Kopdes Merah Putih Dikebut: Target Maret 2026 Beroperasi Penuh, Swasembada Pangan di Depan Mata

- Penulis

Senin, 27 Oktober 2025 - 16:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Koperasi  Ferry Juliantono (Foto:Ist)

Menteri Koperasi Ferry Juliantono (Foto:Ist)

Jakarta-Mediadelegasi : Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono menegaskan bahwa operasional Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih akan menjadi instrumen baru dalam penguatan ekonomi desa. Lebih dari itu, Kopdes/Kel Merah Putih diharapkan mampu membantu mengendalikan dan menopang stabilisasi inflasi, baik di tingkat daerah maupun nasional.

Menurut Ferry, kehadiran Kopdes/Kel Merah Putih akan membuka saluran baru bagi pemerintah dalam upaya menstabilkan harga pangan. Koperasi ini akan menjadi lembaga ekonomi terdepan yang langsung menjadi kanal distribusi program-program pemerintah, terutama yang berkaitan dengan penyaluran bantuan sosial atau subsidi kepada masyarakat.

“Ketika operasionalisasi koperasi desa/kelurahan ini berjalan, maka proses monitoring inflasi akan lebih detil dan komplit, dan intervensi pemerintah (untuk mengendalikan inflasi) bisa langsung,” kata Ferry dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah dan Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih serta Program Tiga Juta Rumah, di Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat, Senin.

Ferry juga menekankan bahwa Kopdes/Kel Merah Putih dapat berfungsi sebagai offtaker hasil produksi masyarakat, mulai dari sektor perkebunan, pertanian, hingga kerajinan. Produk-produk tersebut akan disimpan di dalam gudang yang dikelola oleh koperasi, untuk kemudian didistribusikan kembali kepada masyarakat saat terjadi gejolak harga.

Dengan demikian, Kopdes/Kel Merah Putih akan menjadi salah satu instrumen penting dalam mengendalikan dan menstabilkan harga. “Seperti gabah dari petani bisa dibeli oleh Koperasi kemudian disimpan di gudang. Ini juga dalam rangka untuk membantu menjaga stok dan mencegah lonjakan harga,” jelasnya.

BACA JUGA:  Kendalikan Inflasi, Rejang Lebong Segera Kucurkan BLT

Pemerintah berkomitmen untuk mempercepat operasionalisasi dan pembangunan Kopdes Merah Putih, termasuk percepatan pembangunan sarana gerai dan gudang serta sarana fisik lainnya di tiap Kopdes/Kel Merah Putih. Ferry menekankan bahwa percepatan pembangunan fisik ini menjadi kunci operasional koperasi desa secara nasional, sebagaimana ditetapkan dalam Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 17 Tahun 2025.

Targetnya, pada Maret 2026, seluruh aset fisik berupa gudang, gerai, dan sarana pendukung lainnya sudah terbangun dan siap dioperasikan. Untuk mencapai target tersebut, Ferry meminta dukungan dari seluruh pemerintah daerah di Indonesia.

Dukungan tersebut berupa bantuan dalam melakukan inventarisasi tanah yang akan digunakan sebagai tempat berdirinya gerai dan gudang. Ferry menyebutkan bahwa setiap harinya dibutuhkan pendataan tanah minimal 1.000 titik di daerah agar pembangunan dapat segera dilakukan.

“Setiap hari kita harus inventarisasi minimal 1.000 data tanah karena pada Rapat Kabinet Paripurna, Presiden menyampaikan target seluruh pembangunan fisik Koperasi Desa bisa selesai dan siap beroperasi pada Maret 2026,” kata Ferry.

Ferry mengungkapkan bahwa hingga Oktober 2025, sebanyak 82.223 koperasi desa telah berstatus badan hukum dengan 1,12 juta anggota.

BACA JUGA:  Ucapan Hari Kasih Sayang Penuh Cinta untuk pasangan

Dari jumlah tersebut, sekitar 68.603 koperasi sudah memiliki akun Sistem Informasi Manajemen Koperasi Desa (Simkopdes), dan 18.049 di antaranya aktif memperbarui datanya, termasuk data terkait status kepemilikan gerai yang beroperasi.

“Setelah peresmian, kami bergerak cepat membangun fisik gudang dan gerai. Saat ini kami fokus pada pembangunan fisik sebagai prasyarat operasionalisasi Kopdes,” tuturnya.

Ferry berharap bahwa operasionalisasi Kopdes Merah Putih secara nasional di tahun 2026 mendatang akan membantu pencapaian target pemerintah, yaitu pertumbuhan ekonomi delapan persen dan swasembada pangan nasional.

Dengan mandiri dari sisi pangan dan energi, Indonesia diharapkan dapat menekan impor produk-produk yang menjadi kebutuhan hidup rakyat.

“Kalau koperasi desa berjalan, negara kembali hadir menguasai produk yang menjadi hajat hidup orang banyak. Kita bisa kurangi impor dan membangun swasembada pangan, energi, dan sektor strategis lainnya,” ujar Ferry.

Dengan adanya Kopdes Merah Putih, diharapkan ekonomi desa semakin kuat, inflasi dapat dikendalikan, dan kesejahteraan masyarakat meningkat. Pemerintah terus berupaya untuk mewujudkan koperasi sebagai soko guru perekonomian Indonesia. D||Red.

 

 

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pertamina Resmi Naikkan Harga Pertamax
Nama Raffi Ahmad Terseret Dalam Kasus Dugaan Suap Importasi Barang di Bea Cukai
​Kurs Rupiah Terpuruk di Angka Rp18.000, Hasto Kristiyanto Kritik Keras Manajemen Pemerintahan
Tuntut Kepastian Operasional, Investor Dapur SPPG di Wilayah 3T Geruduk Kantor BGN
Rupiah Hancur! Tembus Rp18.175 per Dolar AS
Korlantas Polri Memutuskan Menunda Pelaksanaan Operasi Patuh 2026
Mulai 8 Hingga 21 Juni 2026 Operasi Patuh Digelar Serentak se-Indonesia, Nomor Plat Kendaraan Jadi Prioritas Utama
Daftar Final 23 Pemain Timnas Indonesia: Debut Mathew Baker & Kembalinya Marselino Ferdinan
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 07:47 WIB

Pertamina Resmi Naikkan Harga Pertamax

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:03 WIB

Nama Raffi Ahmad Terseret Dalam Kasus Dugaan Suap Importasi Barang di Bea Cukai

Selasa, 9 Juni 2026 - 09:30 WIB

​Kurs Rupiah Terpuruk di Angka Rp18.000, Hasto Kristiyanto Kritik Keras Manajemen Pemerintahan

Selasa, 9 Juni 2026 - 08:26 WIB

Tuntut Kepastian Operasional, Investor Dapur SPPG di Wilayah 3T Geruduk Kantor BGN

Senin, 8 Juni 2026 - 13:02 WIB

Rupiah Hancur! Tembus Rp18.175 per Dolar AS

Berita Terbaru

​PLN Pancur Batu

Kabupaten Deli Serdang

​PLN Pancur Batu “Obral” Pemadaman, Ekonomi Warga Lumpuh Sepekan

Rabu, 10 Jun 2026 - 15:07 WIB