Kadisdik Sumut Segera Beri Sanksi Kepala SMAN 4 Medan Terkait Pungli

Rabu, 26 Maret 2025 - 17:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Kepala Dinas Pendidikan Sumut Alexander Sinulingga. Foto: dok-Mediadelegasi

Kepala Dinas Pendidikan Sumut Alexander Sinulingga. Foto: dok-Mediadelegasi

Medan-Mediadelegasi: Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Sumatera Utara (Sumut), Alexander Sinulingga menyatakan akan segera memberi sanksi tegas kepada Kepala SMAN 4 Medan Rianto A Sinaga, terkait dugaan pengutan liar (Pungli) kepada siswa.

Informasi diperoleh Mediadelegasi,  dugaan praktik pungli muncul dalam unggahan di media sosial yang bernarasikan siswa SMA Negeri 4 Medan dikutip uang untuk diberikan kepada guru yang bakal pensiun di sekolah tersebut.

Dalam unggahan kader PSI @brorondm itu, disebutkan  pula jika setiap siswa diminta membayar Rp 10 ribu untuk 1 orang guru yang bakal pensiun.

Terkait kejadian itu, Kadisdik Sumut telah meminta pihak Inspektorat Provinsi Sumut untuk memanggil dan melakukan pemeriksaan internal terhadap Kepala SMAN 4 Medan Rianto A Sinaga.

“Kita akan mengambil tindakan yang lebih tegas lagi supaya menjadi efek jera bagi seluruh stakeholders yang berada di bawah naungan Dinas Pendidikan Sumatera Utara,” kata Alexander Sinulingga.

Tindakan itu, lanjut dia, dilakukan sebagai bentuk komitmen untuk memberantas praktik pungli.

BACA JUGA:  Pengemudi Ojol Bersyukur Dapat BLT BBM dari Pemkot Medan

Oleh karena itu, pihaknya akan segera mengeluarkan keputusan pemberian sanksi setelah Rianto selesai diperiksa oleh Inspektorat Pemprov Sumut.

“Nanti akan diberikan hukuman sanksi disiplin ringan sedang atau berat, karena yang bersangkutan adalah ASN. Kami juga ingin mengetahui secara utuh apa yang melatarbelakangi sehingga terjadi pengutipan kepada siswa,” ucap dia.

 

Sementara itu, Kepala Bidang Pembinaan SMA Disdik Sumut M Basir Hasibuan secara terpisah, menjelaskan, pihaknya telah memeriksa Kepala SMAN 4 Medan Rianto A Sinaga terkait adanya kutipan kepada siswa untuk diserahkan kepada guru yang akan memasuki masa pensiun tahun ini.
Rianto diperiksa pada Senin, 24 Maret 2025. Dari hasil pemeriksaan sementara, diketahui bahwa pengutipan uang untuk guru yang bakal pensiun sudah menjadi ‘tradisi’ dilakukan di SMAN 4 Medan hampir setiap tahun.

“Selama proses pemeriksaan, ternyata benar itu dilakukan mereka dan sudah menjadi kebiasaan setiap tahun jika ada guru yang pensiun,” kata Basir.

Pihaknya juga memperoleh keterangan dari Rianto, bahwa pengutipan uang untuk para guru yang akan pensiun mengacu kepada AD/ART OSIS SMAN 4 Medan dengan tujuan membangun karakter siswa supaya memiliki empati bagi sesama.

BACA JUGA:  Walikota Medan Bobby Nasution melaksanakan Safari Natal

Pengutipan itu disebut dilakukan secara sukarela dengan nominal yang bervariasi mulai Rp2 ribu hingga Rp 10 ribu per siswa.

Basir membenarkan bahwa Kepala SMAN 4 Medan Rianto A Sinaga berjanji bakal mengembalikan uang yang telah dikutip tersebut.

“Kepala sekolah (SMAN 4 Medan)berjanji akan segera mengembalikan uang yang telah dikutip tersebut, tetapi kita tetap tidak membenarkan jika terjadi pengutipan kepada siswa di luar ketentuan,” tuturnya.

Terkait dengan siswa yang tidak membayar uang sekolah atau SPP tidak boleh ikut ujian, Basir mengatakan, dalam klarifikasinya Kepala SMAN 4 Medan membantah.

Hal itu dibuktikan karena pada semester ganjil 2024, ada 95 siswa yang memiliki tunggakan tapi tetap bisa ikut ujian. D|Red

 

 

Baca artikel menarik lainnya dari mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mahasiswa ISTP Demo Tuntut Kampus Dibuka, Ahli Waris TD Pardede: Tanggung Jawab Yayasan Hana Nelsri Kaban dan LLDikti
Desak Rudy RZ Dipindah ke Nusakambangan, DPW FPM Sumut Akan Gelar Aksi di Ditjenpas
Nobar di Kesawan, Kursi untuk Wali Kota, Aspal untuk Warga Jadi Sorotan Publik
Farid Wajdi: Wakil Rakyat Tak Boleh Antikritik, Demokrasi Hidup dari Pengawasan Publik
5 Zodiak Paling Hoki 29 Juni 2026: Karier Melesat, Keuangan Makin Menggembirakan
Anggota DPR RI Turun Tangan Atasi Polemik Universitas Darma Agung: LLDIKTI Jangan Tunduk ke Yayasan
Oknum Polisi Nekat Tabrak Mobil Warga di Medan, Diduga Dipicu Cemburu Asmara
Berhasil Diburu Sejak Sebulan Lebih, Begal yang Masuk DPO Akhirnya Ditangkap di Minimarket
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 11:08 WIB

Desak Rudy RZ Dipindah ke Nusakambangan, DPW FPM Sumut Akan Gelar Aksi di Ditjenpas

Senin, 29 Juni 2026 - 11:04 WIB

Nobar di Kesawan, Kursi untuk Wali Kota, Aspal untuk Warga Jadi Sorotan Publik

Senin, 29 Juni 2026 - 10:55 WIB

Farid Wajdi: Wakil Rakyat Tak Boleh Antikritik, Demokrasi Hidup dari Pengawasan Publik

Senin, 29 Juni 2026 - 10:43 WIB

5 Zodiak Paling Hoki 29 Juni 2026: Karier Melesat, Keuangan Makin Menggembirakan

Minggu, 28 Juni 2026 - 16:47 WIB

Anggota DPR RI Turun Tangan Atasi Polemik Universitas Darma Agung: LLDIKTI Jangan Tunduk ke Yayasan

Berita Terbaru