Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor Badan Gizi Nasional, Sehari Usai Pimpinan Dicopot Presiden

Rabu, 3 Juni 2026 - 10:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana di lingkungan kantor Badan Gizi Nasional, Jakarta Pusat, Rabu (3/6/2026), saat tim penyidik Kejaksaan Agung melakukan penggeledahan. Sejumlah petugas terlihat berada di lokasi, sementara karyawan belum diizinkan masuk ke ruang kerja masing-masing. Langkah hukum ini dilakukan sehari setelah Presiden Prabowo Subianto resmi mencopot pimpinan lembaga tersebut. Foto: Ist.

Suasana di lingkungan kantor Badan Gizi Nasional, Jakarta Pusat, Rabu (3/6/2026), saat tim penyidik Kejaksaan Agung melakukan penggeledahan. Sejumlah petugas terlihat berada di lokasi, sementara karyawan belum diizinkan masuk ke ruang kerja masing-masing. Langkah hukum ini dilakukan sehari setelah Presiden Prabowo Subianto resmi mencopot pimpinan lembaga tersebut. Foto: Ist.

Jakarta-Mediadelegasi: Kejaksaan Agung (Kejagung) secara resmi membenarkan telah melakukan tindakan penggeledahan di kantor Badan Gizi Nasional (BGN) yang berlokasi di kawasan Jakarta Pusat. Langkah tegas ini dilakukan oleh tim penyidik dari Pusat Pemberantasan Tindak Pidana Khusus (PIDSUS) Kejagung pada Rabu pagi, 3 Juni 2026, sehari setelah Presiden Prabowo Subianto resmi mengganti seluruh pucuk pimpinan lembaga tersebut.

Pihak Kejagung mengonfirmasi aksi penyisiran ini saat dimintai keterangan oleh awak media. Plh Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Mochamad Jeffry, menegaskan bahwa kegiatan tersebut benar terjadi dan merupakan bagian dari langkah hukum yang sedang dijalankan. Namun, hingga saat ini Jeffry belum memberikan penjelasan rinci mengenai barang bukti apa saja yang berhasil ditemukan maupun disita dari lokasi penggeledahan.

“Penyidik PIDSUS Kejaksaan Agung benar melakukan geledah di kantor BGN,” ujar Mochamad Jeffry singkat namun tegas saat dikonfirmasi di Jakarta, Rabu. Ia menambahkan, informasi lebih lanjut mengenai hasil penggeledahan akan disampaikan secara bertahap sesuai dengan perkembangan proses hukum yang berjalan.

Berdasarkan pantauan langsung di lokasi kantor BGN, suasana tampak berbeda dari hari-hari biasa. Sejumlah karyawan terlihat berkumpul dan menunggu di area lobi depan gedung. Mereka belum diizinkan masuk ke ruang kerja masing-masing karena proses penggeledahan yang masih berlangsung secara intensif di berbagai ruangan dan bagian kantor.

BACA JUGA:  Rudi Margono Ditunjuk Sebagai Plt Jampidsus Gantikan Febrie Adriansyah

Kehadiran tim penyidik yang didampingi petugas keamanan terlihat ketat mengamankan area. Proses ini menarik perhatian publik karena berlangsung sangat berdekatan waktunya dengan kebijakan politik yang baru saja diumumkan oleh istana negara terkait pergantian pimpinan besar-besaran di lembaga yang mengelola program strategis Makan Bergizi Gratis tersebut.

Sebelumnya, tepat pada Selasa (2/6/2026), Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi telah mengumumkan keputusan tegas Presiden Prabowo Subianto. Kepala BGN Dadan Hindayana resmi dicopot dari jabatannya. Keputusan ini disampaikan langsung dalam konferensi pers di Kantor Presiden, Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta.

Pergantian pimpinan tidak hanya menyasar posisi teratas. Presiden Prabowo juga memberhentikan dua pejabat tinggi lainnya yang menduduki jabatan Wakil Kepala BGN, yaitu Letjen TNI (Purn) Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya. Dalam pengumumannya, Prasetyo Hadi menyampaikan ucapan terima kasih atas dedikasi dan kerja keras ketiganya selama membangun pondasi lembaga ini sejak awal pembentukannya.

