Korupsi Taspen: Eks Dirut Beli 11 Apartemen Mewah dari Uang Negara

Rabu, 4 Juni 2025 - 10:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Korupsi Taspen: Eks Dirut Beli 11 Apartemen Mewah dari Uang Negara

Korupsi Taspen: Eks Dirut Beli 11 Apartemen Mewah dari Uang Negara

Jakartar-Mediadelegasi: Antonius Nicholas Stephanus Kosasih, mantan Direktur Utama PT Taspen, didakwa melakukan korupsi yang merugikan negara hingga Rp.1 triliun. Dakwaan tersebut dibacakan dalam sidang Pengadilan Tipikor Jakarta pada 3 Juni 2025. Jaksa penuntut umum menuduh Kosasih memperkaya diri sendiri sebesar Rp28,45 miliar dan sejumlah mata uang asing melalui skema investasi fiktif di PT Taspen.

Salah satu bentuk pemborosan uang negara yang dilakukan Kosasih adalah pembelian 11 unit apartemen mewah. Apartemen-apartemen tersebut tersebar di beberapa lokasi, antara lain di Kota Tangerang dan Jakarta Selatan, dengan total nilai mencapai puluhan miliar rupiah. Rincian lokasi dan harga beli apartemen tersebut telah diungkapkan dalam dakwaan.

BACA JUGA:  Ramalan Zodiak Besok 24 Mei 2025: Cancer, Taurus, Leo, Pisces

Empat unit apartemen berada di Project The Smith, Kota Tangerang (Rp10,7 miliar), dua unit di Springwood, Kota Tangerang (Rp5 miliar), empat unit di Sky House Alam Sutera, Kota Tangerang (Rp5,07 miliar), dan satu unit di Apartemen Belleza Permata Hijau Tower Versailles, Jakarta Selatan (Rp2 miliar). Pembelian aset mewah ini menunjukkan betapa besarnya kerugian negara akibat tindakan korupsi Kosasih.

Selain apartemen, Kosasih juga menggunakan uang hasil korupsinya untuk membeli tiga bidang tanah di kawasan Jelupang, Tangerang Selatan senilai Rp4 miliar, dan memberikan kendaraan mewah kepada anak-anaknya. Hal ini menunjukkan betapa sistematisnya Kosasih dalam menikmati hasil kejahatannya.

Menariknya, satu set apartemen tercatat atas nama TMY, seorang pramugari yang diduga merupakan selingkuhan Kosasih. Hal ini memperlihatkan bagaimana Kosasih menyembunyikan dan menikmati hasil korupsinya. Kasus ini menyorot betapa pentingnya pengawasan dan penegakan hukum yang tegas untuk mencegah korupsi.

BACA JUGA:  Prabowo Kecewa Wamenaker Terjaring OTT KPK, Jaga Semangat Pemberantasan Korupsi!

Sidang kasus korupsi ini masih berlanjut. Publik menantikan proses hukum selanjutnya dan berharap agar hukum dapat ditegakkan secara adil dan transparan. Kasus ini juga menjadi peringatan keras bagi para pejabat publik agar selalu bertanggung jawab dan mengutamakan kepentingan negara di atas kepentingan pribadi.D|Red

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia Beri Izin Ruang Udara, Malaysia Tawarkan Bantuan Pemadaman Karhutla
Alasan Menhut Tak Ikut Kunjungan Prabowo ke Kalimantan-Sumatera
Prabowo menghadiri akad nikah Sekretaris Pribadinya
Aksi Lepas Logo Bank Mandiri Jelang Demo Jadi Sorotan Netizen
Prabowo Subianto bertolak ke Kalimantan
Terbitkan SEMA 4/2026, MA Tutup Celah Upaya Hukum untuk Putusan Bebas
KPK Klarifikasi Kegiatan OTT di Bogor
Kementerian PKP-BGN Siapkan Rumah Bagi Keluarga Penerima MBG
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 20:37 WIB

Indonesia Beri Izin Ruang Udara, Malaysia Tawarkan Bantuan Pemadaman Karhutla

Selasa, 25 Agustus 2026 - 20:06 WIB

Alasan Menhut Tak Ikut Kunjungan Prabowo ke Kalimantan-Sumatera

Selasa, 25 Agustus 2026 - 11:47 WIB

Prabowo menghadiri akad nikah Sekretaris Pribadinya

Senin, 24 Agustus 2026 - 21:33 WIB

Aksi Lepas Logo Bank Mandiri Jelang Demo Jadi Sorotan Netizen

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 15:13 WIB

Prabowo Subianto bertolak ke Kalimantan

Berita Terbaru