-daftar itu masih terlihat ada kabupaten/kota yang berharap anugerah Tuhan Yang Maha Esa saja, usahanya tidak maksimal,” tutupnya.

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara diharapkan dapat terus berupaya menekan laju inflasi melalui berbagai program dan kebijakan yang tepat sasaran, serta menjalin kerja sama yang baik dengan pemerintah pusat dan daerah lainnya. D|Red.

 

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Andes Radytya: Dari Aktor Film & Dunia Politik, Kini Resmi Menyandang Gelar Advokat
Wisuda Periode II Unika Santo Thomas Tahun Akademik 2025/2026: Lepas 534 Lulusan
Kepengurusan KSMI Kota Medan Dibekukan Pengprov KSMI Sumut, Ini Tiga Alasannya
BPIP & DPR RI Gelar Penguatan Relawan Gerakan Kebajikan Pancasila di Medan
BRT Mebidang Medan Rampung Juni 2027, Uji Coba 18 Agustus Pakai Bus Listrik
Gol Mania League 2026: SMA Nurcahaya Borong 4 Gelar Juara Usai Kalahkan SMK TI Budi Agung di Final
Anggota DPRD Medan Tia Ayu Anggraini Soroti Fasilitas Minim SMP Negeri 39 Medan, Minta Pemko Segera Benahi
Dinamika Proyek LPJU Medan Berlanjut, Muncul Inisial D dan J, Benarkah Ada Pertemuan dengan Kadishub?
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 12:47 WIB

Andes Radytya: Dari Aktor Film & Dunia Politik, Kini Resmi Menyandang Gelar Advokat

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 10:59 WIB

Wisuda Periode II Unika Santo Thomas Tahun Akademik 2025/2026: Lepas 534 Lulusan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 12:09 WIB

Kepengurusan KSMI Kota Medan Dibekukan Pengprov KSMI Sumut, Ini Tiga Alasannya

Kamis, 6 Agustus 2026 - 13:47 WIB

BPIP & DPR RI Gelar Penguatan Relawan Gerakan Kebajikan Pancasila di Medan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 12:06 WIB

BRT Mebidang Medan Rampung Juni 2027, Uji Coba 18 Agustus Pakai Bus Listrik

Berita Terbaru

Gempa bumi M6,1 mengguncang Nias Selatan, Sumatera Utara (Sumut), Selasa (18/8/2026), pukul 13.02 WIB. Foto: BMKG.

Kabupaten Nias Selatan

Gempa M 6,1 Guncang Nias Selatan Sumut, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami

Selasa, 18 Agu 2026 - 14:59 WIB