“Pada hari ini Selasa tanggal 2 Juni tahun 2026, bapak Presiden mengambil keputusan untuk melakukan pergantian pimpinan Badan Gizi Nasional. Yang pertama adalah saudara Dadan Hindayana sebagai Kepala Badan Gizi Nasional,” ungkap Prasetyo, membacakan keputusan resmi pemerintah.

Prasetyo menjelaskan bahwa kebijakan pergantian ini bukan tanpa alasan, melainkan berangkat dari hasil proses pemantauan dan evaluasi mendalam yang dilakukan pemerintah. BGN dinilai memegang peran sangat strategis dalam mendukung agenda utama pemerintah untuk meningkatkan kualitas gizi dan kesehatan masyarakat secara luas.

BACA JUGA:  Gunung Merapi Erupsi Luncurkan Awan Panas 2.000 Meter Mengarah Barat Daya, Status Tetap Siaga

“Tugas ini tentu menuntut tata kelola yang kuat, koordinasi lintas sektor yang efektif, serta kepemimpinan yang mampu memastikan seluruh program dapat berjalan tepat sasaran, tepat waktu, dan sesuai dengan prinsip-prinsip akuntabilitas dalam menjalankan tugas keseharian,” tegas Prasetyo memaparkan syarat kerja lembaga tersebut.

Lebih jauh, Prasetyo menegaskan bahwa Presiden Prabowo secara terus-menerus melakukan pemantauan kinerja terhadap seluruh jajaran kabinet dan lembaga terkait, termasuk BGN. Evaluasi ini berjalan kurang lebih selama satu setengah tahun, dengan mendengarkan berbagai masukan yang datang dari kementerian teknis, masyarakat luas, hingga para penerima manfaat langsung program Makan Bergizi Gratis.

Pergantian pimpinan ini menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah ingin memastikan perbaikan menyeluruh. Di sisi lain, langkah penggeledahan yang dilakukan Kejagung sehari setelah pergantian jabatan semakin mempertegas adanya dugaan persoalan hukum yang serius di tubuh lembaga yang bertanggung jawab atas program prioritas nasional tersebut. Publik kini menunggu hasil lengkap dari kedua proses ini. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polri Tetapkan 113 Tersangka Karhutla, Riau Catat Jumlah Tertinggi
Vonis Banding Dipangkas, Menteri Pigai Dorong Kasasi Hingga PK Demi Keadilan Andrie Yunus
Hasil Tes CAT PPIH 2027 Dilihat Secara Langsung, BKN: Skor Real-Time Tayang di YouTube
Karhutla Kawah Ijen Meluas hingga Bakari Gunung Suket, Pemadaman Dijalankan Secara Manual
Gunung Anak Krakatau Erupsi Lontarkan Lava Pijar, BNPB: Tidak Perlu Panik Soal Tsunami
Gus Alex Ungkap 24 Anggota Panja DPR Minta Uang 3.000 Riyal, KPK Langsung Janji Telaah
Hadiri Acara di Thailand, Arya Wedakarna: Bukan sebagai Anggota DPD, Melainkan Tokoh Bali
Dicopot Usai Keracunan MBG Sidoarjo, BGN: SPPG Kalitengah Lalaian Disengaja
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 17:54 WIB

Polri Tetapkan 113 Tersangka Karhutla, Riau Catat Jumlah Tertinggi

Sabtu, 5 September 2026 - 16:22 WIB

Vonis Banding Dipangkas, Menteri Pigai Dorong Kasasi Hingga PK Demi Keadilan Andrie Yunus

Sabtu, 5 September 2026 - 15:14 WIB

Hasil Tes CAT PPIH 2027 Dilihat Secara Langsung, BKN: Skor Real-Time Tayang di YouTube

Sabtu, 5 September 2026 - 13:52 WIB

Karhutla Kawah Ijen Meluas hingga Bakari Gunung Suket, Pemadaman Dijalankan Secara Manual

Sabtu, 5 September 2026 - 12:11 WIB

Gunung Anak Krakatau Erupsi Lontarkan Lava Pijar, BNPB: Tidak Perlu Panik Soal Tsunami

Berita Terbaru