Kejadian ini juga memicu pertanyaan besar mengenai efektivitas program UHC yang seharusnya menjamin akses layanan kesehatan bagi seluruh masyarakat, tanpa terkecuali. Jika UHC sudah ada, mengapa masih ada pasien yang ditolak dengan alasan tidak memiliki BPJS atau tidak mampu membayar biaya pengobatan?
Hingga berita ini diturunkan, pihak RS Citra Medika Tembung belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan penolakan pasien tersebut. Masyarakat dan berbagai pihak mendesak Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara untuk segera turun tangan melakukan investigasi mendalam terhadap kasus ini.
Publik juga mendesak agar pemerintah daerah dan pihak terkait lainnya dapat memastikan bahwa hak masyarakat kecil atas layanan kesehatan benar-benar terlindungi dan tidak ada lagi kasus serupa yang terjadi di kemudian hari. Kejadian ini harus menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dan menjamin akses yang adil bagi seluruh lapisan masyarakat.
Selain itu, masyarakat juga berharap agar ada bantuan dan dukungan yang diberikan kepada Fitri, ibu yang sedang berduka, agar ia dapat melewati masa sulit ini dan melanjutkan hidupnya dengan tegar. D|Red.
Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.






