Janda Sejak Bayinya 4 Hari, Kini Kehilangan Anak 9 Bulan

Kamis, 29 Januari 2026 - 16:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Fitri (35), Seorang Ibu Kehilangan Bayi Berusia 9 Bulan Diduga Tidak Mendapatkan Penangan Medis di RS Citra Medika Tembung. (Foto: Dok. Media Delegasi)

Fitri (35), Seorang Ibu Kehilangan Bayi Berusia 9 Bulan Diduga Tidak Mendapatkan Penangan Medis di RS Citra Medika Tembung. (Foto: Dok. Media Delegasi)

Medan-Mediadelegasi: Duka mendalam menyelimuti seorang janda bernama Fitri (35), warga Bandar Khalifah, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang. Bayinya yang berusia 9 bulan meninggal dunia setelah diduga tidak mendapatkan penanganan medis yang memadai di RS Citra Medika Tembung.

Menjadi Janda Disaat Usia Bayi Empat Hari

Tragedi ini semakin memilukan setelah terungkap kondisi kehidupan Fitri. Ia telah menjadi janda sejak anaknya baru berusia empat hari setelah dilahirkan, menyusul meninggalnya sang suami. Sejak saat itu, Fitri harus membesarkan anaknya seorang diri dengan kondisi ekonomi yang sangat terbatas.

Saat bayinya mengalami kondisi kesehatan yang memburuk dan membutuhkan pertolongan medis segera, Fitri dengan penuh harapan membawa anaknya ke RS Citra Medika Tembung. Namun, menurut pengakuan Fitri, pihak rumah sakit diduga meminta uang sebesar Rp500 ribu sebagai uang muka, dengan alasan bayi tersebut tidak memiliki kartu BPJS maupun terdaftar dalam program Universal Health Coverage (UHC).

“Dibilang harus ada uang dulu karena tidak ada BPJS,” ujar Fitri dengan mata berkaca-kaca, menggambarkan betapa hancurnya hatinya saat itu.

BACA JUGA:  Memalukan, Jika GKT UINSU Terus Dibiarkan Mangkrak

Karena tidak mampu memenuhi permintaan tersebut, Fitri terpaksa membawa bayinya keluar dari rumah sakit dan berusaha mencari pertolongan ke fasilitas kesehatan lain yang mungkin bisa memberikan bantuan tanpa persyaratan biaya yang memberatkan. Namun nahas, bayi malang itu menghembuskan napas terakhirnya di tengah perjalanan, sebelum sempat mendapatkan pertolongan medis yang dibutuhkan.

Baca Juga : https://mediadelegasi.id/relawan-parhobas-bobby-gercep-dinkes-sumut-masih-di-tempat/

Kisah seorang ibu yang telah kehilangan suami sejak bayinya baru berusia empat hari, kini kembali kehilangan anak satu-satunya yang sangat dicintai, telah menyentuh empati masyarakat luas. Peristiwa tragis ini memunculkan sorotan tajam terhadap kualitas pelayanan rumah sakit, khususnya dalam penanganan pasien darurat dari keluarga yang tidak mampu secara ekonomi.

Kejadian ini juga memicu pertanyaan besar mengenai efektivitas program UHC yang seharusnya menjamin akses layanan kesehatan bagi seluruh masyarakat, tanpa terkecuali. Jika UHC sudah ada, mengapa masih ada pasien yang ditolak dengan alasan tidak memiliki BPJS atau tidak mampu membayar biaya pengobatan?

BACA JUGA:  BMKG Deliserdang Pasang WRS New Generation

Hingga berita ini diturunkan, pihak RS Citra Medika Tembung belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan penolakan pasien tersebut. Masyarakat dan berbagai pihak mendesak Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara untuk segera turun tangan melakukan investigasi mendalam terhadap kasus ini.

Publik juga mendesak agar pemerintah daerah dan pihak terkait lainnya dapat memastikan bahwa hak masyarakat kecil atas layanan kesehatan benar-benar terlindungi dan tidak ada lagi kasus serupa yang terjadi di kemudian hari. Kejadian ini harus menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dan menjamin akses yang adil bagi seluruh lapisan masyarakat.

Selain itu, masyarakat juga berharap agar ada bantuan dan dukungan yang diberikan kepada Fitri, ibu yang sedang berduka, agar ia dapat melewati masa sulit ini dan melanjutkan hidupnya dengan tegar. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Satu tanggapan untuk “Janda Sejak Bayinya 4 Hari, Kini Kehilangan Anak 9 Bulan”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jalan Provinsi Longsor di STM Hulu Deli Serdang, Pemkab Siapkan Jalur Alternatif
Kecelakaan Beruntun di Sibolangit Deli Serdang, 3 Kendaraan Hantam Rumah Warga dan Sekolah
BUMDes Mekar Sari Jaya Serobot Lahan Warga di Desa Lain, Ahli Waris Dilarang Mengelola Tanah Sendiri
Deli Prime Residence Dibangun Tanpa Izin PBG, MAI Desak Segel dan Hentikan Proyek
BUMDes Mekar Sari Dilaporkan ke Kejati Sumut, Proyek Kolam Ikan Lintas Wilayah Tanpa Izin Disorot
AC Mati di Gedung Railink Kualanamu, Penumpang Mengeluh Panas Selama Dua Minggu Lebih
Jalur Alternatif Pancur Batu-Sibolangit Dikeluhkan, Jalan Belum Diaspal & Rambu Masih Minim
Sispala Wana Bumi MAN 1 Medan Kirim Tiga Atlet ke Festival Panjat Tebing Kemerdekaan Deli Serdang
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 13:58 WIB

Jalan Provinsi Longsor di STM Hulu Deli Serdang, Pemkab Siapkan Jalur Alternatif

Kamis, 10 September 2026 - 13:44 WIB

Kecelakaan Beruntun di Sibolangit Deli Serdang, 3 Kendaraan Hantam Rumah Warga dan Sekolah

Rabu, 26 Agustus 2026 - 18:37 WIB

BUMDes Mekar Sari Jaya Serobot Lahan Warga di Desa Lain, Ahli Waris Dilarang Mengelola Tanah Sendiri

Rabu, 26 Agustus 2026 - 16:52 WIB

Deli Prime Residence Dibangun Tanpa Izin PBG, MAI Desak Segel dan Hentikan Proyek

Rabu, 26 Agustus 2026 - 15:54 WIB

BUMDes Mekar Sari Dilaporkan ke Kejati Sumut, Proyek Kolam Ikan Lintas Wilayah Tanpa Izin Disorot

Berita Terbaru