Ketum KMDT Apresiasi Kapolda Sumut Gelar Pertemuan Hadapi Pilkada 2024

Selasa, 20 Agustus 2024 - 00:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Umum DPP Komite Masyarakat Danau Toba (KMDT) Edison Manurung (kiri) dan  Kapolda Sumatera Utara  Irjen Pol.Whisnu Hermawan Februanto (kanan) saling berjabat tangan dalam sebuah acara di Medan, baru-baru ini. Foto: dok-KMDT

Ketua Umum DPP Komite Masyarakat Danau Toba (KMDT) Edison Manurung (kiri) dan Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol.Whisnu Hermawan Februanto (kanan) saling berjabat tangan dalam sebuah acara di Medan, baru-baru ini. Foto: dok-KMDT

Medan-Mediadelegasi: Ketua Umum (Ketum) DPP Komite Masyarakat Danau Toba (KMDT) Edison Manurung mengapresiasi Kapolda Sumatera Utara (Sumut) I Whisnu Hermawan Februanto menggelar pertemuan dengan  sejumlah tokoh masyarakat, pimpinan pengurus parpol dan  organisasi masyarakat guna menghadapi Pemilihan Umum Kepala Daerah atau Pilkada serentak  di Sumut tahun 2024.

“KMDT sebagai salah satu ormas independen yang turut diundang dalam pertemuan tersebut tentunya  berharap  Pilkada di Sumut berjalan lancar dalam suasana kondusif,”  kata Edison di Medan, Senin (19/8).

Sebagaimana diketahui, pelaksanaan Pilkada serentak di Sumut  akan dilaksanakan pada 27 November 2024 mendatang.

Dalam acara tersebut, kata Edison,  pihaknya akan datang bersama rombongan yang  terdiri dari para pengurus dan anggota KMDT tingkat provinsi, kabupaten/kota se Sumut.

Menurut mantan Staf Khusus Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI itu, Pemilu 2024 adalah pesta demokrasi sehingga masyarakat harus ikut merasakan kegembiraan dan kebersamaan dalam situasi damai.

“KMDT mendukung pelaksanaan Pemilu 2024 sesuai dengan prinsip pemilu yaitu aman, damai, jujur, adil dan transparan,'” ujar mantan Ketua DPP  KNPI era tahun 1990- an itu.

BACA JUGA:  Stabilitas Harga Pangan Dijaga Bobby Jelang Lebaran

Oleh  karena itu, ia mengajak segenap elemen masyarakat untuk senantiasa menjaga situasi Kamtibmas yang kondusif menjelang dan selama pelaksanaan Pilkada 2024 di Sumut

Sebelumnya,  Polda Sumut telah memetakan daerah-daerah yang masuk dalam kategori aman hingga rawan dalam pilkada 2024.

Untuk kategori rawan, pihak kepolisian setempat akan memperkuat pengamanan jika dibandingkan dengan daerah yang masuk kategori aman.

“Kami bersama TNI dan Pemda sumut telah menginventarisasi TPS-TPS yang dianggap rawan. Pengamanannya pun dilakukan berbeda dengan yang aman. Jadi, ada tahapannya ada rawan, aman dan sangat rawan,”  kata Irjen Whisnu Hermawan Februanto usai apel Operasi Mantap Praja Toba 2024 di Mapolda Sumut, Senin (19/8).

Whisnu mengatakan pola pengamanan di TPS yang masuk kategori aman dan rawan akan berbeda

BACA JUGA:  Perbedaan Cukup Terasa Saat Mengunjungi Berbagai Daerah

Untuk kategori aman, kata dia, nantinya hanya dijaga oleh personel TNI saja atau anggota polri saja. Sementara untuk daerah yang rawan, akan dijaga oleh personel TNI dan polri sekaligus.

“Ya nanti pola pengamanannya, kalau aman akan didampingi oleh linmas, tetapi  jika situasi dianggap rawan tentunya ada anggota Polri dan TNI,” ujarnya.

Jenderal bintang dua itu mengatakan pihaknya telah menyusun perencanaan dalam pengamanan Pilkada di Sumut.

Ditambahkannya, ada 12 ribu personel polisi yang akan dikerahkan untuk mengamankan jalannya pilkada di Sumut.

Selain itu, ada 2.800 personel TNI yang akan ikut membantu pengamanan Pilkada serentak tahun 2024  di Sumut.

Meski begitu, Whisnu menyebut dukungan masyarakat dan tokoh-tokoh dalam pengamanan Pilkada ini juga penting.

Pada Pilkada 2024, KPU Sumut menetapkan sebanyak  25.233 tempat pemungutan suara (TPS) yang tersebar di 455 kecamatan dan 6.110 kelurahan atau desa se Sumut. D/red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mahasiswa ISTP Demo Tuntut Kampus Dibuka, Ahli Waris TD Pardede: Tanggung Jawab Yayasan Hana Nelsri Kaban dan LLDikti
Desak Rudy RZ Dipindah ke Nusakambangan, DPW FPM Sumut Akan Gelar Aksi di Ditjenpas
Nobar di Kesawan, Kursi untuk Wali Kota, Aspal untuk Warga Jadi Sorotan Publik
Farid Wajdi: Wakil Rakyat Tak Boleh Antikritik, Demokrasi Hidup dari Pengawasan Publik
5 Zodiak Paling Hoki 29 Juni 2026: Karier Melesat, Keuangan Makin Menggembirakan
Anggota DPR RI Turun Tangan Atasi Polemik Universitas Darma Agung: LLDIKTI Jangan Tunduk ke Yayasan
Oknum Polisi Nekat Tabrak Mobil Warga di Medan, Diduga Dipicu Cemburu Asmara
Berhasil Diburu Sejak Sebulan Lebih, Begal yang Masuk DPO Akhirnya Ditangkap di Minimarket
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 11:08 WIB

Desak Rudy RZ Dipindah ke Nusakambangan, DPW FPM Sumut Akan Gelar Aksi di Ditjenpas

Senin, 29 Juni 2026 - 11:04 WIB

Nobar di Kesawan, Kursi untuk Wali Kota, Aspal untuk Warga Jadi Sorotan Publik

Senin, 29 Juni 2026 - 10:55 WIB

Farid Wajdi: Wakil Rakyat Tak Boleh Antikritik, Demokrasi Hidup dari Pengawasan Publik

Senin, 29 Juni 2026 - 10:43 WIB

5 Zodiak Paling Hoki 29 Juni 2026: Karier Melesat, Keuangan Makin Menggembirakan

Minggu, 28 Juni 2026 - 16:47 WIB

Anggota DPR RI Turun Tangan Atasi Polemik Universitas Darma Agung: LLDIKTI Jangan Tunduk ke Yayasan

Berita Terbaru