Komitmen Bobby Nasution: Manajemen Talenta ASN Wujudkan Birokrasi Bersih di Sumut

- Penulis

Jumat, 21 November 2025 - 11:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Komitmen Bobby Nasution: Manajemen Talenta ASN  Wujudkan Birokrasi Bersih di Sumut.(Foto:Ist)

Komitmen Bobby Nasution: Manajemen Talenta ASN Wujudkan Birokrasi Bersih di Sumut.(Foto:Ist)

Medan-Mediadelegasi: Komitmen Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution dalam membangun birokrasi yang bersih, bebas pungli, dan bebas korupsi kembali ditegaskan melalui rencana penerapan Manajemen Talenta ASN.

Jika disetujui pemerintah pusat, Sumut akan menjadi provinsi pertama di Indonesia yang menerapkan sistem ini dalam proses pengangkatan dan penempatan aparatur sipil negara.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sumut, Sutan Tolang Lubis, menyatakan seluruh persiapan telah dilakukan. Ini termasuk kesepakatan dengan pemerintah pusat dan koordinasi bersama kabupaten/kota se-Sumut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kesepakatan antara Pemprov Sumut dengan pemerintah pusat, termasuk dengan Pemko/Pemkab di Sumut sudah selesai. Karena kita sudah akreditasi A, tinggal menunggu persetujuan saja,” ujarnya di Kantor Gubernur Sumut, Selasa (18/11/2025).

Manajemen Talenta ASN akan menggunakan sistem merit, yakni pengangkatan dan penempatan berdasarkan kinerja, kompetensi, rekam jejak, serta integritas. “Bila ini berlaku, pengangkatan ASN tidak lagi memakai sistem lelang, tapi menggunakan asesmen. Mereka yang diangkat adalah ASN yang benar-benar bersih, kompeten, dan berintegritas,” tegas Sutan.

BACA JUGA:  Menteri Sosial Berikan Fasilitas Laptop untuk Siswa Sekolah Rakyat

Ia menjelaskan bahwa ini adalah pendekatan strategis untuk mengelola ASN berpotensi tinggi secara terukur, sehingga aparatur tepat ditempatkan pada posisi tepat. Langkah ini dinilai krusial untuk mewujudkan birokrasi profesional, berintegritas, dan berdaya saing tinggi.

Dalam sistem ini, potensi, kompetensi, dan kinerja ASN akan dipetakan secara objektif untuk memastikan penempatan jabatan dan pengembangan karier tepat sasaran. Juga akan dibuka peluang mutasi ASN antarkabupaten/kota, antarprovinsi, atau antarinstansi berdasarkan kompetensi, bukan hanya pertimbangan administratif. Saat ini, jumlah ASN di Pemprov Sumut mencapai 24.411 orang, terdiri atas 20.897 ASN dan 3.514 PPPK.

Pemprov Sumut telah membentuk Komite Talenta dan Tim Kerja Manajemen Talenta melalui SK Gubernur. Pemetaan potensi ASN akan dilakukan melalui asesmen, dan hasilnya diajukan kepada Gubernur. Sutan menegaskan peluang menerapkannya sangat besar, karena Unit Assessment Centernya telah meraih Akreditasi A dan dapat dimanfaatkan oleh kabupaten/kota.

BACA JUGA:  PDIP Tak Undang Jokowi di Rakernas V Parta

Gubernur Bobby Nasution menyampaikan bahwa sistem merit akan membuat evaluasi dan penempatan lebih objektif. “Dengan sistem ini, pengangkatan, rotasi, dan promosi tidak perlu lagi lelang jabatan. Semuanya berdasarkan kinerja,” tegasnya.

Ia berharap sistem ini mempersempit peluang jual-beli jabatan dan praktik kotor: “Jangan lagi cari backingan, karena semuanya dinilai dari skor dan laporan kinerja masing-masing.” D|Red

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

j

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

kehilangan KTP elektronik dikenakan sanksi denda
Warga Dairi Tolak “Putar Ulang” Izin Tambang Seng
Dua Bus Transjakarta Adu Banteng di Cipulir
Puasa 1 Ramadan Jatuh Pada 19 Februari 2026
Pemerintah Gelar Sidang Isbat: Menanti Keputusan Resmi Awal Ramadan 1447 H
Prabowo Jamin Stabilitas Pasar Modal Pasca-Mundurnya Petinggi OJK dan BEI
Pemkab Tapanuli Utara Paparkan Manajemen Talenta ASN di BKN Pusat
Tapanuli Utara Raih Penghargaan UHC Awards Kategori Madya

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 09:54 WIB

kehilangan KTP elektronik dikenakan sanksi denda

Jumat, 27 Februari 2026 - 11:34 WIB

Warga Dairi Tolak “Putar Ulang” Izin Tambang Seng

Senin, 23 Februari 2026 - 11:18 WIB

Dua Bus Transjakarta Adu Banteng di Cipulir

Selasa, 17 Februari 2026 - 21:29 WIB

Puasa 1 Ramadan Jatuh Pada 19 Februari 2026

Selasa, 17 Februari 2026 - 11:07 WIB

Pemerintah Gelar Sidang Isbat: Menanti Keputusan Resmi Awal Ramadan 1447 H

Berita Terbaru